
Happy Reading❤️
Support author dengan like dan comment disetiap bab ya teman-teman.
......................
Aku hanya seorang manusia yang tak berdaya
Manusia yang bergelimang dosa dan mencoba mencari harumnya surga
Dengan segala keterbatasan ilmu dan daya
Mencoba menggapai cinta kepadanya
Cinta yang bahkan aku coba bedakan antara mencintai Tuhan-Nya dengan cinta kepada makhluk ciptaan-Nya
Aku selalu semangat menghadapi dunia
Dunia yang bahkan terkadang tak mau bersahabat kepada kita
Aku hanya bisa memohon doa Ayah di Surga
dan doa Ibu yang masih ada di dunia
Aku selalu bersyukur kepada sang pencipta
Melalui goresan demi goresan yang ku tulis
Aku merasa satu langkah lebih dekat dengan wanita bernama Khansa
Hanya lewat tulisan ini aku tidak punya batasan mengagumi ciptaan Tuhan yang sudah menjadi milik orang lain
**Dalam goresan ini aku punya jalanku untuk bermimpi
Jalan yang tak pernah ku temui saat aku berada didunia nyata
Rasa tak pantas dan kerendahan seakan sirna
__ADS_1
Berubah menjadi titik titik pelangi yang menampakan keindahan warnanya**.
"Jadi disela-sela kesibukanmu menjadi hacker kamu menjadi seorang penyair? Ingin menjadi pria romantis bak seorang pujangga?" Khansa terkekeh sekaligus juga terpesona dengan goresan-goresan syair Hafiz.
"Aku mohon jangan bahas hacker lagi Khansa, aku akan fokus menjadi seorang dokter sepertimu. Sebentar lagi aku ujian skripsi lalu wisuda, aku harap bisa jadi dokter yang sukses sepertimu."
"Jangan berharap menjadi sepertiku Hafiz, bahkan Abah ku sendiri saja tidak pernah bangga mempunyai anak sepertiku. Dan aku juga minta kamu buka data mengenai kak Ramadhan, aku ingin tahu apa lagi yang ia sembunyikan dari aku." Satu tetes air mata Khansa jatuh dan langsung ia seka dengan cepat, dan menunjukan senyum palsunya.
Hafiz melihat ada kepedihan mendalam yang coba Khansa sembunyikan. "Maaf Khansa, bukan maksud aku ingin menggurui kamu dalam hal ini. Aku laki-laki ayahmu laki-laki, mendiang ayahku laki-laki dan suamimu juga laki-laki. Paling tidak ada jalan pikiran, sikap atau sifat kita yang sama sebagai sesama laki-laki." Hafiz menjeda ucapannya, berharap Khansa menuntut lebih hal yang ingin coba ia sampaikan.
"Maksud kamu? Aku tak mengerti."
Ditengah asyiknya percakapan mereka, Hafiz dan Khansa tak menyadari jika Ramadhan berada di balik dinding mendengarkan mereka.
Luka yang belum pulih total berdebat dengan dokter dan Billar ketua FBi, Ramadhan paksakan demi menjemput sang istri tercintanya untuk kembali kepangkuan-nya.
"Mendiang ayahku begitu menyayangiku, tapi tak pernah beliau tunjukan dalam bentuk belaian dan kelembutan kepadaku. Sebagai anak pertama, ayah selalu mendidik aku dengan ketegasan dan ketegaran. Berharap bahu seorang kakak sekuat baja agar bisa melindungi sang adik nanti. Begitu juga dengan almarhum Abah, pasti beliau juga demikian terhadapmu. Berharap seorang Khansa bisa menjaga Aisyah suatu saat nanti jika ia sudah tiada. Dalam hidup, kita tidak bisa memilih untuk tidak dilahirkan sebagai kakak atau memilih langsung dilahirkan sebagai adik Khansa."
"Aku tidak mengerti!" Khansa berpura-pura tak mengerti seolah menolak kebenaran yang Hafiz sampaikan kepadanya.
