RUSUK SANG BILLIONAIRE

RUSUK SANG BILLIONAIRE
PART 47


__ADS_3

Acara lamaran Seno terhadap Kalista telah berlalu beberapa jam yang lalu, S3no dan keluarganya pun sudah pulang. Karena kelelahan semua pasangan sedang beristirahat di dalam kamarnya sedangkan anak-anak Kiandra dan Keanu sedang bersama pengasuh mereka.


"Tadi kamu dan Seno bahas apa ??" Kiano mulai menginterogasi Chelsea


" Mas gak capek ??"


"Jawab pertanyaan, honey ,,, jangan membuatku penasaran. " tegas Kiano


"Hanya membahas hal yang tidak penting yang tidak ada hubungannya dengan mas. " Chelsea tak ingin lagi membahas Randy karena baginya itu hanya masa lalu dan tidak etis jika harus membahasnya dengan Kiano.


"Baiklah, nanti mas tanyakan pada Seno. " kesal Kiano kemudian membaringkan tubuhnya yang baru saja selesai berpakaian setelah mandi.


"Kenapa mas ngotot sekali sih." Chelsea pun kesal dengan sikap Kiano yang seolah mencurigainya.


"Aku bukannya ngotot, honey tapi mas hanya merasa ada yang kalian sembunyikan. " bantah Kiano datar.


"Baiklah aku akan ceritakan semuanya tapi mas harus berjanji agar proposalku di acc." ucap Chelsea sambil berjalan kearah paper bag yang ia bawa dari rumahnya. Kesempatan emas tak akan datang dua kali dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

__ADS_1


Tanpa pikir panjang Kiano segera menandatangani kertas yang disodorkaan oleh Chelsea, daripada istrinya itu merahasiakan sesuatu darinya. Sungguh Kiano tak ingin jika dalam perjalanan rumah tangganya ada rahasia yang tersembunyi.


Chelsea tersenyum manis saat melihat tangan Kiano membutuhkan tanda tangannya, bagaikan mendapatkan saham πŸ’― % dari sang papa melihat proposalnya. Matanya berbinar sama seperti saat Seno memberikan black Cardnya untuk digunakan selama sebulan karena kalah taruhan.


"Terima kasih, mas." ucap Chelsea spontan memeluk Kiano.


"Ayo ceritakan dengan lengkap. " Kiano menagih Chelsea walaupun sesaat ia terbuai dengan pelukan pertama yang diberikan oleh Chelsea atas inisiatif sendiri namun rasa penasarannya lebih besar.


Chelsea kemudian menceritakan semuanya tentang Randy, Wajah Kiano memerah menahan amarah karena ternyata Chelsea memberikan batas empat puluh hari itu karena ingin mencari keberadaan pria masa kecilnya.


"Gak usah dibahas lagi mas, ayo lupakan semuanya kita fokus untuk masa depan kita." jawab Chelsea tak ingin lagi mengingat Randy.


"Tapi mas harus tahu pria yang telah istriku perjuangkan bahkan disaat telah terikat pernikahan denganku." tegas Kiano tak ingin di bantah.


"Kenapa mas gak ngerti dengan keinginan aku sih. " suara Chelsea mulai serak karena terlalu kesal pada Kiano. Disaat ia ingin menggapai masa depannya bersama Kiano justru Kiano seolah ingin kembali ke masa lalunya.


"Apakah pria itu sangat berarti sehingga nama lengkapnya saja kamu merahasiakannya dariku ??" ada nada kecewa dalam nada suara Kiano membuat Chelsea semakin kesal.

__ADS_1


"Randy Priambudi, dia pria kecil yang sangat tampan dan baik hati kala itu. " ucap Chelsea emosi.


Kiano terhenyak tak berkutik mendengar nama itu yang merupakan salah satu rekan bisnisnya namun bukan itu yang membuatnya tak berkutik akan tetapi pengakuan Chelsea mengenai pria itu.


Kaino menutup matanya pura-pura tertidur setelah mendengar nama Randy, batinnya berperang dengan sengitnya. Ia tak menyangka jika Randy Priambudi adalah pria yang bertahta dalam hati istrinya selama ini. Walaupun Kiano tahu bagaimana besarnya cinta Randy pada istrinya yang terlihat saat beberapa kali mereka bertemu namun tidak menutup kemungkinan jika bertemu dengan Chelsea perasaan mereka akan seperti dulu walaupun hanya janji sepasang anak kecil.


Chelsea mencium dengan lembut dahi Kiano karena mengira pria itu sudah berlayar ke pulau mimpi.


"Jangan pikir yang aneh-aneh mas, kita akan bersama hingga maut memisahkan. Percayalah aku akan setia jika kamu pun setia." gumam Chelsea pelan namun memenuhi ruang dengar Kiano yang belum tertidur.


Chelsea kemudian berbaring menghadap Kiano sementara Kiano berpura-pura membalikkan badannya dan memeluk Chelsea.


🎢🎢🎢🎢


dua bab cukup ya ,,,


terima kasih dukungannya

__ADS_1


__ADS_2