
Beberapa hari setelah pesta pernikahan Seno dan Kalista, rutinitas keluarga kembali seperti sedia kala. Rencana bulan madu Seno dan Kalista harus tertunda karena pekerjaan Seno yang tak busa dialihkan pada asistennya.
walaupun Kalista dan Seno hanya bisa berbulan madu dikamar saja namun kegiatan panas mereka tetap tak terlewatkan. Bulan madu sesungguhnya akan mereka lakukan setelah Chelsea menyelesaikan magangnya dan wisuda. Kedua pasangan itu merencanakan bulan madu spesial.
"Mas, aku berangkat sendiri aja, ya. Gak enak sama manajer baru, aku menghilang beberapa hari begitu masuk, eh telat pula. " ucap Chelsea yang melihat Kiano masih santai bahkan belum mandi.
"Tapi makan siangnya bareng ya, haru ini aku ke kampus. " balas Kiano tersenyum tanpa dosa.
Chelsea segera keluar kamar sambil bersungut-sungut karena pria itu ternyata harus ke kampus padahal ia sudah menunggunya sejak tadi.
"Lho, Sea ,,, Kiano mana ??" tanya Queen heran melihat menantunya keluar sendiri dari kamarnya.
"Mas Kiano belum mandi, mom ,,, katanya hari ini dia ke kampus. "
"Kalau gitu berangkatnya bareng daddy aja." tawar Queen dan diangguki oleh Arya.
"Gak usah mom, Sea berangkat sendiri aja. " tolak Chelsea sopan. Mana mau Chelsea berangkat bareng mertuanya walaupun seisi kantor sudah tahu statusnya namun ada rasa tak 3nak hati pada karyawan yang lain apalagi bisa dipastikan jika dirinya hari ini sangat terlambat.
Chelsea kemudian berpamitan pada semuanya setelah menuntaskan sarapannya. Kemudian Chelsea menghampiri mobil kesayangannya dan selanjutnya segera menuju jalan raya untuk bergabung dengan para pengguna jalan raya.
__ADS_1
Tiga puluh menit kemudian Chelsea tiba diparkiran perusahaan Jewellery Desain, ia segera keluar dari mobilnya dan setengah berlari memasuki lobby perusahaan, sapaan security yang sedang berjaga hanya dibalas dengan anggukan.
"Hosh ,,,hosh ,,hosh ,,, sory telat. " ucap Chelsea ngos-ngosan.
"Ck, dari mana aja, menghilang beberapa hari begitu masuk kantor malah telat. " omel Diana karena selama Chelsea tidak masuk kantor, ia yang mengerjakan pekerjaan sahabatnya itu.
"Jangan marah, sayang ,,, nilai magangnya gampang diatur. " bisik Chelsea kemudian menyerahkan paper bag pada sahabatnya dan yang lainnya, setelah itu ia berjalan kearah mejanya dan tenggelam dengan sisa pekerjaan yang belum diselesaikan oleh Diana.
Seketika ruangan divisi keuangan hiruk pikuk walaupun penghuninya tak lebih dari sepuluh orang. Semua mengomentari oleh-oleh Yang berikan Chelsea sehingga menarik perhatian manajer baru mereka.
"Ini bukan pasar, cepat kerja !!" hardik wanita muda itu.
"Kamu pegawai baru ??" tanyanya pada Chelsea.
"Bukan bu, saya hanya mahasiswa magang. " jawab Chelsea apa adanya
"Kenapa baru hari ini saya melihatmu ??" kembali suara dingin wanita itu bertanya pada Chelsea.
"Saya ada urusan keluarga bu, saudara saya menikah. " jawab Chelsea sopan
__ADS_1
"Perusahaan tak mau tahu tentang urusan keluargamu apalagi pernikahan saudaramu, kamu tetap melanggar dan magangmu harus ditinjau ulang. " seru manajer yang bernama Olivia.
"Maaf bu Olivia, tapi Chelsea adalah ,,,,," Sarah mencoba mengingatkan manajer baru itu
"Siapapun dia harus mematuhi aturan perusahaan jika masih ingin melanjutkan magangnya. " balas Olivia tajam.
"Maaf bu, saya minta maaf dan tidak akan melakukannya lagi. " ucap Chelsea tak ingin memperpanjang persoalan.
Arya tersenyum dan kagum melihat menantunya dari CCTV yang sengaja ia pasang secara tersembunyi di ruangan divisi keuangan. Arya tak ingin menantunya di bully lagi seperti beberapa waktu lalu makanya ia meminta Zidan agar memasang kamera CCTV.
"Pak Utomo benar-benar mendidik putrinya dengan sangat baik, beruntung aku mendapatkan menantu sepertimu, nak." gumam Arya bahagia.
πΆπΆπΆπΆ
Selamat sore readers, maaf upnya telat
terima kasih bersedia menunggu dengan sabar
love you sekebon cabe π€π€π€
__ADS_1