Ramadhan Imamku (Menggapai Cinta Allah)

Ramadhan Imamku (Menggapai Cinta Allah)
Abati Amati


__ADS_3

Happy reading❤️


POV HAFIZ


Aku Cemburu...


Jika aku bisa melawan rasa


Rasa yang semakin ku dekap, mendekap rasa cemburu yang ada


Aku masih ragu


Aku pernah mencintai Khansa dalam diam


Tapi kini aku tak mau mengulang kesalahan yang sama


Jika aku hanya terus terdiam, maka orang yang aku impikan selalu saja di ambil orang


Aku ingin meng-khitbah kamu Fitria


Tapi aku rasa agamaku masih kurang


Kedalaman agamaku belum cukup


Aku takut tidak bisa menjadi pemimpin yang baik untukmu


Setiap manusia memiliki kekuatan yang berbeda


Dan tidak ada manusia yang berkekuatan lemah


Hanya saja, aku bagian dari orang yang lebih memilih menyerah


Melihat Fitria bercanda begitu lepas dengan seorang Azka, membuatku tersadar jika aku hanyalah sekelumit orang baru diantara persahabatan dari kecil antara Khansa, Fitria dan Azka.


Aku yang tak pernah berkaca diri


Aku hanyalah seorang yang masih cetek dan baru mengetahui tentang agama Islam


Berusaha bersanding beriringan dengan orang-orang penting seperti mereka.


Sebelum aku melangkah terlalu jauh, aku masih punya kesempatan untuk menyalakan lampu sein dan berbalik arah, menjauh lalu menghilang...


Aku tak bisa menyatakan cinta dengan mudahnya seperti yang lain


Entah mengapa aku begitu pengecut dalam hal ini


Pada bab demi bab nya selalu sama


Mencintai tanpa mengatakan kepada yang dicintai.

__ADS_1


Hanya satu doaku


Suatu saat nanti kamu akan tahu rasa cintaku..


...****************...


"Sini, aku belum puas kalau belum pukul atau cubit kamu! Jangan lari!"


Fitria mengejar Azka dan hendak menerkamnya.


"Stop Fitria! Aku cemburu!"


*Gubrak*!


Fitria terpeleset dan jatuh saat mendengar ucapan Hafiz.


Yuta gerak cepat menolong sahabatnya yang terjatuh, "Pelan-pelan kenapa beb."


"Hafiz, bisa kamu antar aku? Aku sedang ingin jalan-jalan menghirup udara segar."


Ramadhan memecah keadaan yang tengah sulit di kontrol oleh hati.


"E- ah- ya kak Ramadhan, mau pake kursi roda?" Tawar Hafiz untuk menghilangkan rasa canggungnya.


"Yang sakit hanya lengan kiri ku Hafiz, tapi gak masalah si- hitung-hitung duduk gratis dan didorong dan di temani kamu."


"Sayang mau kemana?" Tanya Khansa khawatir.


"Ih- kak Ramadhan makin genit aja. Ya udah, janji jangan lama-lama."


"Assalamualaikum,"


"Wa'alaikumsalam," Jawab serentak para warga didalam kamar itu.


...****************...


"Ke taman kak?" Tanya Hafiz sambil mendorong kursi roda itu dengan hati-hati.


"Boleh," Senyum ringan mengambang dibibir Ramadhan, melihat wajah Hafiz kusut seperti belum pernah disetrika dan disemprot Rapika.


Stop! No iklan😁🙏


Udara senja yang begitu dirindukan, semilir anginnya begitu menyejukkan.


Pemandangannya begitu mang-hanyutkan setiap netra yang memandangnya.


"Hafiz, maukah kamu mendengarkan ceramahku yang membosankan kali ini?" Ramadhan membuyarkan lamunan Hafiz yang pikirannya sudah berkelana entah kemana-mana.


"Aku akan setia mendengarkan kak, kakak adalah orang yang paling beruntung bisa mendapatkan seorang Khansa." Hafiz tersenyum masam ke arah Ramadhan.

__ADS_1


"Aku melihat sekarang cintamu sudah tertuju untuk orang lain, maka dari itu aku berniat membawamu kemari. Agar aku bisa sedikit menjelaskan bagaimana cara memperjuangkan cinta menurut pandanganku dan sesuai perintah agama kita juga tentunya. Karena aku sedang melihat seorang pengecut yang sedang ingin berbalik arah melupakan cintanya. Mau sampai kapan kamu akan seperti ini?"


"Dari mana Kak Ramadhan bisa tau?"


"Dari sorot mata kamu yang mengatakan semuanya kepadaku.


Niatkan semua karena Allah. Jangan mencintai karena hawa nafsu seperti karena fisik atau harta, sebab nantinya akan dihinakan Allah oleh hal tersebut. nantinya akan tampak kenyataan yang sesungguhnya dan menimbulkan penyesalan karena sejak awal tidak dimulai dengan niat mencintai karena Allah. keutamaan cinta dalam Islam ialah sebagai jalan untuk beribadah kepadaNya.


