Roda Kehidupan

Roda Kehidupan
Bertemu Bella


__ADS_3

Mobil ferrari berwarna putih mengkilap memasuki area parkiran butik Lia Fashion, Delisa segera keluar dari mobilnya yang sudah empat tahun dimilikinya namun jarang digunakannya karena selama ini dirinya lebih sering di antar Pak Dadang dengan mobil alphardnya.


Delisa berjalan dengan anggun masuk ke dalam butiknya dan di beri hormat oleh para karyawannya ketika berpapasan dengan dirinya, Delisa masuk ke dalam lift ingin ke lantai atas dimana ada ruang khusus tempat menjahit pakaian dan tempat untuk bertemu dengan para tamu penting.


"Siang Bu Lia" sapa Tiga desainer yang saat ini tengah istirahat


"Siang, gimana udah selesai gaun pengantin Bu Wulan?" tanya Delisa kepada Tiga desainernya


"Udah Bu, itu" kata Salah satu desainer itu sembari menunjuk gaun pengantin yang ada di patung


"Amazing, ini sangat indah dan luar biasa" jawab Delisa tersenyum bahagia melihat gaun pengantin milik Wulan


Delisa berputar mengeliling gaun pengantin tersebut sembari membayangkan suatu saat dirinya juga memakai salah satu gaun pengantin desain dari tangannya sendiri, Delisa jadi tak sabar melihat Sahabatnya memakai gaun pengantin yang di desain dari tangannya sendiri.


"Gaun ini akan di antar atau di ambil sendiri?" tanya Delisa lagi kepada Tiga desainernya


"Di antar, mungkin besok pagi sudah di antar oleh kurir kita" jawab Salah satu desainer itu lagi


Delisa menganggukkan kepala kemudian pamit turun ke bawah ingin mengecek pekerjaan karyawan dan sekalian ingin ke gudang penyimpanan kain, takut bagian gudang kesulitan karena ada salah satu kain yang habis dan membeli harus di luar negeri.


Setelah berkeliling di bagian gudang penyimpanan kain, kini Delisa memilih untuk berkeliling di bagian depan ingin memelihat-lihat susunan dress serta pakaian-pakaian yang lain apakah sesuai dengan ajarannya selama ini.


Delisa masih sibuk melihat-lihat dengan sesekali tersenyum dengan karyawannya yang menyapa dirinya, karena terlalu fokus dengan pakaian dihadapannya dirinya tak memperhatikan jalan di depan hingga.


Brukk

__ADS_1


"Aw..." pekik Seorang perempuan yang bertabrakkan dengan Delisa


"Aduh maaf, Saya tidak sengaja" kata Delisa merasa bersalah telah menabrak orang


"Makanya jalan itu pake mata.... Delisa" kata Seorang perempuan itu marah-marah namun ketika melihat orang yang menabraknya dirinya begitu terkejut


"Bella, maaf ya Aku benaran gak lihat" kata Delisa mengucap kata maaf lagi meski yang ditabraknya Bella


Bella menyunggingkan senyum mengejek sembari melipat kedua tangannya di depan dada, Sintya dan Jesica juga terkejut melihat orang yang bertabrakkan dengan Bella adalah Delisa.


"Berani muncul juga Kamu, setelah 7 tahun menghilang di telan bumi" kata Bella masih dalam posisi berhadapan dengan Delisa sembari melipat kedua tangannya di dada


"Kenapa gak berani, memangnya Aku buronan" jawab Delisa sedikit sengit


"Wah udah mulai berani ternyata setelah lama menghilang, mau apa Kamu ke butik termahal ini. Mau beli dress juga, memangnya mampu" kata Bella sedikit menaikkan nada bicaranya


Para karyawan Delisa hanya bisik-bisik melihat bos mereka di hina, namun saat mendapat kode dari Delisa mereka semua pura-pura tidak mengetahui apa yang terjadi dan pura-pura tidak mengenal Delisa.


