
ibu dan bude telah selesei menyiapkan makanan,ibu fiya memanggil ayah dan galih masuk untuk menyantap makanan.
begitu juga dengan bude,memanggil siska dan edwin.
mereka telah berkumpul di meja makan termasuk lia.
siska dan lia duduk di depan edwin.
siska melirik edwin yg menikmati makanannya.edwin sadar jika siska terus memperhatikannya.dia menatap siska balik.
tatapannya membuat wajah siska berubah dan menunduk.
lia memperhatikan mereka berdua "seperti ada yg aneh,apa mereka pacaran."pikir lia dalam hati.lia seperti tidak suka melihat kedekatan mereka,entah apa yg membuatnya tidak suka,hanya dia yg tau.
___
malam ini siska tidur lebih awal.entah apa yg membuat matanya terasa kantuk tak bisa di tahan.
ruangan kamar sangat minim cahaya,siska tidak bisa tidur dengan cahaya lampu yg terang.
ada seorang wanita berjalan masuk kamar dan berdiri tepat di samping ranjang siska
siska melihatnya sangat jelas,wanita itu tinggi,mengenakan baju putih panjang.kuku tangannya hitam dan panjang,wajah hitam dan rusak, matanya lebar putih tak ada hitam di tengahnya.
rambutnya sangat panjang gimbal agak keriting.siska mencium bau busuk menyengat.ini sungguh nyata,siska tidak mimpi,mata siska terbuka lebar,keringat dinginnya keluar,ia membuka mulutnya dan ingin berteriak memanggil ayah dan ibunya,namun suaranya hilang entah kemana.
badannya susah untuk di gerakkan,seluruh tubuhnya kaku seperti ada yg mengunci.
siska sekuat tenaga mencoba memberotak,berkali kali ia membaca ayat kursi dan beberapa surat pendek yg ia hafal.
namun sosok wanita itu masih diam berdiri di samping siska.
seperti ada seseorang menyalakan sanyo dan berteriak memanggil namanya.
di saat itu juga sosok wanita itu hilang entah kemana.
badan siska kembali berfungsi normal,bangun dari ranjang dan berlari menyalakan saklar lampu,melihat setiap sudut ruangan tapi tak menemukan sosok wanita itu.bulu kuduk siska merinding dan dia merasa ketakutan.
ia berlari keluar dan melihat edwin sama galih masih bermain catur di ruang tv.
siska melihat jam yg menempel di dinding ruang tamu menunjukan pukul 23.30.
ia mengambil segelas air putih dan meneguknya hingga habis.
ia jatuhkan tubuhnya kerad di kursi ruang tamu.
mengusap wajahnya dan menata nafasnya yg tak beraturan.melihat sekeliling ruangan dan masih tak menemukan sosok wanita itu.
ia kembali kekamar dan membaringkan. tubuhnya .
lampu kamar di biarkan menyala begitu saja,berusaha memejamkan matanya.hanya hitungan menit ia sudah tertidur lagi.
hal seperti itu tak membuatnya trauma atau kapok.ia hanya takut sebentar dan kembali normal,seperti tak pernah terjadi apa apa.
siska bangun pagi dan sholat shubuh.
selesei sholat ia keluar membantu ibunya yg sibuk di dapur.sebenarnya siska ingin menceritakan apa yg ia alami semalam.tp saat ini masih banyak orang,siska tidak jadi menceritakannya.
semua telah bersiap,siska sudah memakai seragam putih abu abu.mereka sudah berkumpul di meja makan ,siap untuk menyantap hidangan di pagi hari.
cuaca sangat cerah,matahari bersinar terang.
namun tak secerah hati lia.hari ini ia sangat bahagia.kekasihnya akan melamarnya.
semoga semua berjalan lancar.
lia kekampus di antar ayahnya.
sedangkan siska ke sekolah di antar edwin.
__ADS_1
sebenarnya siska tidak suka,takut ada gosip.
namun edwin memaksanya.siska tak bisa menolaknya.
edwin melajukan motornya santay.
ia sengaja membawa sepeda motor milik siska.tak ingin menyiakan kesempatan.
selama perjalanan mereka bercanda ria dan ketawa renyah.
sampai di sekolah banyak siswa menatapnya.
siska hanya cuwek dan berlalu begitu saja.
siska masuk kelas dan duduk di samping ana.
"pagi an."sapa siska manis.
"pgi juga sis."jawab ana senyum.
"kamu di antar pacarmu y?"tambahnya dan membuat hati siska mak deg.