Menjaga Pandangan, mencintai seseorang yang belum halal tentu tak boleh berlebihan, misalnya dalam memandangnya, walaupun memiliki perasaan lebih dan tidak mendekat secara langsung, melihat yang belum halal juga termasuk zina mata yang harus dihindari. Lebih baik berjuang dengan sabar hingga mendapatkan hubungan yang halal. Saat sedang merasa jatuh cinta maka kita harus bisa menjaga diri dan menjaga kehormatan sebagai seorang muslim.


Mendekat Pada Allah, jangan lupa libatkan Allah dalam setiap urusan termasuk urusan yang berhubungan dengan memperjuangkan cinta. Tetap mendekat dan memperbanyak amal kebaikan kepada Allah serta memohon petunjuk yang terbaik darinya.


Jauhi Zina, dalam memperjuangkan cinta, yang terutama harus dihindari ialah zina, yakni zina dalam bentuk apapun baik zina hati, zina mata, zina pikiran, maupun zina perbuatan sebab semuanya ialah perbuatan yang tergolong dosa.


Dalam hal ini misalnya ialah memperjuangkan cinta dengan menyatakannya tetapi tidak segera menghalalkan hubungan.


Shalat istikharah, juga dianjurkan untuk mendapatkan kemantapan hati, dengan menjalankan shalat istikharah, Allah akan memberi petunjuk terbaik apa yang seharusnya dilakukan sehingga terhindar dari jalan sesat atau langkah yang salah.


Memperbaiki Diri, selalu memperbaiki diri dari segi akhlak danhati sehingga nantinya akan mendapat jodoh yang terbaik dan mendapat hasil dari apa yang diperjuangkan tersebut yang terbaik pula, sebagai manusia tak boleh merasa baik, harus selalu merasa rendah diri di hadapan Allah. Memperbaiki diri akan menjadikan seseoraang menjadi lebih baik bagi orang yang sedang diperjuangkan.


Mencari Rezeki Halal, berjuang tentu membutuhkan modal baik lahir maupun batin, secara batin dapat dilakukan dengan rajin beribadah dan rajin berdoa, sedangkan pada aspek lainnya yaitu tentang tanggung jawab terlebih sebagai seorang laki laki yang sudah selayaknya bertanggung jawab pada keluarga.


Menyibukkan dengan Hal yang Bermanfaat.


Selama memperjuangkan cinta, wajib mengisi waktu dengan segala hal yang bermanfaat agar nantinya bisa menjadi orang yang terbaik untuk seseorang yang dicintai. Alangkah lebih baik jika seseorang yang diperjuangkan nantinya bisa hidup bersama dalam kelancaran dan keberkahan, bukan menyusahkan atau membebani.


Diam, jika merasa belum siap untuk menyampaikan cinta tersebut, maka jalan yang terbaik adalah diam. Diam mencegah dari fitnah dan mecegah dari hawa nafsu. Diam adalah jalan terbaik sambil menunggu dan memperbaiki diri menerima petunjuk yang terbaik dari Allah sehingga hati akan terasa tenang dan jauh dari gelisah karena menyadari semua yang ada di dunia ini haknya Allah.


Melamar dan Menikahi, jalan terbaik untuk memperjuangkan cinta ialah menghubungi wali dan menyampaikan perasaan secara baik baik, dan segera melamar serta menikahi orang dicinta tersebut. tidak masalah yang melamar laki laki atau perempuan sebab hukum wanita melamar lelaki dalam Islam juga diperbolehkan.


"Apa kamu bisa mengambil kesimpulan sendiri?" Tanya Ramadhan kepada Hafiz, mengakhiri sesi ceramahnya yang panjang kali lebar kali tinggi itu.


Hafiz hanya mengangguk lirih, seakan kata-kata yang dilontarkan Ramadhan terasa begitu menusuk relung hatinya. Kesimpulan yang tepat saat ini untuknya adalah diam. Sampai ia siap dan yakin untuk melamar dan menikahi Fitria.


Dengan pandangan yang nanar, sayup-sayup Ramadhan melihat Reza berlari-lari ke arahnya.


"Kak! kakak! Abati, Amati?" Dengan napas tersengal-sengal Reza mengatakan dengan susah payah.


"Astaghfirullah, pelan-pelan Reza, santai saja. Tidak ada orang yang sedang mengejar kamu sekarang." Ramadhan terheran-heran dengan adiknya yang satu ini.


"Abati dan Amati meminta kita kumpul besok pagi di rumah kak. Bagaimana ini? Kita tidak mungkin bisa terbang ke Jakarta besok kak?"


Deg!


Bersambung...


Abati ابت


Untuk menunjukkan panggilan hormat sekaligus sayang dari anak kepada bapaknya. Abati artinya juga bapak.

__ADS_1


Amati امت


Untuk menunjukkan panggilan hormat sekaligus sayang dari anak kepada ibunya. Amati artinya juga ibu.


__ADS_2