RUSUK SANG BILLIONAIRE

RUSUK SANG BILLIONAIRE
PART 79


__ADS_3

Kiano yang memutuskan untuk menemani sang istri akhirnya hanya duduk bersantai bersama papa mertuanya di taman belakang rumah mewah tersebut.


"Nak Kiano tak lama lagi Sea akan segeranmelahirkan , bagaimana nasib perusahaan papa karena pastinya untuk beberapa waktu Sea tak mungkin mengabaikan bayi kalian. " ucap Pak Utomo serius


"Tenang aja pa, aku akan membantu mengurus perusahaan papa. " balas Kiano mantap.


"Tapi bagaimana dengan perusahaanmu sendiri ??"


"Jangan khawatir pa, asisten dan sekretarisku bisa di andalkan. Untuk sementara aku akan berada di perusahaan papa mengingat baru saja pergantian kepemimpinan yang biasanya akan rawan terjadinya kecurangan. " balas Kiano membuat pak Utomo tersenyum lega. Sesungguhnya hal itulah yang menjadi beban pikirannya.


"Terima kasih nak ,,," ucap pak Utomo bersyukur karena Tuhan mengirimkan menantu baik dan cerdas seperti Kiano Dewananda.


"Serius bener ,,, lagi ngomongin apa nih ,,," ucap Maria yang datang dengan membawa nampan yang berisi cemilan disusul oleh Chelsea.


"Gak ada ma, hanya sekilas membahas perusahaan ." balas pak Utomo apa adanya

__ADS_1


"Sayang, sebaiknya kamu istirahat di rumah aja, jangan terlalu capek apalagi anak pertama, papa sama mama khawatir akan cucu kami. " ucap pak Utomo dan disetujui oleh Maria.


"Chelsea mau aja pa, tapi gimana dengan perusahaan papa ??" blaas Chelsea lebih mengkhawatirkan perusahaan yang telah dirintis sang papa mulai dari nol.


"Cukup kamu umumkan saja jika untuk sementara segala keputusan diserahkan padaku. " ucap Kiano serius


"Tapi setelah itu mas jangan pernah lirik lirik wanita lain apalagi sampai menghianati aku. " balas Chelsea membuat papa dan mamanya geleng-geleng kepala.


"Honey, kamu kenal mas kan ??" Kiano memeluk lembut tubuh istrinya yang pasti karena ngidam sehingga sifat possesifnya menjadi-jadi.


"Siapatau, kan ulet keket sekarang sukanya pria seperti mas Kiano. " ucap Chelsea dengan fakta yang sering ia tonton di televisi


Pak Utomo dan Maria hanya bisa tersenyum melihat drama wanita hamil itu. Keputusan yang tepat saat Chelsea dan Kiano memilih pindah ke rumah mereka, Maria bisa membayangkan bagaimana pusingnya Queen menghadapi dua wanita hamil yang berbeda karakter dan tentu saja berbeda pula keinginannya.


"Kalian berdua selesaikan dengan baik urusan kalian, papa sama mama ke kamar menikmati indahnya pagi diatas tempat tidur. " ucap pak Utomo me****t lembut bibir Maria kemudian menariknya menjauh dari pasangan muda itu.

__ADS_1


Chelsea menatap aksi papanya dengan jengah yang tanpa malu-malu mengumbar kemesraan di depan mereka.


"Mas, aku juga pengen ke kamar. " Chelsea memeluk lengan Kiano sehingga sumber kehidupan calon bayi mereka menekan lengan kokoh tersebut membuat Kiano mengerang.


"Honey jangan menggodaku tadi kan sudah. " ucap Kiano berusaha menahan bertolak dibawah sana.


"Tadi kan pagi-pagi sekali mas, sekarang sudah jam 10, aku pengen lagi. " balas Chelsea mulai menyibukkan tangannya membuat kencing baju Kiano dan memasukkan tangannya.


Kiano segera menggendong tubuh Chelsea ala bridal style menuju kamarnya, Kiano benar-benar kewalahan dan ingin segera menerkam istrinya yang kini tengah menautkan bibir mereka. Sejak hamil libido Chelsea meningkat walaupun Kiano sangat menyukai hal itu namun terkadang juga sangat mengganggunya karena jika istrinya itu ingin meminta jatah harus segera dituntaskan walaupun ada rapat yang harus dihadiri Kiano, jadinya kadang mereka bermian kilat dan Kiano meminta pengulangan setelah rapatnya selesai. Untung ada ruangan yang ia siapkan setelah menikahi Chelsea.


Perlahan Kiano meletakkan tubuh Chelsea dan mulai melakukan aktifitas panasnya. Hingga puncak kenikmatan dan tubuh keduanya kelelahan.


🎶🎶🎶🎶


Selamat pagi semua

__ADS_1


jangan lupa jaga kesehatan


salam manis dari othor


__ADS_2