Roda Kehidupan

Roda Kehidupan
Badmood


__ADS_3

Bella baru pulang ke rumahnya sore hari setelah menghabiskan waktu di rumah Nathan dan bercerita dengan Nathalie hampir seharian, Bella pulang dengan kesal karena harus kembali melihat Delisa berduaan dengan Nathan.


"Anak Mama baru pulang tapi kok mukanya di tengkuk begitu, padahal udah make mobil baru" kata Rani mengoda Bella ketika Bella baru masuk dalam rumah


Bella masih dengan wajah cemberut dan di tengkuk langsung duduk di samping Mamanya yang sedang bersantai di ruang keluarga, Bella lagi bad mood banget hari ini jadi malas ingin melakukan apapun.


"Mama tau gak? Nathan nyuekin Bella lagi dan yang membuat Bella makin kesal sekarang Delisa bekerja di rumah Nathan" jelas Bella setelah rasa kesalnya sedikit menghilang


"Kok bisa Delisa bekerja di rumah Nathan?" tanya Rani yang terkejut akan penjelasan Anaknya


Rani tau bahwa Bella baru pulang dari rumah teman sosialitanya yang bernama Nathalie, bahkan Rani dan Nathalie yang begitu mengebu ingin menjodohkan Anaknya mereka berdua dan hari ini juga Nathalie minta izin mengajak Bella ke rumahnya.


"Delisa pernah menolong Omanya Nathan, jadi demi balas budi Delisa di pekerjakan di rumah mereka. Jadi gimana Ma, pasti Delisa dan Nathan sering ketemu. Apalagi Delisa sekarang mengajari Nathan belajar" jelas Bella lagi yang kembali kesal mengingat Delisa dan Nathan berduaan tadi


"Hem begitu, kamu punya ide gak buat nyingkirin Delisa dari rumah Nathan?" kata Rani karena begitu yakin Anaknya pasti sudah punya ide


"Ahh, Mama tau aja kalo Bella sudah punya ide. Sini" kata Bella kemudian membisikkan sesuatu kepada Mamanya


Rani yang mendengar hanya mangut-mangutkan kepala sembari tersenyum, Rani begitu bangga memiliki Anak yang cerdas sekali seperti Bella dan Rani takkan membiarkan siapa saja mendekati Nathan demi Anaknya.


Apalagi Rani sudah tau kalo keluarga Nathan orang paling kaya di kota A dan memiliki bisnis dimana saja, tentu itu menguntungkan untuk Rani sekeluarga apalagi ini semua untuk Anaknya buah hati yang sangat disayanginya.


Rani kembali melanjutkan acara menonton TV film kesukaannya, Bella sejenak ikut menikmati film yang sedang di tonton oleh Mamanya meski sebenarnya hatinya masih bad mood akan kejadian tadi siang.


Bella pun memutuskan pamit dengan Mamanya ingin ke kamar tidurnya untuk membersihkan tubuhnya yang sudah terasa lengket, Rani hanya menjawab dengan anggukkan kepala sembari tersenyum.


Selesai mandi Bella masih berada di kamar dan memilih untuk berbaring di atas tempat tidur ingin menenangkan sejenak pikirannya, Bella memandangi langit-langit dikamarnya sembari memikirkan rencana yang disampaikannya dengan Mamanya tadi dan dirinya berharap rencana itu berhasil.

__ADS_1


.


.


Ditempat lain


Waktu sudah menunjukan pukul 5 sore Delisa pamit dengan semua majikannya ingin segera pulang, masalah membawa lauk dari rumah majikannya tak pernah lagi di lakukan Delisa semenjak kejadian kemarin.


Namun Oma Widia menambah gaji Delisa yang awalnya 150 ribu perhari kini di tambah oleh Oma Widia 250 ribu untuk Delisa membeli makan malam Delisa dan Ayahnya, Oma Widia kasihan dengan Delisa sudah pulang kerja kelelahan harus mengerjakan pekerjaan rumah lagi tiba di rumah.


Makanya Oma Widia memiliki inisiatif menambah gaji Delisa yang memang ditambahnya semenjak kejadian waktu itu, Delisa sudah berada di luar rumah majikan ingin segera pulang dan mencoba motor matic hadiah dari Papanya Nathan.


