RUSUK SANG BILLIONAIRE

RUSUK SANG BILLIONAIRE
PART 44


__ADS_3

Perlahan mobil yang dikendarai Kiano memasuki pintu gerbang sebuah rumah besar dan mewah, seorang satpam yang bertugas dengan terburu-buru membuka pintu saat melihat mobil putra majikannya. Setelah mematikan mesin mobilnya, Kiano dan Chelsea pun keluar dari mobil.


"Selamat datang dan selamat bergabung dalam keluarga daddy Arya dan mommy Queen. " teriak Kalista menyambut keduanya.


Tak lama kemudian semua anggota keluarga keluar menyambut Chelsea dan Kiano. Kiandra menarik lembut tangan Chelsea untuk bergabung dengan yang lain, mereka duduk lesehan di ruang keluarga yang luas, sementara para ART sibuk menata berbagai jenis makanan di meja makan sedangkan cemilan telah tertata rapi di ruang tamu.


"Ada acara apa, kak ?" tanya Chelsea penasaran


"Hari ini seseorang akan melamar adik bungsu kita. " jawab Kiandra tersenyum lebar.


"Wahh ,,, bakalan ada pesta lagi nih. " seru Chelsea gembira.


Tak butuh waktu lama bagi Chelsea untuk menyesuaikan diri dengan saudara-saudara Kiano, apalagi dengan kehadiran ponakan-ponakannya yang lucu-lucu dan menggemskan sehingga bisa mencairkan suasana yang semula terasa canggung.


"Mama sudah reuni kan sama papa ??" tiba-tiba Amara bertanya pada Chelsea dengan suara lantang sehingga menarik perhatian para para pria dan wanita-wanita dalam keluarga Arya.


"Maksudnya apa, sayang ?? mama kok gak ngerti ??" Chelsea balik bertanya dengan wajah bingung.

__ADS_1


"Itu lho, seperti mommy sama daddy. "


Chelsea menggaruk kepalanya bingung dengan penjelasan Amara yang sama sekali tak dimengertinya sedangkan yang lainnya tampak tersenyum misterius.


"Kok bisa sih mommy sama daddynya Amara reunian, mereka kan setiap hari bertemu." Chelsea mengartikan kata reuni yang sebenarnya.


"Honey, gak usah di perjelas, itu hanya istilah bang Keanu sama Shanaz. " Kiano menengahi pembicaraan keduanya yang Kiano jamin tidak akan pernah menemukan titik terang.


"Ayo kalian pada siap-siap sebentar lagi keluarga Seno akan tiba. " Queen segera membubarkan anak-anaknya agar tak membuat Chelsea kebingungan di hari pertama mereka berkumpul.


"Tentu boleh, sayang. " Chelsea memeluk singkat Amara sebelum mengikuti langkah kaki Kiano menuju kamar mereka.


Saat Chelsea telah berada didalam kamar Kiano, ia tertegun melihat bagaimana bersihnya kamar pria itu, semua tertata rapi pada tempatnya. Pantas saja pria ini selalu tampak rapi ternyata memang orangnya bersih dan rapi.


"Oh ya mas, maksud ucapan Amara tadi apa, ya ,,, aku kok gak ngerti ?" Chelsea masih penasaran.


"Ck, gak usah dipikirkan, honey, itu hanya istilah bang Keanu agar gadis kecil itu tidak selalu bertanya dengan apa yang dilihatnya. " jawab Kiano bingung bagaimana cara menjelaskannya pada istrinya itu.

__ADS_1


Chelsea mengerucutkan bibirnya kesal mendengar kata-kata Kiano yang tak jelas menurutnya, ia kemudian berjalan kearah walk in closet untuk mencari baju yang cocok untuk acara siang nanti.


Mata Chelsea terbelalak sempurna saat ia membuka lemari yang dipenuhi dengan baju berbagai model, disebelahnya adalah baju tidur yang tak akan habis dipakai selama berbulan-bulan, ia kembali membuka lemari sebelahnya dimana terdapat berbagai merk tas dan sepatu sementara laci-laci transparan di depannya berisi berbagai perhiasan yang tampak berkilau dan jam tangan mahal yang tersusun rapi semua sesuai dengan seleranya.


'Bisa gak ya aku jual aja lalu berikan ke panti ?' batin Chelsea teringat panti asuhan yang sering ia kunjungi.


"Cepat ganti baju, sebelum mommy berteriak. " titah Kiano membuyarkan lamunan Chelsea


Tanpa banyak kata, Chelsea melakukan perintah Kiano. Ia tidak ingin memberikan kesan buruk pada hari pertama ia memasuki keluarga suaminya.


๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถ


Selamat pagi readers,


terima kasih masih setia menunggu upnya hingga saat ini


love you all๐Ÿค—๐Ÿค—

__ADS_1


__ADS_2