"Memangnya salah Aku datang kesini, ini kan tempat umum siapapun boleh datang beli ataupun tidak" jawab Delisa yang sedikit malas meladeni Bella


Lagi-lagi Bella the gengs tertawa mendengar jawaban dari Delisa, meski penampilan Delisa sekarang banyak berubah namun di lihat dari atas ke bawah barang-barang yang di pakai Delisa biasa saja tidak branded seperti milik mereka.


Delisa yang tau mata Bella ke arah mana ikut memperhatikan penampilannya yang memang biasa saja bahkan sangat berbeda dengan Bella yang mengunakan barang branded semua, Delisa bukan tak mampu beli karena dirinya memang lebih suka dengan barang yang biasa asal tetap enak di pakai.


Apalagi menurut Delisa beli barang branded hanya buang-buang uang saja, dan uang itu lebih baik digunakannya untuk anak panti ataupun untuk orang-orang yang kurang mampu di jalanan.

__ADS_1


Delisa memilih berlalu dari hadapan Bella dari pada harus berdebat, namun baru mau melangkah Bella menarik tangan Delisa seperti belum puas berbicara dan menghina Delisa hingga Delisa menurun dari pada Bella membuat keributan dibutiknya.


"Ada apa lagi? Aku mau pulang" kata Delisa ketus


"Kenapa buru-buru sih, memangnya Kamu gak mau ikut kita beli dress untuk pernikahan Wulan dan Bima apa" kata Bella yang sebenarnya ingin pamer dengan Delisa


"Aku udah beli, sudah ada di rumah" jawab Delisa lagi


"Ohh begitu, Kamu pulang naik apa? Jangan bilang naik angkot kesini, kasihan banget sih nasib Kamu yang masih gini-gini terus. Sebagai sepupu yang baik mau Aku antar gak pake mobil mewah ku yang terparkir di depan itu loh, yang warna putih. MOBIL FERRARI" kata Bella panjang lebar


Delisa hanya menyunggingkan senyuman saat mendengar Bella mengakui mobil Delisa adalah mobil milik Bella, disamping mobil ferrari Delisa ada mobil avanza dan seingat Delisa dulu mobil Bella yaitu mobil royce rolls namun kenapa sekarang berganti mobil avanza.


Namun Delisa malas untuk bertanya jadi memilih diam, saat Bella the gengs lengah Delisa segera bergegas keluar dari butiknya dan langsung masuk ke dalam mobil ferrarinya kemudian melesat dengan begitu cepat masuk di barisan kendaraan lain.


"Lihat Del, Aku mau beli dress yang paling mahal disini" kata Bella sembari menoleh ke belakang namun ternyata Delisa sudah tidak ada


"Ck.. Sialan awas aja, nanti di pernikahan Wulan dan Bima akan Aku buat malu di depan semua tamu undangan" kata Bella berdecak kesal mengetahui Delisa sudah pergi


Bella the gengs pun melanjutkan memilih-milih dress yang akan di gunakan mereka di acara pernikahan Wulan dan Bima nanti, yang dua minggu lagi akan di adakan di hotel bintang lima yang ada di pusat kota dan tak jauh dari butik milik Delisa.


Bella ingin tampil paling cantik di acara pernikahan Wulan dan Bima nanti agar Nathan terpesona akan kecantikannya yang tak ada duanya, meski Delisa sudah kembali Bella tak yakin Delisa bisa menyaingi dirinya apalagi di lihat tadi penampilan Delisa biasa saja hanya memang kulitnya kini semakin bersih tak buluk seperti dulu.


Setelah lama memilih-milih Bella the gengs mendapatkan satu dress masing-masing untuk mereka dan segera membawa dress itu ke kasir, Bella segera menyerahkan kartu ATM nya agar bisa secepatnya melakukan pembayaran.


Selesai pembayaran Bella the gengs keluar dari butik sembari menenteng satu paper bag masing-masing, saat tiba di parkiran Bella the gengs terkejut karena mobil ferrari yang sempat di akui Bella tadi sudah menghilang dan seingat Bella belum ada orang lain yang keluar dari butik ini kecuali Delisa.

__ADS_1


"Ahh mana mungkin kan Delisa punya mobil harga miliyaran itu" kata Bella kepada Kedua temannya dan dapat anggukkan dari Sintya dan Jesica.


__ADS_2