
"Sepertinya karma untuk kakakmu harus kamu tanggung. " ucap Steven saat Kiano mengunjunginya di perusahaan.
"Maksudnya ??!!" tanya Kiano gagal paham maksud ucapan Steven.
"Dulu saat kami baru menikah, Kiandra pun melakukan hal yang sama dengan Chelsea, meminum pil penundaan kehamilan. Dan sekarang giliran yang menanggungnya. " jelas Steven mengingat masa-masa diawali pernikahannya dengan Kiandra.
"Apa yang harus aku lakukan ??" tanya Kiano
"Jangan terlalu dipikirkan ganti dengan penyubur kandungan." jawab Steven santainya.
Meskipun Steven menggantikan papanya memimpin perusahaan namun ia tak meninggalkan dunia kedokteran sama sekali. Mengenai pil-pil penunda kehamilan, ia adalah pakarnya dimulai dari Queen kemudian Kiandra dan kini Chelsea. Steven hanya bisa menarik napas panjang memikirkan para wanita yang sukanya menunda padahal tak sedikit wanita yang berobat kesana kemari hanya demi memiliki anak.
"Berikan aku obat itu yang paling bagus." ucap Kiano serius
"Aku sudah menyiapkannya." Steven menyodorkan bungkusan plastik obat.
"Kamu gak minta bayaran kan ??" tanya Kiano menyelidik.
"Untuk kali ini aku melakukannya dengan ikhlas agar kamu merasakan menjadi seorang ayah. Oh ya, jangan lupa masukkan ke tematnya sesuai dengan warna kapsulnya dan buang kapsul aslinya.
Steven teringat dengan beberapa kasus para suami yang berkonsultasi dengannya diam-diam tanpa seengetahuan istri mereka makanya Steven mengganti vitamin Chelsea yang berbentuk kapsul dengan penyubur kandungan karena khawatir jika istri adik iparnya itu tak lagi mengkonsumsi pil penundaan kehamilannya berarti Chelsea tak akan menyentuh penyubur kandungan yang ia buat.
__ADS_1
"Kok ada dua macam ??" tanya Kiano menilik kedua bungkusan ditangannya.
"Untuk jaga-jaga, manatau Sea menyadari kesalahannya dan tidak mengkonsumsi lagi pilnya makanya aku menggantik vitaminnya yang berbentuk kapsul juga.
"Ok, aku akan pulang sekarang, mumpung Chelsea masih di kantor. " ucap Kiano bergegas meninggalkan Steven.
Steven tersenyum menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah pria datar dan minim ekspresi itu.
"Semoga Chelsea segera hamil". gumam Steven menatap punggung Kiano yang menghilang di balik pintu ruangannya.
Dalam perjalanan pulang ke rumah, Kiano melirik jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 11.02, sebentar lagi waktu istirahat. Ia menyetir sambil memikirkan alasan karena pasti dirinya akan terlambat kembali ke kantor padahal ia sudah berjanji pada istrinya untuk makan siang bersama.
"Lho, sayang ,,, kamu kenapa ?? tumben masih jam segini sudah pulang ?? kamu baik-baik aja kan ??" tanya Queen khawatir.
"Setelah rapat tadi aku merasa kurang sehat mom, makanya langsung pulang ke rumah. " jawab Kiano dengan lemah.
"Ok, kamu istirahat aja, mommy akan menelpon Sea agar ia tak khawatir. "
"Suruh pulang aja mom, aku sangat membutuhkannya. " balas Kiano sebelum masuk ke kamarnya.
"Ok. Kalau gitu mommy telpon daddy saja. " Queen kemudian mendial nomor suaminya sementara Kiano bergegas masuk ke dalam kamarnya dan melakukan perintah Steven. Setelah itu Kiano tersenyum dan langsung berbaring men7nggu Chelsea tanpa mengganti bajunya agar dramanya meyakinkan.
__ADS_1
Sedangkan Chelsea yang mendapat kabar jika Kiano saat ini sedang terbayang di rumah karena sakit langsung panik dan segera pulang di antar oleh supir papa mertuanya. Mobil yang ia tumpangi terasa sangat lamban.
Saat mobil memasuki halaman rumah mewah tersebut, Chelsea segera turun dan berlari ke kamarnya, dan menyapa singkat mommy mertuanya, ia sangat khawatir dengan keadaan suaminya. Queen yang melihat kekhawatiran Chelsea malah tersenyum bahagia bukan karena Queen senang anaknya sakit tapi ia sangat bahagia melihat menantunya sangat mencintai suaminya.
"Assalamualaikum mom. " sapa Chelsea sambil berlari menuju kamarnya.
Brakkk
"Mas, kamu sakit apa ?? kenapa tiba-tiba sakit ?? padahal tadi baik-baik aja. " Chelsea menyentuh dahi Kiano dengan punggung tangannya.
"Honey, kamu sudah pulang ??" ucap Kiano dengan suara pelan bahkan hampir tak terdengar.
"Kita ke rumah sakit, ya mas ,,," ucap Chelsea lembut.
"Gak usah honey, ada kamu aja sudah cukup buatku. Tolong gantian bajuku. " balas Kiano manja.
Tanpa banyak bicara, Chelsea melakukan permintaan Kiano. Sebuah senyuman tipis menghiasi sudut bibir Kiano tanpa Chelsea sadari karena terlalu khawatir.
🎶🎶🎶🎶
Selamat pagi semua
__ADS_1
Selamat berakhir pekan