RUSUK SANG BILLIONAIRE

RUSUK SANG BILLIONAIRE
PART 90


__ADS_3

Tepat tujuh hari kelahiran baby twins, acara aqiqahan baby twins diadakan. Suasana rumah mewah keluarga Sasongko terlihat ramai dipenuhi oleh anak-anak panti dimana selama ini Chelsea sebagai donatur utamanya berbaur dengan anggota keluarga yang lain serta anak pesantren yang khusus diundang oleh Pak Utomo.


Amara nampak antusias bertanya pada salah seorang santri yang baru saja melanjutkan ayat-ayat suci Al Qur'an, ia sering mendengar namun baru kali ini ia melihat secara langsung orang membacanya. Rasa pemasaran dan ingin tahunya mencuat apalagi yang membacanya juga mungkin hanya berbeda dua atau tiga tahun diatas umurnya.


"Kak, ajarin aku membaca buku ditangan kakak." pintar Amara menarik tangan anak laki-laki itu namun segera ditepis oleh yang empunya tangan.


"Maaf dek tapi sebelumnya kita harus mengenal huruf ya satu per satu." balas anak itu pelan tanpa melihat wajah Amara.


"Maka dari itu ajari aku. Aku orangnya cepat belajar. " Amara setengah memaksa. Melihat hal itu pak ustadz dan Keanu mendekati keduanya.


"Ada apa sayang ?? gak baik memaksa seperti itu." ucap Keanu menyamakan tingginya dengan Amara.


"Ini lho pi, kakak gak mau ngajarin Ara membaca Al Qur'an. " adu Amara dengan bibir mengerucut karena kesal.


"Benar begitu Fauzan ??" Pak Ustadz menatap Fauzan dengan lembut.


"Bukan seperti itu maksudku saya pak Ustadz. " balas Fauzan membela apa adanya.


"Ya sudah, gak usah dipermasalahkan, nak Fauzan bisa ajarin Amara mengaji ? gadis kecil ini cepat kok kalau belajar." bujuk Keanu


"Tentu om." balas Fauzan dengan cepat.


Keanu dan pak Ustadz tersenyum sambil menggiring keduanya ke sudut ruangan agar Amara dapat belajar dengan tenang. Sedangkan Dika yang selalu bersama Amara lebih memilih bermain dengan baby twins.

__ADS_1


Setelah rangkaian acara selesai, para tamu yang hanya dihadiri oleh anak panti dan para santri kemudian dipersilahkan bersantap siang, Chelsea dan Kiano sepakat aqiqah baby twins dilaksanakan dengan sederhana saja, mereka tak menginginkan kado ataupun yang lainnya bagi mereka doa untuk baby twins lebih dari segalanya.


"Wah bang, sepertinya Ara tertarik mengaji. " ucap Kiano menatap ponakannya


"Aku malah berdoa mereka berjodoh agar kecerdasan Ara di bidang IT terarah. " Kiandra ikut menimpali ucapan saudara kembarnya.


"Kalian ini kenapa sih, suka asal kalau ngomong." balas Keanu ikut menatap putri kecilnya.


"Hei,triple K ,,, ngapain kalian bertiga kumpul disitu, cepat bergabung dengan yang lain." terdengar suara meneriaki mereka, siapa lagi pelakunya kalau bukan mommy tercinta mereka.


"Astaga mommy ,,, kita punya nama. " keluh Keanu protes.


"Kalau memanggil kalian satu per satu, kelamaan lagian siapa suruh lahirnya kembar tiga. " balas Queen tak ingin mengalah.


plaaak


"Jangan asal menyalahkan daddy, mommy kalian yang kelewat subur." ucap Arya tak ingin disalahkan setelah memukul pelan kepala putri kesayangannya.


"Daddy ,,, jangan pukul kepala dong, bisa-bisa otakku bergeser. " balas Kiandra sewot mengusap kepalanya.


"Bukannya memang sudah bergeser sejak menikahi dokter mesum itu ya, kak. " celetuk Kiano datar kemudian melenggang menghampiri istri tercintanya yang sedang sibuk bersama dengan para pengurus panti dan Ustadz serta ustadzah pendamping para santri.


Kiandra dan Keanu pun membubarkan diri, mereka lalu bergabung dengan Chelsea dan Kiano, mereka benar-benar satu server. Keanu dan Kiandra tertarik dengan kehidupan adik ipar mereka yang sangat akrab dengan anak panti.

__ADS_1


"Oh ya bu, kenalkan mereka saudara suamiku. " Chelsea tersenyum memperkenalkan kakak-kakak iparnya pada pengurus panti.


"Keanu ,,,,"


"Kiandra ,,,," bergantian keduanya memperkenalkan diri dengan menjabat erat tangan para pengurus panti.


Mereka kemudian terlibat pembicaraan tentang kehidupan anak-anak panti asuhan setelah selesai menikmati makan siang. Begitu pula dengan para pendamping santri yang mereka undang hari ini. Steven dan Shanaz pun ikut bergabung melihat pasang mereka berbicara dengan serius.


"Biar kami yang melengkapi fasilitas panti asuhan ibu begitu pula dengan pesantren." ucap Keanu dan Kiandra tulus.


"Bener bu, apapun kebutuhan panti dan pesantren, hubungi saja kami. " timpal Steven dan langsung diangguki oleh mereka bersaudara.


Pasangan Queen dan Arya serta pak Utomo dan Maria tersenyum dan bersyukur mendengar penuturan generasi mereka. Ternyata yang mereka ajarkan selama ini tersimpan dengan baik dalam memori anak-anak mereka. Peduli sesama dan berbagi dengan ikhlas tak akan membuatmu miskin.


🎶🎶🎶🎶


Selamat pagi readers ,,,,


Jangan bosan dengan sapaan othor, ya ,,,


Berhubung cerita ini akan segera tamat, othor sedikit telat upnya karena menyiapkan cerita baru untuk kalian.


Salam hangat dari othor

__ADS_1


__ADS_2