"Delisa" panggil Nathalie saat melihat Delisa hendak melajukan motor maticnya


"Iyo Nyonya ada apa?" tanya Delisa mematikan kontak motor maticnya


"Iya Nyonya, Saya juga tau diri" jawab Delisa sembari menundukkan kepalanya


"Bagus kalo kamu ngerti, kamu tau kan perempuan yang tadi kesini. Dia adalah calon istri Nathan" jelas Nathalie lagi kemudian berlalu dari hadapan Delisa


Delisa hanya tersenyum kemudian kembali melajukan motor maticnya, jika ada waktu dirinya ingin segera membuat SIM agar tak kena tilang oleh anggota polisi yang sering melakukan razia di jalanan.


Beruntung Delisa sempat belajar main motor dengan Ayahnya dulu jadi setelah memiliki motor sudah tak kesulitan untuk mengendarai motor, selama perjalanan Delisa melaju motor maticnya dengan perlahan sembari menikmati sore hari di kota A tanah kelahirannya.


Delisa mampir sejenak di warung makan padang ingin membeli nasi pandang lauk rendang daging yang sangat jarang dibelinya, tiba di warung makan tersebut ternyata cukup ramai orang ingin membeli nasi bungkus jadi terpaksa Delisa mengantri terlebih dahulu.


"Saya pesan nasi bungkus dua bu, nasi rendang daging. Dagingnya di double ya bu" kata Delisa setelah cukup lama menunggu yang akhirnya dapat giliran

__ADS_1


"Baik neng di tunggu ya" kata Ibu pemilik warung makan tersebut kemudian memulai mengambilkan pesanan untuk Delisa


Hanya 10 menit nasi bungkus yang di pesan Delisa pun sudah selesai, Ibu pemilik warung makan itu segera menyerahkan kresek yang berisi dua nasi bungkus itu kepada Delisa dan tak lupa Delisa membayar dua nasi bungkus itu.


"Terima kasih neng, selamat datang kembali" ucap Ibu pemilik warung makan sembari menyunggingkan senyuman


"Iya bu" kata Delisa kemudian berlalu dari warung makan tersebut


Delisa kembali melajukan motor maticnya meninggalkan warung makan itu dan menuju rumahnya yang setengah jam lagi tiba, jalanan sore hari yang lumayan ramai oleh kendaraan membuat kemacetan panjang.


Namun beruntung Delisa bisa menyelip di antara kendaraan lain jadi dirinya tak begitu kesusahan menunggu macet selesai, Delisa tiba di depan rumahnya dan segera turun mengetuk pintu depan yang pasti terkunci dari dalam.


"Assalamualaikum Ayah" ucap Delisa dengan raut wajah berseri


"Walaikumsalam, sepertinya ada yang lagi bahagia" kata Dika yang memperhatikan raut wajah Anaknya


"Iya yah, lihat itu. Hadiah dari majikan Delisa" kata Delisa menunjuk ke arah motor matic yang terparkir di depan rumah mereka


"Alhamdulilah, baik sekali majikanmu" kata Dika ikut senang melihat anaknya senang


Delisa memasukkan motor maticnya ke dalam rumah, setelah itu baru membersihkan tubuhnya yang penuh dengan keringat dan debu di jalan tadi.


Selesai mandi dan memakai piyama tidur Delisa menyempatkan tubuhnya istirahat sejenak selama menjelang malam dan akan menyiapkan makan malam untuk dirinya dan Ayahnya, Delisa memilih berselancar sejenak di sosial medianya yang lumayan lama tak dilihatnya.


Delisa melihat postingan Bella yang mengupload sebuah foto Bella bersama Mamanya Nathan dengan caption "with calon mertua", Delisa tersenyum melihat foto tersebut dan Delisa justru mendukung Bella jika memang akan di jadikan menantu di keluarga Wijaya.


Selain memang Bella pantas dan sederajat dengan keluarga Wijaya, Bella juga sepertinya begitu sangat mencintai Nathan bahkan sangat terlihat dimatanya begitu berbinar setiap kali bertemu dengan Nathan.

__ADS_1


__ADS_2