Ramadhan Imamku (Menggapai Cinta Allah)

Ramadhan Imamku (Menggapai Cinta Allah)
Pengecut Vs Pemberani


__ADS_3

Happy Reading❤️❤️


Btw yang suka baca novel ngebut apa kabar cucian ya?


Apa kabar setrikaan?


Terus bagaimana kabar rumah, hehehehhe.


Jika ingin hobi terus berjalan, selaraskan dengan kewajiban ya guys.


Soalnya aku lihat sendiri nih, kawan aku kalau udah demen sama satu cerita dia bakal baca maraton sampai kewajibannya agak terbengkalai dan ujung-ujungnya ribut sama suami atau ortu.


Walau tak dipungkiri terkadang aku juga begitu kalau khilaf🤭


So saran aku, tetap atur waktu dengan baik antara kewajiban dengan hiburan ya guys. Agar hati kita senang orang yang kita cinta dan sayang juga tetap nyaman.


Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya dan selalu mendapat rahmat-Nya baik didunia maupun di akhirat, amiin.


...----------------...


Masih berkaitan dengan Isra Miraj.


Masjid Al Aqsha merupakan salah satu masjid yang sering dikunjungi oleh seluruh umat muslim dunia ketika sedang melakukan wisata religi. Bukan tanpa alasan, Masjid Al Aqsha sendiri menjadi situs suci dari tiga agama, termasuk Islam, yang memiliki sejarah penting dalam perkembangan agama Islam sendiri. Tidak heran jika banyak orang ingin datang dan beribadah langsung di masjid ini.


Seperti diketahui, Masjid Al Aqsha merupakan salah satu tempat penting yang menjadi saksi perjalanan Isra Miraj yang dilakukan oleh Nabi Muhammad. Masjid inilah yang menjadi tempat persinggahan Nabi Muhammad setelah melakukan perjalanan jauh dari Masjidil Haram yang berada di Mekah. Peristiwa ini pun terkandung dalam QS Al Isra’ ayat 1.


Masjid Al-Aqsha menjadi tempat suci ketiga umat Islam setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Hal ini juga diakui oleh Karen Armstrong dalam bukunya yang berjudul Jerusalem; Satu Kota Tiga Iman.


Sebelum melaksanakan Mi'raj (naik ke langit), Rasulullah SAW melaksanakan shalat sunnat di masjid Al-Aqsha. Selain itu, masjid Al-Aqsha juga pernah menjadi kiblat pertama umat Islam sebelum akhirnya datang perintah Allah kepada Rasulullah SAW untuk menghadap kiblat ke Baitullah (ka'bah) di Makkah.


(QS Al-Baqarah [2]: 142-145)


Tentu menjadi sebuah pertanyaan besar, baik di kalangan umat Islam maupun umat lainnya, mengapa Rasulullah SAW justru melaksanakan Mi'raj dari Masjid Al-Aqsha? Mengapa tidak di Masjidil Haram? Mengapa saat melaksanakan shalat itu dulunya Rasulullah SAW menghadap ke Baitul Maqdis (Al-Aqsha)? Dan tentunya masih banyak pertanyaan lainnya.


Oleh karena itu, teramat penting bagi umat Islam untuk mengetahui hal tersebut. Dalam beberapa keterangan disebutkan, ketika Allah memerintahkan perintah shalat dan menghadap ke Masjid Al-Aqsha, hal itu dimaksudkan agar menghadap ke tempat yang suci, bebas dari berbagai macam berhala dan sesembahan.


Ketika itu, kondisi Masjid Al-Haram yang merupakan tempat keberangkatan Isra dan Mi'raj, belum berupa bangunan masjid. Sebab, kala itu masih dipenuhi berhala-berhala yang jumlahnya mencapai 309 buah dan senantiasa disembah oleh orang Arab sebelum kedatangan Islam. Sehingga, dibawah dominasi kekufuran seperti itu, Rasulullah SAW belum bisa menunaikan ibadah shalat di tempat tersebut.


Selain itu, bila Rasulullah SAW saat itu melaksanakan shalat dengan menghadap ke Masjid Al-Haram, maka hal itu akan menjadi kebanggaan bagi kaum kafir quraisy bahwa Rasulullah SAW seolah mengakui berhala-berhala mereka sebagai tuhan. Inilah salah satu hikmah diperintahkannya shalat dengan menghadap ke Baitul Maqdis (Al-Aqsha).


