RUSUK SANG BILLIONAIRE

RUSUK SANG BILLIONAIRE
PART 76


__ADS_3

Malam semakin pekat dinginnya malam pun semakin terasa menusuk hingga ke tulang-tulang, sejak lima belas menit yang lalu kedua orang tua Chelsea berpamitan kini tinggal mereka para orang dewasa sedangkan ketiga krucil yang sedikit absurd sudah mengarungi mimpinya masing-masing.


Drama kembali terjadi saat mereka akan tidur, untungnya Kalista sangat menyayangi Chelsea sehingga tak mempermasalahkan keinginan wanita hamil itu walaupun Kiano sudah misu-misu.


"Sea tidurnya sama kak Seno, boleh kan ??" tanya Chelsea dengan puppy eyes miliknya.


"Dek, gimana ceritanya tidur sama kakak, mau dikemanakan istri kakak. " jawab Seno pelan dan lembut tak ingin jika adiknya tersinggung atau ngambek.


"Kakak ditengah, jadinya kan kak Seno tetap tidur sama Kalista, aku gak akan ganggu kalian." balas Chelsea ngotot.


Seno mengusap wajahnya frustasi dan yang lainnya tertawa mendengar ucapan Chelsea sedangkan Kiano mendengus kasar tak terima mendengar permintaan istrinya namun ia tak bisa berbuat apa-apa daripada istrinya menangis seperti sore tadi.


"Jadinya Seno seperti memiliki dua istri, lucu juga,,,," ucap Steven masih dengan sisa tawanya.


"Gak apa-apa mas, lebih baik permintaannya kayak gitu daripada kak Chelsea meminta belanja, bisa bangkrut kita." timpal Kalista memahami keinginan wanita hamil yang kadang tak masuk akal.


"Sabar dek, malam ini kamu meluk guling aja dan bersolo karier sabun dikamarmandimu masih banyak kan ??. " ucap Keanu menarik Shanaz masuk ke kamarnya.

__ADS_1


Steven pun menggandeng Kiandra masuk kedalam kamar, tinggal mereka berempat yang belum beranjak dari tempat duduk mereka. Seno bingung harus bagaimana menghadapi adiknya sementara Kiano terus-terusan menatap tajam sahabatnya.


"Gimana kalau kita tidur berempat dalam satu kamar, kami para pria tidur di kantai sedangkan kalian berdua tidur di kasur. " usul Seno bersemangat berharap wanita hamil itu menyetujuinya.


"Sea hanya ingin dekat kakak. Sea rindu saat-saat seperti dulu. " rengek Chelsea dengan mata berkaca-kaca.


"Ikuti aja kemauan adikmu, aku gak mau anakku ileran gara-gara kamu menolak tidur bersamanya. "ucap Kiano walaupun kesal namun ia harus mengalah demi calon bayinya.


"Ck, jangan pakai kata tidur bersama, kedengarannya seperti gigolo. " Seno pun akhirnya kesal dengan sahabatnya itu.


Tanpa berbicara lagi, Kiano segera berdiri kemudian berjalan masuk kedalam kamarnya. Kiano sama sekali tak melihat Chelsea, ia sangat kesal malam ini harus tidur sendiri tanpa memeluk istrinya.


Sementara di kamar Kalista dan Seno, wanita hamil itu gelisah membolak balikan badannya tak dapat memejamkan matanya sehingga Seno tak dapat memejamkan matanya. Malam ini Seno pun sangat tersiksa karena usahanya untuk segera membuat hamil istrinya harus terganggu.


"Dek, kamu kenapa ?? " tanya Seno melihat ganjaran kesabarannya sementara Kalista sejak tadi sudah berlayar dengan tenang ke pulau mimpi tanpa gangguan dari Seno.


"Aku mau tidur dipeluk sama mas Kiano tapi pengen tidur sama kak Seno juga. " jawab Chelsea berlinang airmata. Sungguh ia sendiri tak mengerti dengan keinginannya.

__ADS_1


"Kakak antar kamu ke kamarmu, yuk ,,, tapi kakak gak bisa tidur sama kamu kasihan Kalista tidur sendiri. Kita gak boleh egois sama pasangan kita. " ucap Seno menbelus lembut surai hitam adik kesayangannya.


"Tapi kak ,,,"


"Mari kakak antar, besok kakak akan bawa kamu shopping sepuasnya atau kakak kasih kamu black card gak usah dikembalikan buat kamu dan ponakanku." bujuk Seno menyodorkan kartu tanpa batas miliknya. Seno berharap Chelsea tergoda dan menerimanya.


"Tapi kalau isinya habis gimana ,,," ucap Chelsea memperhatikan kartu di tangannya


"Tenang aja Dek, isinya gak akan habis ,,, " senyum Seno melebar, ia yakin kali ini Chelsea akan tergoda mengingat adiknya itu sedikit matre.


"Ya sudah, aku kembali ke kamarku. " akhirnya Chelsea menerima kartu yang diberikan Seno lagipula ia tak bisa tidur tanpa pelukan suaminya.


Secepatnya Seno mengantar adiknya kembali ke kamarnya dan setengah berlari meninggalkannya setelah Chelsea masuk kedalam kamarnya, Seno takut jika adiknya itu tiba-tiba berubah pikiran maklum ibu hamil susah ditebak.


🎶🎶🎶🎶


Selamat malam readers ,,,

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya ya


__ADS_2