RUSUK SANG BILLIONAIRE

RUSUK SANG BILLIONAIRE
PART 49


__ADS_3

Selesai makan malam mereka kembali berkumpul di ruang keluarga dan saling bercerita yang terkadang Chelsea tak mengerti. Hingga topik mereka kembali pada anak yang membuat wajah Chelsea berubah-ubah, hal yang menurutnya tabu namun bagi keluarga barunya justru menganggapnya biasa saja.


"Jadi sudah berapa kali kalian melakukannya ??" tanya Zidan spontan dan langsung dicubit oleh Rima


"Kenapa kami harus menjawabnya ? itu kan rahasia kami berdua." elak Kiano datar


"Ya haruslah, jika kalian melakukannya berkali-kali namun tak ada hasil maka mas Steven akan memberimu jalan keluarnya. " timpal Keanu


"Ck, gak perlu. Aku subur kok, tenang aja. Kami memang sengaja menundanya tapi kalau memang kalian mengharapkan kehadiran bayi lagi maka bang Keanu dan Shanaz yang akan melakukannya sambil menunggu Sea menyelesaikan kuliahnya. " kilah Kiano seraya mengecup lembut punggung tangan istrinya.


Mendengar ucapan Kiano yang berusaha melindunginya menjadikan hati Chelsea menghangat, ia merasa sangat bersalah pada suaminya yang hingga saat ini belum pernah memberikan haknya. Tapi bukankah mas Kiano gak pernah menuntutnya ? pikir Chelsea membenarkan dirinya.


"Tapi kalian sudah MP kan ??" tanya Steven meragukan keduanya.


"Itu rahasia rumah tangga kami mas. Gak etis kalau dibicarakan. " lagi-lagi Kiano berkilah membuat Chelsea semakin merasa bersalah.


Steven hanya mengerutkan dahinya menatap Kiano dan Chelsea bergantian, ada yang mengganjal dalam benaknya namun ia tak berani mengungkapkan di depan anggota keluarga yang lain. Steven memikirkan kelangsungan perusahaannya jika menyinggung perasaan Kiano.


"Oh ya, boleh kita bicara berdua saja ?? ada hal yang harus aku diskusikan, perusahaanku sedang ada masalah." ucap Steven tiba-tiba memukul jidatnya untuk mengelabui yng lain.

__ADS_1


"Boleh ,,," Kiano berdiri mengikuti kemana arah langkah Steven.


Tiba di taman belakang yang jauh dari mereka, Steven mulai menginterogasi Kiano pelan agar tidak membuat kembaran istrinya itu tersinggung.


"Kamu belum pernah melakukannya kan ??" tanya Steven langsung pada intinya.


"Pernikahan kami tiba-tiba mas, dan kami masih perlu menyesuaikan diri. " Kiano masih menutupi hak yang sebenarnya.


"Kamu harus terus terang jika kebutuhan biologismu harus dituntaskan. Atau jangan-jangan kamu lebih suka bermain solo, ya ??!!" tuduh Steven tanpa ampun.


"Mas Steven tidak ingin bangkrut tiba-tiba kan ??"


"Mas hanya ingin membantumu. Kasihan kan kakakmu jika mas bangkrut. "


"Siapa bilang ?? kak Kiandra punya asset yang tak ada hubungannya dengan mas Steven dan ia bisa menghidupi dirinya dan anaknya. "


"Ck, kamu ini. Gak usah bahas perusahaan, kita bahas istrimu saja. "


"Chelsea gak ada masalah mas, beneran deh. Kami hanya butuh penyesuaian aja makanya aku juga gak mempermasalahkannya. " balas Kiano meyakinkan kakak iparnya itu.

__ADS_1


"Tapi meskipun begitu kamu juga harus punya inisiatif sendiri, jangan hanya diam menunggu Chelsea siap melakukannya. Kamu ingat kan ? kakakmu seperti apa pada awal pernikahan kami ??" Steven tak ingin Kiano mengalami hal yang sama dengan dirinya dulu. Amat sangat menyiksa.


"Jangan khawatir mas, semua akan baik-baik saja dan secepatnya akan memberimu ponakan. Jadikan hal ini rahasia kita berdua karena jika ada yang tahu selainnya berdua maka jangan salahkan jika perusahaan mas Steven bangkrut dan hilang dari dunia bisnis selamanya. " ucap Kiano tersenyum lebar namun sarat akan ancaman.


Kiano sangat mengenal Steven yang tak ingin kehilangan perusahaannya yang merupakan hasil kerja keras papa Riko. Steven anak yang berbakti dan sangat menyayangi kedua orang tuanya sehingga tak ingin mengecewakan mereka apalagi jika perusahaannya mendadak pailit. Secerdas-cerdasnya Steven namun Kiano lebih unggul soal menghilangkan perusahaan orang lain.


Merasa cukup dengan pembicaraan mereka, keduanya kemudian kembali bergabung dengan yang lainnya.


Malam semakin larut, udara dingin pun semakin menusuk tulang. Keanu dan Shanaz sejak tadi sudah masuk kedalam kamarnya. Steven dan Kiandra pun kini sudah berdiri dan bergandengan tangan dengan mesra, Arya dan Queen pun melakukan hal yang sama.


"Kak, kita tidur bareng ya. " rengek Kalista pada Chelsea.


"Gak boleh !! selama ini kamu juga tidur sendiri." balas Kiano tak tegas.


🎶🎶🎶🎶


selamat pagi semua ,,dua part cukup ya


terima kasih dukungannya

__ADS_1


__ADS_2