
"Kamu melakukan kesalahan pada orang yang salah, bang Keanu tidak akan diam saja. " desis Kiano geram.
Tanpa diminta, Ardi segera menghubungi asisten Keanu agar menyampaikan berita penggelapan uang milik saudara bosnya.
Mendengar ucapan putranya, Arya terbeliak kaget tak menyangka jika gadis yang tampak kalem ternyata berkelakuan minus. Hanya dalam kurun waktu kurang dari lima menit gadis itu mengecewakannya sebanyak dua kali.
"Apa yang kamu lakukan nak, bahkan gajian pun lebih tinggi dari manajer divisi lain. "
"Maafkan aku om, aku khilaf. " ucap Bella sambil menangis.
"Aku tidak berhak memberikan maaf atas kesalahanmu karena bukan transaksiku yang kamu gunakan melainkan milik Keanu yang tentu saja akan merasa sangat keberatan mengingat sejak awal dia keberatan dengan kamu yang menjabat sebagai manajer keuangan. "
"Yang jelas, aku akan menuntutnya karena telah menghina dan mempermalukan istriku." tegas Kiano
"Apalagi aku yang sudah sangat dirugikan." timpal Keanu yang sudah berada ditengah-tengah mereka.
"Kalian selesaikan urusan intern, aku hanya mengingatkan jika sebagai orang tua dari Chelsea sangat tak terima dengan perlakuan karyawan kalian. Aku pamit. " ucap pak Utomo sebelum keluar dari ruangan.
__ADS_1
"Jangan khawatir pa, serahkan semuanya padaku. " balas Kiano mencium punggung tangan papa mertuanya.
Keanu kembali menatap dingin ke arah Bella yang terduduk lemas dilantai, sangat bertolak belakang dengan keadaannya setengah jam yang lalu.
"Aku minta daddy jangan ikut campur dengan urusan kami apapun bentuk hubungan daddy dengan ayah gadis ini. "ucap Keanu
"Maafkan aku pak, aku bersalah karena telah khilaf. " isak Bella mengenaskan
"Jika perbuatanmu tak diketahui kamu gak akan sadar dan terus melakukannya, kan ?? silahkan berurusan dengan polisi. " balas Keanu tegas kemudian memberikan kode pada asistennya agar menyelesaikan semuanya.
Mendengar ucapan Keanu, Bella semakin terisak. Sikap sombongnya hilang entah kemana sementara karyawan satu divisinya hanya menatapnya datar tanpa rasa kasihan sedikitpun di hati mereka. Sekian lama mereka ditindas dan diperlakukan seenaknya oleh Bella karena hubungan orang tuanya dengan pemilik perusahaan sangat dekat ditambah jabatannya sebagai manajer membuat mereka tak berani melawan.
"Honey, kamu ke ruanganku aja istirahat. " ajak Kiano lembut, ia tak tega melihat istrinya bekerja setelah apa yang dialaminya beberapa saat lalu.
"Bener nak, turuti kata-kata suamimu. Daddy ke atas dulu. " timpal Arya berjalan keluar meninggalkan ruangan tersebut.
Mau tak mau Chelsea mengikuti Kiano keluar dari ruangan tersebut, kalaupun ia ngotot untuk tinggal dan melanjutkan pekerjaannya pastilah dirinya akan kewalahan menjawab pertanyaan teman-temannya kecuali Diana tentunya karena sahabatnya itu mengetahui segalanya.
__ADS_1
Sepanjang perjalanan menuju lift, tak sedikitpun Kiano melepaskan pegangan tangannya pada istri tercintanya. Hingga masuk kedalam lift khusus pemilik perusahaan pun tangan mereka masih saling bertautan dengan mesra.
"Mas, lepaskan tangannya, kita sudah di dalam lift. " Chelsea berusaha melepaskan tangannya
"Maafkan atas ketidak nyamanan ini, honey. " ucap Kiano dengan tatapan bersalah
"Ck, santai aja mas, toh semua sudah berlalu. Hanya saja aku bener-bener gak bisa lagi menahan emosi saat Bella menghinaku untuk kesekian kalinya. " balas Chelsea dengan mata berembun.
Cup
"Mas janji, gak akan ada lagi yang berani berbuat seperti itu setelah hari ini. " Kiano mencium mata Chelsea, ia tak bisa melihat mata indah milik istrinya mengeluarkan tetesan kristalnya. Airmata Chelsea sangat berarti bagi Kiano dan tak ada yang boleh membuat Chelsea menangis.
🎶🎶🎶🎶
Selamat pagi jelang siang
Ayo dong dukungannya, jangan pelit-pelit menggoyangkan jempolnya
__ADS_1
hehehehe ,,,, love you all