
Selesai dengan acara makan-makan dengan kedua sahabatnya, Chelsea melajukan mobilnya menuju rumah keluarga Arya.
Perlahan mobil Chelsea memasuki halaman rumah mewah keluarga Arya, seluruh penghuni rumah telah pulang terlihat mobil mereka terparkir dengan rapi. Chelsea melirik jam tangan yang melingkar manis pada pergelangan tangannya, ia meringis menyadari kesalahannya yang lupa waktu jika berkumpul dengan kedua sahabatnya.
"Assalamualaikum ,,," sapa Chelsea pada mommy mertuanya yang sedang duduk sendirian di ruang keluarga.
"Waalaikumsalam ,,, baru orang sayang ??" balas Queen lembut.
"Iya mom, tadi Sea menemani Diana ujian akhir dan setelah itu kami merayakan kelulusannya di kafe sampai lupa waktu. " ucap Chelsea apa adanya
"Ya sudah, mandi dulu gih sana, Kalista juga belum pulang. Entah kemana lagi tuh anak padahal Seno sejak tadi sudah pulang. " balas Queen.
Chelsea segera masuk ke dalam kamarnya setelah mendengar perintah mommy mertuanya, ia juga sudah merasa sangat gerah seharian berada diluar dan ingin segera mandi.
Saat masuk kedalam kamar, Chelsea melihat Kiano sedang tertidur pulas dan tidak berniat membangunkannya. Perlahan Chelsea masuk kedalam kamar mandi Setelah terlebih dahulu mengambil baju gantinya.
"Mas sudah bangun ?" tanya Chelsea basa basi
"Darimana aja seharian ??" Kiano balik bertanya dengan sedikit kesal karena tiba di rumah tak menemukan istrinya.
"Kan tadi aku sudah kirim pesan ke mas Kiano. " balas Chelsea tanpa rasa bersalah.
__ADS_1
"Jangan biasakan honey, aku pulang tapi kamu tak menyambutku. " ucap Kiano
"Sepertinya hal ini harus kita bahas sekarang deh, mas. Soalnya setelah aku wisuda dan mengambil alih perusahaan papa, sepertinya menyambut mas setiap pulang kantor tidak mungkin, mas. " balas Chelsea
"Harus banget ya, memimpin perusahaan itu berat lho, honey . Mas gak ingin kamu kelelahan dan kita semakin susah memiliki anak. " ucap Kiano
"Aku punya tanggung jawab pada perusahaan papa, mas, tolong jangan menekanku. Sejak awal kan mas sudah tahu jika hanya aku satu-satunya harapan papa. Kalau memang mas Kiano sangat ingin memiliki anak mungkin sebaiknya kita mengadopsi anak." balas Chelsea
"No honey, aku hanya ingin anak dari benihku sendiri." sanggah Kiano secepat kilat.
"Tapi sampai saat ini aku belum juga hamil mas. Mengadopsi anak hanya sebagaipancingan saja, mas." balas Chelsea tak mau kalah.
Kiano sangat mengenal Chelsea yang tak bisa menerima sebuah pendapat tanpa alasan yang masuk akal, dan inilah salah satu sifat Chelsea yang membuat Kiano jatuh cinta walaupun terkadang sedikit kewalahan karena istrinya itu banyak bertanya padahal ia sendiri sangat perhitungan dalam mengeluarkan kata-kata.
"Tapi tiga bukan terakhir ini kita setiap hari usaha kan, mas tapi kok belum ada tanda-tanda kehamilanku." ucap Chelsea menyadarkan Kiano akan sesuatu.
"Honey, apa tidak sebaiknya besok kita ke doktor ,,," Saran Kiano ingin memastikan dugaannya
"Gak usah mas, nanti malah membuat kita kecewa. " balas Chelsea tak mengerti.
"Honey tiga bulan ini setiap hari kita berusaha itu artinya selama tiga bulan terakhir ini kamu gak datang bulan, siapa tahu kecebong sudah mulai menghuni rahimmu. " ucap Kiano dengan wajah bahagia.
__ADS_1
deggg
Chelsea terkejut bagaimana bisa ia melupakan periode datang bulannya. Chelsea melupakan kapan terakhir ia datang bulan, ia hanya mengingat tiga bukan ini pria tampan itu sangat giat membajak sawah miliknya.
"Periksanya sama mas Steven aja, kan beliau juga seorang dokter. " balas Chelsea tak ingin membatalkan janjinya sama pak Utomo.
"BIG NO. Mas Steven seorang laki-laki dan mas gak mau pria lain menyentuhmu." ucap Kiano possesif.
"Tapi aku ada janji sama papa, mas. Besok aku disuruh ke kantor papa. " balas Chelsea.
"Setelah dari kantor papa, kita langsung ke dokter. Besok mas akan menemanimu menemui papa, sudah lama juga kan tak bertemu dengan beliau. " balas Kiano lembut.
🎶🎶🎶🎶
Selamat pagi semua ,,,
Selamat memulai hari yang baru ,,,
Jangan lupa vote gratisan ya ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤£ðŸ¤£ðŸ¤£
salam kangen dari dunia halu
__ADS_1