Dalam surah Al-Baqarah [2] ayat 142, Allah SWT menjelaskan mengapa perpindahan kiblat itu dilakukan. Sewaktu Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah, sekitar 16-17 bulan setelah hijrah itu, Allah memerintahkan Rasulullah untuk menghadapkan wajahnya ke masjidil Haram (Ka'bah).


Perpindahan ini dimaksudkan, bahwa ibadah shalat itu bukan semata-mata menghadap ke masjid al-Haram atau Al-Aqsha sebagai tujuan, melainkan menghadapkan diri pada Allah. Dan adapun ka'bah adalah sebagai pemersatu umat Islam dalam menentukan arah kiblat.


Sama seperti Al-Aqsha yang juga belum berupa bangunan masjid (ketika itu), dan al-Shakhra masih berupa gundukan tanah yang dipenuhi dengan debu. Adapun hikmah dibalik penyebutan Allah terhadap Al-Haram dan Al-Aqsha sebagai masjid (sebagaimana surah al-Isra` [17] ayat 1), adalah untuk menunjukkan pada umat Islam bahwa semua itu merupakan mukjizat yang akan datang dan terwujud seiring dengan berjalannya waktu sebagaimana sekarang ini, keduanya telah menjadi Masjid.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kini target bombardir tembakan mengarah ke mobil yang di tumpangi Boby, Sinta dan Hafiz.


Beruntung Boby mantap pembalap liar yang tak pernah mendapat sertifikat lulus SNI.


Boby langsung menginjak pedal mundur, dan sejurus kemudian memutar balikan mobilnya dengan cepat! Mobil mereka berhasil kabur dari


tembakan para musuh.


"Khansa!" Hanya teriakan Hafiz itu menjadi saksi bisu ditengah hening-nya keadaan di mobil Boby saat itu.


"Ini semua karena kebodohanmu Hafiz! Sekarang Ramadhan dan istrinya berada dalam keadaan berbahaya!"


Boby, Hafiz dan Sinta kini sudah tiba di markas.


"Winda! bagaimana ini, Ramadhan dan istrinya terjebak didalam mobil yang terbakar. Aku tak bisa menolongnya karena mobilku menjadi sasaran target penembakan setelah mobil mereka. Tapi aku berhasil menyelamatkan hacker bocah tengik ini!


Hubungi Billar, apa langkah kita selanjutnya?"


Otak Boby mulai panas ditengah peliknya masalah ini, Boby akui lawan ******* kali ini terlihat terstruktur dengan baik dan dengan orang-orang yang terlatih.


"Ramadhan baru saja menghubungiku Bob, istrinya di bawa oleh penjahat-penjahat itu disaat ia pingsan. Jika kami lacak dari satelit, mereka membawa istri Ramadhan menuju pusat server kita yang berada di Badung.


Sedangkan server kita yang berada di Nusa dua juga di serang! Mereka bisa mengakses masuk dengan mudah kesana, aku yakin ada orang dalam yang ikut campur tangan membantu mereka. Seluruh data investor dan pasar saham kita akan diobrak abrik oleh mereka. Seluruh Hacker yang ikut ambil andil dalam pembuatan logaritma password keamanan negara semuanya telah tewas, kecuali 2 orang yang tersisa. Hafiz dan Mariska, tim kita sudah menyusuri Mariska dan ternyata ia ikut membantu para ******* itu."


Mereka menulis note pada seluruh komputer yang di remote.


"Serahkan dirimu kepada kami paling lambat 1jam dari sekarang Hafiz! Jika tidak, wanita yang kamu cintai ini akan kami bunuh secara perlahan! Kamu tahu dimana mencari kami dan dimana kami membutuhkanmu. Jika sampai polisi ikut campur dan ikut datang diam-diam bersamamu, jangan salahkan kami jika kami meledakan seluruh gedung di kota ini!"


Semua orang refleks menoleh ke arah Hafiz. Hafiz bingung untuk menentukan bagaimana ekspresi wajahnya saat itu.


