
Melihat anggota satu itu terlempar dengan sangat kuat, anggota dua pun dengan cepat melompat ke belakang karena insting-nya merasakan ada bahaya yang sangat menakutkan terpancar dari tubuh Erwin.
note: kita sebut saja dua anggota itu dengan sebutan 'anggota satu' dan 'anggota dua'
"apa-apaan ini?! baru kali ini aku merasakan aura yang sangat mengintimidasi dan menakutkan! sebelum-nya tidak ada manusia yang membuat-ku bisa merasakan hal seperti ini!" ucap anggota dua dengan ekspresi panik.
"kenapa kau mundur bodoh!" bentak Tono dengan tegas dan membuat anggota dua terkejut.
Di sisi lain, tampak anggota satu yang kini tergeletak di tanah sedang berusaha berdiri, ia bahkan sudah tiga kali terjatuh saat mencoba untuk berdiri.
"pria bertopeng itu benar-benar kuat!" ucap anggota satu dalam hati.
tak lama setelah itu, anggota di satu langsung memuntahkan banyak darah segar dari mulut-nya. hal itu di karenakan tulang rusuk-nya banyak yang patah karena menghantam tiang rambu lalu lintas dan terkena tendangan Erwin sebelum-nya.
setelah memuntahkan banyak darah, anggota satu pun kini sudah menghembuskan nafas terakhir-nya.
Sementara itu, Tono dan anggota dua yang melihat kematian anggota satu hanya diam dan tak bisa berkata apa-apa.
setelah beberapa saat melihat ke arah anggota dua, mereka pun langsung menatap Erwin dengan tatapan tajam dan menunjuk-kan niat membunuh yang kuat yang bisa di lihat dari tatapan mata mereka.
"jangan biarkan orang itu hidup!!" teriak Tono dengan sangat keras dan langsung berlari ke arah Erwin.
Hal itu pun di lakukan juga oleh anggota dua, ia berlari sambil berteriak keras untuk membakar emosi-nya agar semakin meningkat dan membuat-nya bersemangat untuk melawan.
Tono yang sedang berlari cepat kini sudah berada di dekat Erwin, dan dengan segera Tono melompat untuk melakukan tendangan lutut ke wajah Erwin.
"mati kau!!" teriak Tono dengan penuh emosi.
Erwin yang melihat hal itu hanya tertawa kecil dan langsung melompat ke belakang untuk menjauh dari jangkauan Tono.
"suara-mu bisa bikin orang jadi tuli sial*n!" ucap Erwin sambil tertawa mengejek.
Setelah Erwin mendarat di tanah, anggota dua langsung melayangkan tinju ke wajah Erwin.
namun Erwin yang menyadari hal itu langsung menangkis-nya dan dengan cepat melayangkan tinju ke perut anggota dua.
Anggota dua tidak diam saja, ia langsung menahan tinju Erwin menggunakan tangan-nya. lalu ia dengan cepat memutar tubuh-nya dan melakukan tendangan ke arah Erwin.
__ADS_1
Erwin langsung melompat ke belakang, dan diri-nya langsung di sambut dengan tendangan yang tepat di depan wajah-nya.
tendangan itu berasal dari Tono.
Erwin yang menyadari hal itu langsung menggunakan dua tangan-nya sebagai tameng di depan wajah-nya.
sedetik kemudian sebuah tinju dari anggota dua langsung mengenai perut Erwin dengan telak dan membuat Erwin terdorong ke belakang.
"tchi, kombinasi kalian lumayan juga!" ucap Erwin sambil memegang perut-nya yang terkena pukulan dari anggota dua.
Sementara itu, Tono dan anggota dua hanya mengabaikan perkataan Erwin. mereka dengan segera maju secara bersamaan untuk menyerang dan menghabisi Erwin.
"kalian ini tak bisa di ajak bicara ya...." ucap Erwin dengan nada malas dan langsung menangkis tendangan Tono yang saat ini mengarah pada-nya.
Setelah itu, Tono dengan cepat berganti tempat dengan anggota dua.
anggota dua dengan cepat langsung melayangkan tinju ke wajah Erwin.
Erwin berhasil menghindar dan membuat anggota dua tampak sedikit kesal.
lalu anggota dua pun langsung melancarkan tinju yang bertubi-tubi ke arah Erwin.
