RUSUK SANG BILLIONAIRE

RUSUK SANG BILLIONAIRE
PART 52


__ADS_3

"Honey, siang nanti temani mas meeting diluar, ya ???" ucap Kiano sebelum mereka turun dari mobil.


"Mas ingatkan aja, soalnya pekerjaanku banyak hari ini. "


Keduanya kemudian turun dari mobil dan berpisah di lobby, Chelsea mengisi daftar hadir terlebih dahulu sedangkan Kiano langsung menuju lift khusus pemilik perusahaan. Sejak Chelsea magang, ia memindahkan semua kegiatannya di perusahaan Jewellery Desain dan hanya akan mengunjungi perusahaannya sendiri saat akan meeting.


Kiano merasa kini saatnya Chelsea harus mengetahui semua perusahaan yang ia miliki dan memperkenalkan pada semua karyawannya.


Tiba diruangannya, Kiano segera membuka jasnya dan menggulung lengan bajunya sebatas siku kemudian mulai memeriksa tumpukan map diatas mejanya.


tok tok tok


"Masuk. "


"Maaf pak, bagaimana meeting dengan PT. Hutama Putra ??" tanya Silfia sedikit berteriak karena jarak yang di tentukan oleh Kiano agar penyakitnya tidak kumat.


"Siapkan semuanya dan ingatkan istriku karena dia akan ikut bersama kita. " balas Kiano dengan suara yang juga sedikit besar agar sekretarisnya itu mendengar perintahnya.


Arya dan Queen sengaja mempekerjakan wanita sebagai sekretaris Kiano agar bisa menghilangkan penyakit putranya itu namun tampaknya semu sia-sia saja karena penyakit Kiano akan kambuh saat berinteraksi dengan wanita dalam jarak dekat jika wanita tersebut normal dan tidak ada rasa padanya sedangkan jika wanita tersebut berniat menggodanya maka hanya melihatnya saja maka penyakitnya akan menyiksanya.

__ADS_1


Kiano kembali melanjutkan pekerjaannya setelah Silfia menutup pintu ruangannya. Ia ingin menyelesaikan pekerjaannya secepat mungkin dan bertemu dengan rekan bisnisnya itu. Sejuta rencana telah ia siapkan untuk istrinya, kali ini Kiano ingin melihat reaksi Chelsea saat bertemu dengan rekan bisnisnya itu.


'Apakah Randy Priambudi rekan bisnisku adalah pria kecil itu, honey ??' batin Kiano sedikit cemas.


Walaupun semalam ia telah memiliki Chelsea seutuhnya namun Kiano masih khawatir tentang hati istrinya itu, Kiano tidak ingin jika hanya memiliki tubuh Chelsea namun hati wanita itu masih milik pria masa kecilnya.


Maksud hati Kiano ingin menyelesaikan pekerjaannya namun pikirannya tentang pemilik hati Chelsea mengganggu konsentrasinya. Hingga jam menunjukkan pukul 10.30 namun pekerjaannya masih menumpuk. Kiano perlahan mendesah frustasi untuk mengurangi sedikit beban di hatinya.


"Mas, kenapa malah menghayal. Silfia menelponku dan menyuruhku ke sini. " Chelsea yang tiba-tiba masuk sukses mengagetkan Kiano sehingga tidak mendengarkan dengan baik kata-kata Chelsea.


"Apa ?? Silfia menyuruhmu ?? beraninya dia menyuruhmu. " kesal Kiano seraya berdiri.


"Mas kenapa sih ?? Silfia menyuruhku menemuimu mas, katanya mas ingin ditemani meeting. " jelas Chelsea menahan kesal pada pria datarnya itu.


"Ya sudah, kita berangkat sekarang. " Kiano menggandeng mesra tangan Chelsea keluar ruangannya.


"Oh ya, Silfia ,,, kamu bareng Ardi, kita ketemu di perusahaan. " titah Kiano berhenti sejenak di depan meja sekretarisnya.


"Baik pak." balas Silfia sopan.

__ADS_1


Diantara sekian banyak karyawan pada perusahaan Jewellery Desain mungkin hanya Silfia yang tidak memiliki ketertarikan pada Kiano sehingga Kiano pun merasa nyaman walaupun harus berbicara dalam jarak yang cukup jauh, berbeda jika sedang bersama Chelsea meskipun berbicara dengan wanita lain pada jarak yang sangat dekat penyakitnya tidak akan mengganggunya, ia seperti pria pada umumnya.


Tiba di parkiran, Kiano segera membukakan pintu untuk Chelsea kemudian mengitari mobilnya dan selanjutnya ia pun duduk di kursi pengemudi, perlahan Kiano menjalankan mobilnya menuju perusahaannya.


Empat puluh lima menit mereka habiskan dalam perjalanan hingga akhirnya mobil yang mereka tumpangi tiba di depan lobby perusahaan PT. Antartika, nampak seorang security menghampiri mobil mereka dan membukakan pintu untuk Kiano. Chelsea mengernyitkan dahinya bingung melihat security tersebut bersikap hormat pada suaminya.


Selanjutnya Kiano kembali menggandeng mesra tangan Chelsea memasuki perusahaannya. Semua mata karyawan menatapnya takjub, sebuah pemandangan yang sangat langka dimana sang bos menyentuh bahkan menggandeng seorang wanita. Walaupun sudah terdengar kabar jika sang bos sudah menikah namun mereka tak pernah menyangka akan seperti ini. Ternyata bos mereka memiliki sisi romantis.


"Perkenalkan istri saya namanya Chelsea. " ucap Kiano terdengar datar namun bibirnya tersenyum membuat para karyawan yang kebetulan berkumpul ternganga tak percaya.


"Wah ternyata bos kita bisa tersenyum juga ,,," bisik seorang karyawan wanita


"Seandainya bisa setiap hari melihat senyuman itu, alangkah bahagianya hidup. " balas karyawan yang lain.


Kiano tak memperdulikan suara-suara karyawannya sementara Chelsea hanya membalasnya dengan senyuman manis nan ramah. Dalam hati Chelsea meringis mendengar bisika-bisikan tentang suaminya karena ia pun pernah mengalami hal serupa.


Setelah merasa cukup perkenalan singkat istri antara dan karyawannya, Kiano segera menuju lift yang akan membawa mereka ke ruangan dimana meeting dengan perusahaan PT. Hutama Putra yang akan membahas beberapa hal dan yang paling penting bagi Kiano adalah reaksi istrinya saat itu.


🎶🎶🎶🎶

__ADS_1


selamat pagi dunia halu ,,,,


semoga readers setia dan baik hati masih tetap menunggu up pagi ini.


__ADS_2