"Bukalah sedikit hati kamu untuk mengikhlaskan segalanya yang sudah terjadi Khansa, tidak baik jika hati kita berlama-lama menyimpan rasa sakit apalagi dendam.
Percayalah Khansa, jarang laki-laki yang mempunyai keberanian seperti dia. Coba bicarakan ini baik-baik dengannya, dengan hati dan pikiran yang terbuka. Bukan dengan dendam dan rasa sakit hati yang kamu biarkan ternganga."
Sejujurnya, bisa saja aku mensugesti kamu untuk membenci suami kamu sendiri Khansa
Tapi ini caraku membalas pengorbanan suami kamu terhadap nyawa kita
Tanpa hadirnya Ramadhan kemarin, mungkin kita berdua sudah dikuburkan ke liang lahat sekarang.
Cinta itu bukan saja mengenai kita harus saling memiliki
Cinta juga mengenai apa itu keikhlasan untuk menghadirkan sebuah kebahagiaan*
Memang aku pria yang paling munafik, tidak mengambil kesempatan saat kesempatan itu terbuka lebar.
Tapi munafik ku itu telah kalah dengan ketulusan pengorbanan seorang Ramadhan.
__ADS_1
"Khansa," Suara berat dan sexy khas milik Ramadhan itu sekejap membuat Khansa dan Hafiz menoleh kepadanya.
"Se-sejak kapan kamu ada disana?" Khansa terkejut, orang yang sedari tadi ia bicarakan dengan Hafiz juga ternyata berada disana.
...****************...
Salah satu kunci terpenting dalam merawat hubungan adalah dengan komunikasi yang baik. Dalam kehidupan, interaksi baik yang diharapkan tak mungkin terwujud tanpa adanya komunikasi yang memadai. Hal itu pun berlaku dalam konteks berumah tangga.
Menurut ajaran Islam, salah satu tujuan pernikahan adalah menghadirkan rasa tenteram di antara suami dan istri. Untuk mewujudkannya, komunikasi yang baik menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi. Sesuai dicontohkan oleh Nabi SAW, dalam berkomunikasi dengan istri, mengutamakan tutur kata yang baik.
Jangan sampai seorang suami atau istri berdiam diri, tidak mau berbicara dengan pasangannya. Kadang kala, adanya gawai yang berfungsi sebagai alat komunikasi justru membuat pasangan merasa terabaikan. Mengobrol atau bercengkerama perlu dilakukan sehari-hari agar hubungan selalu hangat.
Sebuah rumah tangga akan mudah goyah bila di antara suami dan istri jarang terjadi kesalahpahaman. Biasanya, keretakan muncul akibat masing-masing pihak tidak dapat memahami pemahamannya sendiri.
Kesalahpahaman dapat berujung pada masalah rasa saling tidak percaya. Pada skala yang lebih parah, kadang kala kata cerai pun diucapkan.
Rasulullah SAW menasihati kaum Muslim agar memahami pemahaman perempuan. “Sesungguhnya perempuan diciptakan dari tulang rusuk, dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya. Jika kalian ingin meluruskannya, maka kalian mematahkannya. Jika kalian membiarkannya, niscaya ia akan tetap bengkok ”(Muttafaq 'alaih).
Terhadap kaum Muslimah, beliau menasihati keutamaan berbakti kepada suami. Ketaatan kepada sang imam keluarga hanya dalam hal-hal yang baik.
Semoga kita semua dan seluruh orang yang kita sayangi selalu dalam lindung dan kasih sayang-Nya, Amiiin.
...Cerbung...
...Hai semuanya!...
...Salam hangat dari penulis recehan, alias remahan rengginang yang masih gurih untuk jadi cemilan....
...Tolong tinggalkan jejak kalian disini ya, klik Like, comment dan Votenya. Mmm- Hadiahnya juga boleh kali ya....
...Jika berkenan jangan lupa untuk mampir juga di karyaku yang lainnya yang tak kalah serunya ya....
↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️
...~Terjebak Pernikahan Mr Bule Di Bali...
...~Siapakah Jodohku?...
__ADS_1
...~Obsesi Tingkat Tinggi...