Di saat ada cela yang cukup bagus untuk di masuki, Erwin pun langsung memanfaatkan cela itu, dan hasil-nya ia berhasil melancarkan tinju yang sangat kuat yang mengenai wajah anggota dua.
hal itu pun membuat anggota dua langsung terlempar cukup jauh.
Sementara itu, Tono hanya mengabaikan anggota dua karena bagi-nya ini kesempatan untuk menyerang Erwin.
namun niat Tono itu berhasil di sadari Erwin, sehingga saat Tono melompat ke arah Erwin dari arah belakang, Erwin pun langsung memutar kaki-nya ke belakang dan langsung menendang ke atas.
hal itu pun membuat tendangan Erwin langsung masuk ke cela yang ada di kaki Tono, dan langsung mengenai kemalu*n Tono.
Tono yang melihat hal itu tentu tak bisa menghindar lagi, kini diri-nya yang terkena tendangan itu hanya bisa memegangi kemalu*n-nya sambil meringis kesakitan dengan tubuh yang tergeletak di tanah.
Saat Erwin hendak menendang kepala Tono, tiba-tiba saja wajah Erwin di tendang dari samping.
Erwin yang terlambat menyadari hal itu hanya bisa menghindar sebisa mungkin, dan alhasil ia tetap terkena tendangan itu meskipun tidak telak.
__ADS_1
Hal itu pun membuat Erwin melompat ke belakang dan menjaga jarak dari mereka.
namun anggota dua tak tinggal diam dan langsung menyerang Erwin dengan tendangan memutar.
tendangan itu mengarah ke perut Erwin, dan dengan refleks Erwin langsung langsung menangkap kaki anggota dua itu dan kemudian menarik-nya hingga kaki-nya langsung melebar.
lalu Erwin melepaskan kaki anggota dua dan kemudian langsung menendang kepala anggota dua sehingga tubuh anggota dua terdorong jatuh ke tanah.
Di sisi lain, saat ini Tono sudah bisa bergerak leluasa lagi, dan kini diri-nya langsung mengeluarkan dua buah pisau dari pinggang-nya.
ia kemudian maju dan langsung melompat sambil bersiap untuk menebaskan pisau-nya ke arah Erwin.
Erwin yang melihat hal itu tentu hanya bisa menghindar, karena jika ia menyerang saat Tono masih di udara sudah jelas ia akan terluka karena terkena serangan pisau dari Tono.
Erwin saat ini hanya bisa menghindar, namun diri-nya hanya melangkahkan satu kaki-nya ke samping sambil memutar tubuh-nya untuk menghindar.
Saat Tono sudah mendarat ke tanah, Tono dengan cepat langsung mengayunkan pisau-nya ke samping untuk menyerang Erwin.
"jangan kira kau bisa menghindar dengan mudah!" bentak-nya saat menyerang.
"bacot!" ucap Erwin sambil menangkap tangan Tono yang mengayunkan pisau itu.
setelah itu Erwin dengan cepat melangkah ke belakang Tono sambil menarik tangan Tono ke belakang.
ia kemudian menekuk tangan Tono sehingga tangan Tono terkunci. lalu Erwin langsung menekan telapak tangan Tono yang menegang pisau sehingga pisau di tangan Tono itu langsung terjatuh.
Saat pisau yang satu terjatuh, Tono dengan berani langsung memutar tubuh-nya walaupun itu bisa berakibat fatal bagi tangan-nya yang sedang di kunci oleh Erwin.
saat memutar Tono tubuh-nya itu, di saat yang bersamaan ia juga mengayunkan pisau di tangan-nya ke arah Erwin.
Erwin yang menyadari hal itu langsung menghindar tanpa melangkah dari tempat-nya.
lalu setelah itu Erwin langsung meraih pisau yang sebelum-nya terjatuh dari tangan Tono.
saat Erwin sudah memegang pisau, Tono langsung mengayunkan pisau lagi ke arah Erwin sehingga Erwin terpaksa melompat ke belakang karena diri-nya belum memegang pisau itu dengan posisi yang benar.
Saat Erwin berhasil melompat ke belakang, tiba-tiba anggota dua langsung memegang tubuh Erwin beserta kedua tangan Erwin agar Erwin tak bisa melawan lagi.
__ADS_1
#Bersambung....
jangan lupa Like~komen~faforit~dan Vote....