"Kenapa kalian semua memandangiku seperti itu? Apa karena aku terlalu tampan? Tapi maaf hatiku sudah milik Khansa seorang."


Boby menoyor kening Hafiz dengan telunjuknya.


"Lagi tegang-tegangnya, masih sempat-sempatnya kamu bercanda." Boby kesal dengan tingkah bocah yang masih seperti anak kecil ini. Padahal nyawa seseorang sedang berada diujung tanduk karenanya.


Ramadhan yang baru saja tiba di markas, sudah membaca tulisan yang terpampang di seluruh komputer diruangan itu.


Bugh! Satu kepalan bogem mentah mendarat di wajah Hafiz, Hafiz hanya bisa meringis menerima dengan ikhlas hadiah bogem mentah itu dari suami Khansa.


"Sekarang nyawa istriku berada dalam bahaya, karena ulah bodoh-mu! Sekarang tunjukan padaku dimana kita bisa dengan segera menemukan istriku!"


Tak peduli dengan luka di kepalanya, yang Ramadhan pikirkan sekarang adalah bagaimana cara menyelamatkan istrinya.

__ADS_1


"Aku akan kesana sendiri! Cih! Istriku? Lalu apa kabar tadi saat di cafe? Bahkan kamu berkata tidak mengenalnya!" Hafiz malah justru memperkeruh air yang sudah keruh.


"Memang kamu bisa menyelematkan istriku dari mereka? Bahkan jika kami tadi tidak menghampirimu di taman! Pasti saat ini kamu sudah almarhum! Aku mencintai istriku dari 10 Tahun yang lalu Hafiz, jangan buat aku harus kehilangannya lagi! Aku tidak mengakuinya di Cafe karena untuk kebaikan dia juga! Semakin banyak orang tahu dia istriku, maka akan semakin bahaya nyawanya!"


"Kita obati dulu luka di kepalamu Khalif!" Sinta yang sudah lama menaruh hati kepada Ramadhan tak tega melihat kondisi Ramadhan seperti saat ini darah terlihat mengucur dari lukanya namun Ramadhan seolah tak menghiraukannya.


"Aku tak apa, yang terpenting sekarang adalah nyawa istriku! Sinta Boby! bantu backup kami, 15 menit setelah kami jalan baru kalian mengekor. Jika situasi sudah bisa dikendalikan aku akan menghubungi kalian. Winda! tetap support kami lewat jaringan sambil menunggu Billar tiba di sini. Ayo Hafiz waktu kita tidak banyak!"


Ramdhan langsung melajukan mobil dengan kecepatan tinggi menuju tempat sesuai arahan Hafiz, dan benar saja. Hafiz meretas sistem dan mengecek, ternyata sudah terjadi peretasan sistem dan pengambilan data secara besar-besaran sudah mencapai 25% on progres.


"Kita masih punya waktu berapa menit Ramadhan bertanya tanpa menoleh sedikitpun.


"Kurang dari 50menit," Jawab Hafiz pendek.


"Apapun yang terjadi nanti, kamu harus bisa menyelamatkan nyawa Khansa dan menyelamatkan data negara!" Perintah Ramadhan.


"Lalu kamu?"


"Asal Khansa hidup, aku rela mati."


Aku seorang pengecut yang mempunyai rival seorang pemberani.


Khansa, aku rela tak bahagia asal kamu bahagia.


Tuhan, izinkan aku melihat orang yang ku cintai bahagia.


Khansa, manakah yang akan kamu pilih nanti?


Hafiz atau Ramadhan?


Batin Hafiz bergejolak tak menentu.


...Cerbung......


...Hai semuanya!...


...Salam hangat dari penulis recehan, alias remahan rengginang yang masih gurih untuk jadi cemilan....


...Tolong tinggalkan jejak kalian disini ya, klik Like, comment dan Votenya. Mmm- Hadiahnya juga boleh kali ya....


...Jika berkenan jangan lupa untuk mampir juga di karyaku yang lainnya yang tak kalah serunya ya....


↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️


...~Terjebak Pernikahan Mr Bule Di Bali...

__ADS_1


...~Siapakah Jodohku?...


...~Obsesi Tingkat Tinggi...


__ADS_2