
Happy Reading❤️❤️
Namamu bersinar cerah
Tersambut mulia di dalam kalbuku
Tak mampu ku tahan rasa ini
Begitu besar hasrat ku untuk bertemu
Baginda Ku
Sholawat salam ku sertakan
Di Dalam darah mengalir rindu
Wahai rosul nabi cintaku
Salam untukmu dan umatmu bersholawat
Wahai Nabiku
Allahuma sholli ala sayyidina muhammad
Wa 'ala alihi wasohbihi wasallim
...----------------...
"Gabriel, apa sebaiknya kita bunuh saja wanita ini? Sungguh merepotkan!"
Mariska yang sudah terbakar api cemburu sangat memburu ingin menghabisi wanita yang menjadi tambatan hati Hafiz itu. Melalui sambungan telepon Mariska meminta izin kepada Gabriel agar bisa menghabisi nyawa wanita tak berdaya satu ini.
"Jangan terbawa lalu dengan mudah terbakar api cemburu Mariska. Ingat! tujuan utama kita ada mengeruk harta negara ini sebanyak-banyaknya lalu pergi, urusan nanti kamu ingin menghabisi wanita itu sangat mudah di akhir cerita nanti. Pria level Hafiz kenapa kamu sangat menginginkannya?
Bukankah aku jauh lebih hot! lebih mempesona dan menggairahkan jika hanya dibandingkan dengan pria seperti dia?
Sudahlah lupakan, segera retas radio mobil Hafiz. Tuntun dia menuju lokasimu, lalu bawa dia dan sandera-mu ke lokasi ku jika urusan kalian disana sudah selesai." Perintah Gabriel lalu menutup sambungan telepon itu sepihak.
Dari percakapan mereka, Khansa bisa mengetahui jika Mariska memiliki perasaan yang bertepuk sebelah tangan dengan Hafiz.
"Hahahahaha, its not funny! Ternyata aku berada disini hanya karena pria bernama Hafiz!
Pria yang bahkan bagiku bukan apa-apa, kamu memaksanya sampai seperti ini? Bahkan aku hanya tinggal mengedipkan mata saja mungkin sudah bisa membuat dia bersujud dan mengemis cinta padaku!"
Khansa menyiram bensin pada api yang sudah menyala, Khansa sengaja melakukan ini agar perhatian satu wanita ini teralihkan dan bisa mengulur waktu mereka mencuri data negara hingga Hafiz datang, walau sakit dan perih. Hati Khansa tetap berharap agar suaminya itu datang untuk menyelamatkannya.
Setelah memberi perintah Hafiz untuk menuju ke lokasi titik ia berada, perhatian Mariska kini teralihkan pada perempuan yang dari tadi sudah ingin ia habisi itu.
"Apa kamu kira aku tidak tahu dengan hidupmu wanita rendahan!
Wanita yang menyedihkan!
Tidak pernah dianggap dan disayang oleh Abah-nya sendiri, selalu menjadi yang terburuk jika dibandingkan dengan adikmu yang bernama Aisyah!
Hobi bermain Kondo, bermimpi yang sudah pasti tidak akan tercapai menjadi atlit Judo, lalu berakhir menyakitkan dengan menikahi seorang detektif yang membohongi dan membodohi mu berpura-pura menjadi guru madrasah biasa, Hahhahha sungguh kamu wanita terbodoh yang pernah ku temui."
Kurang ajar, bahkan dia tau semua tentang hidupku!
Dan yang lebih malang lagi dia lebih tau tentang pekerjaan suamiku dibandingkan aku sendiri.
__ADS_1
Aku memang wanita yang menyedihkan.
Batin Khansa menjerit sakit.
"Tapi setidaknya, dengan mudah aku bisa membuat para pria mencintaiku tanpa aku harus memaksa dan menekan mereka seperti apa yang kamu lakukan pada Hafiz sekarang!
Cih! Menyedihkan dan seolah tak laku!"
Mariska menghampiri Khansa lalu memukul wajahnya menggunakan pistol yang berada di genggamannya.
Plak!
"Apa rasanya enak? Mau lagi dokter Khansa yang bodoh?" Ledek Mariska.
Sementara Ramadhan yang sudah berhasil melumpuhkan rekan-rekan Mariska diam-diam kini sudah berada di belakang Mariska.
Ceklek, ceklek! Bunyi senjata sudah diaktifkan dan siap menembak kepala Mariska tepat di belakangnya.
"Sekali lagi kamu menyakiti istriku, akan ku pastikan jika kepala ini meledak dengan mudah!" Ancam Ramadhan dari balik badan Mariska.
"Hay Cangcorang Mariska, apa yang membuatmu melakukan ini? Ini termasuk dalam tindakan kriminal besar. Bukankah kita sudah saling kenal begitu lama, kenapa kamu malah tidak sepemikiran denganku kali ini?
Bahkan kamu tega menyandera Khansa yang tak ada hubungan apa-apa dengan pekerjaan kita ini." Hafiz ngoceh tak jelas sambil membuka ikatan tali yang mengikat tangan Khansa.
Khansa yang ingin membuat Mariska terbakar dengan apinya sendiri memancingnya dengan memanfaatkan Hafiz.
"Terima kasih Hafiz," Cup! Khansa mencium pipi Hafiz begitu tiba-tiba dan cepat!
3 Orang tersengat listrik secara bersamaan.
Hafiz tak percaya jika Khansa mencium pipinya, ia merasa seolah pria paling bahagia didunia ini seketika.
"Bodoh! Cepat kamu gagalkan download pencurian data itu Hafiz! Aku akan urus wanita ini!" Perintah Ramadhan bercampur dengan rasa cemburunya.
"Ah- ya, segera aku gagalkan."