"dia temen sepupuku."jawab siska jujur.
guru kelas datang,semua siswa diam membisu,tak ada yg berani berkutik.
pak ranu adalah guru matematika yg terbilang sangat di takuti semua siswa.
ia menjelaskan secara rinci dan mudah di mengerti oleh semua murid.
eko yg duduk segaris dengan siska tidak fokus dengan apa yg di sampaikan pak ranu,ia lebih fokus dengan wajah siska.
eko melirik dan menoleh ke arah siska dan membuatnya tersenyum.
siska tak menyadari jika ada orang yg memperhatikan dirinya.
bel istirahat berbunyi,siska,eko dan ana pergi kekantin di susul febri.
eko cwok pendiam tapi di takuti para siswa.
diam diam menghanyutkan.
"sayang,kamu mau makan apa?"tanya febri tiba tiba.
siska dan ana sontak kaget mendengar ucapan febri dan saling memandang.
siska hanya diam menunduk tk nyaman dengan panggilan itu.
eko berdiri dan pergi meninggalkan mereka.
siska melirik dari tundukannya.
ia berfikir kalau eko marah pada febri.
tak lama eko membawa nampan berisi tiga mangkuk bakso lengkap.
memberikan ke siska dan ana,mereka menerimanya.siska tersenyum dan mengangguk.
"terima kasih."ujar siska dan di angguk'i eko.
febri tak terima dan protes melihat dirinya yg tak mendapatkan bakso.
"ko,mana bakso ku?"protes febri
eko hanya memandangnya tajam.
ingin rasany ia memukul kepala botak febri.
febri mengangguk mengerti,dia pergi memesan bakso dan kembali dengan semangkuk besar super jumbo.
__ADS_1
siska dan ana ketawa lebar melihat tingkah febri yg kekanak kanakan,eko hanya tersenyum tipis.
"apa yg aneh?"bentak febri ketus,melihat mereka ketawa,febri agak sedikit kesal.
mereka menikmati bakso yg super duper endus itu.
sembari mengobrol garing.
___
siang ini lia pergi ke toko perhiasan bersama kekasihnya.ilham mengajaknya membeli perhiasan.ilham tak tau selera lia.makanya ia menyuruh lia memilihnya sendiri.
lia memilih cicin cantik dan terlihat elegan ,ada mata cantik di tengahnya.selesei membeli cincin mereka pergi membeli baju yg akan mereka kenakan nanti malam.
lia ingin semuanya berjalan lancar.
mereka sengaja membuat acara lamaran secara sederhana.
di rumah,ibu fiya dan bude sibuk memasak dan menyiapkan segala keperluan buat nanti malam.tak ingin mengecewakan calon besannya.
ini hanya sekedar lamaran karena lia masih kuliah.
pernikahan akan di gelar jika ilham sudah lulus kuliah.
walaupun masih kuliah ilaham sudah mempunyak usaha sendiri
ia membuka beberapa rumah bakso dan mie ayam.
___
malam telah tiba,semua persiapan sudah 100% sempurna.lia sangat bahagia begitu juga semua orang yg ada di rumah itu,ikut merasakan kebahagian.
tamu yg di tunggu telah datang.
ayah dan ibu lia menyambut dengan ramah.
mempersilahkan tamu masuk dan duduk di ruangan yg sudah disiapkan.
tampak lampu berkelap kelip menghiasi ruangan,bunga cantik yg tertata rapi dan dekorasi yg sungguh sempurna.
lamaran berjalan lancar dan hikmah.mereka sangat berbahagia.
keluarga ilham menerima lia dengan tangan terbuka.cincin cantik telah tersemat di jemari manis lia.dia sudah sah menjadi calon menantu dari keluarga abraham (ayah ilham)
semua tamu sudah pulang,siska duduk di ruang tv bersama galih.
galih menonton acar tv kesukaanya.
edwin menyusul dan duduk di samping siska.
"besok aku pulang.apa, kau tak ingin memberiku kenang kenangan."tanya edwin.
"kenang kenagangan."siska mengulangi kata kata edwin.
siska berlari kekamar,mengambil gantungan kecil,ada boneka doraemonnya.
dan memberikan kepada edwin.
edwin menerimanya dan tersenyum tipis.
"aku cuma punya ini."ujar siska.
"terima kasih,aku akan menjaganya."jawab edwin pelan.
"untukku."siska meminta hadiah balik.
edwin mengeluarkan sesuatu dari sakunya dan membuka isinya.
siska terperangah kaget melihat isi kotak kecil itu.
__ADS_1
bersambung