Hafiz segera tersadar dari surga sementara yang ia rasakan tadi itu.
"Kurang ajar! Dasar wanita murahan!"
Saat Mariska hendak menodongkan senjatanya pada Khansa, dengan sigap Khansa menendang senjata Mariska dan terlempar jauh.
Tak kalah akal, Mariska berusaha merebut senjata ditangan Ramadhan. Dan Ramadhan juga memilih membuang jauh senjatanya, agar Mariska tak bisa menggunakan senjata itu.
"Baiklah, kita duel tangan kosong sekarang!
Jangankan aku melawan wanita bodoh dan pria penipu ini saja, 100 orang seperti kalian pun aku sanggup." Tantang Mariska dengan songaknya.
"Gunakan teknik Judo kamu Khansa, Mariska tidak ahli dalam memakai senjata selain pistol." Dengan entengnya Hafiz berbicara namun masih tetap fokus menggagalkan apa yang sudah di download oleh Mariska tadi.
"Hey lelembut! Kurang ajar memang kamu ya, bahkan kamu selalu membeberkan kelemahan ku kepada orang lain! Apa kamu tidak tahu aku seperti ini karena aku mencintaimu! Hafiz bodoh yang sangat tidak peka!" Kali ini Mariska menangis sesenggukan setelah mengutarakan perasaannya begitu saja.
"Tapi kamu tahu jika aku mencintai Khansa, Mariska!"
"Tapi Khansa sudah mempunyai suami!" Mariska tak mau kalah lagi.
Tiiiiit!
Data failure was successful Komputer memberi notifikasi.
__ADS_1
"Apa-apan kamu Hafiz, kamu mencintai orang yang sudah mempunyai suami! Jangan melewati batasan mu Hafiz!"
"Baiklah, kembali bersamaku Mariska. Kita lawan ******* cyber ini bersama. Setidaknya, jadilah warga negara yang baik Mariska!"
Tit, tit, tit, tit!
"Shit! Gabriel mengirim rudal ke arah gedung ini, ayo cepat pergi dari sini." Perintah Mariska panik.
Ramadhan langsung meraih senjata yang sempat terlempar lalu menggenggam erat tangan istrinya untuk berlari bersama.
Begitu juga Mariska dan Hafiz mengekor di belakangnya.
Waktu sudah tak cukup terlihat rudal sudah semakin dekat, mereka berempat langsung masuk kedalam mobil van yang terletak tak jauh dari gedung dan,
DUAR!
gedung meledak berkeping-keping dan mobil yang menjadi perlindungan mereka juga terpental beberapa meter dari lokasi awalnya.
Brugh! Brugh! Brugh!
Kepingan serpihan beton bangunan terpental jauh dan berhamburan ke segala arah.
...****************...
Dalam Islam, cemburu dipandang sebagai sesuatu yang penting. Sebuah riwayat dari ‘Amar bin Yasir menegaskan pentingnya keberadaan rasa cemburu dari seorang istri. Bahkan, mereka yang tidak memiliki rasa cemburu sama sekali terhadap apa pun yang berlaku atas suaminya diancam tak akan masuk surga.
Riwayat ‘Amar itu juga menyebutkan dua golongan lain yang diancam tak akan masuk surga, yaitu para peneguk khamar dan mereka yang menyerupai lawan jenis (mutasyabbihah).
Tidak ada sanksi atas seorang istri yang cemburu. Hadis riwayat Bukhari dan Muslim menjelaskan tentang kejadian ketika seorang istri Nabi Muhammad SAW merasa cemburu, sampai-sampai sang ummul mu`minin itu memecahkan piring hantaran yang dibawakan madunya kepada Nabi SAW.
Beliau pun tidak berkata apa-apa kecuali mengumpulkan pecahan piring itu dan mengumpulkan makanan yang berserakan, seraya berkata kepada Muslimin para tamunya, "Ibu kalian cemburu."
Rasul SAW lantas membawakan piring baru sebagai ganti piring yang dipecahkan istrinya itu.
Dalam buku Tuhfah al-Arusain karya Majdi bin Manshur bin Sayyid asy-Syuri dijelaskan, cemburu merupakan salah satu sifat alamiah dari seorang perempuan (istri). Oleh karena itu, lelaki atau suami pun mesti memahami pasangannya kala dilanda cemburu.
Bagaimanapun, cemburu yang berlebihan pun termasuk perbuatan tercela. Bagaimana mengukur cemburu yang sewajarnya dan eksesif, dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan dari Jabir bin 'Atik al-Anshari secara marfu' sebagai berikut.
"Kecemburuan itu ada yang disukai, dan ada yang dibenci Allah. Di antara sikap membanggakan, ada yang disukai dan ada yang dibenci Allah.
Adapun kecemburuan yang disukai Allah ialah cemburu dalam perkara yang mencurigakan, sedangkan cemburu yang dibenci Allah ialah cemburu dalam perkara yang tidak mencurigakan.
Sikap membanggakan yang disukai Allah ialah seseorang yang membanggakan dirinya ketika berperang dan bersedekah, sedangkan sikap membanggakan yang dibenci Allah ialah sikap membanggakan dalam kebatilan."
...Cerbung......
...Hai semuanya!...
...Salam hangat dari penulis recehan, alias remahan rengginang yang masih gurih untuk jadi cemilan....
...Tolong tinggalkan jejak kalian disini ya, klik Like, comment dan Votenya. Mmm- Hadiahnya juga boleh kali ya....
...Jika berkenan jangan lupa untuk mampir juga di karyaku yang lainnya yang tak kalah serunya ya....
↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️
...~Terjebak Pernikahan Mr Bule Di Bali...
...~Siapakah Jodohku?...
__ADS_1
...~Obsesi Tingkat Tinggi...