
Hari bersejarah bagi pasangan Kalista dan Seno pun akhirnya digelar. Akad nikah yang yang sangat ditunggu-tunggu oleh kedua keluarga. Kalista tersenyum bahagia menatap wajahnya di cermin matanya nampak berbinar, berbanding terbalik dengan keadaan Chelsea pada hari akad nikahnya.
"Bahagia banget, dek. " ucap Chelsea yang bertugas menemani adik iparnya di kamar pengantin.
"Pastinya kak, karena aku akan sedikit berguna untuk keluarga. " balas Kalista dengan senyumnya yang lebar.
"Sedikit berguna ??!! maksudnya apa dek ??" Chelsea penasaran dengan ucapan Kalista.
"Kata mas Kiano gitu." balas Kalista polos.
Terdengar suara ramai di luar kamar setelah itu hening dan selanjutnya terdengar dengan lantang Kiano mengucapkan ijab qabul atas nama Kalista dengan satu napas. Para saksi meneriakkan kata SAH saat pak penghulu bertanya.
Chelsea kemudian memeluk adik iparnya dengan bahagia. Pelukan mereka harus terhenti karena Queen dan Lolita bunda Seno masuk kedalam kamar pengantin.
"Wah, menantu bunda cantik sekali ,,, dijamin putra bunda tak akan bisa melirik wanita lain." seru bunda Lolita memeluk Kalista dengan wajah bahagia.
"Aku di cuekin deh ,,," celetuk Chelsea pura-pura sedih
"Jangan gitu kak, kita tetap saudara yang kompak." balas Kalista tersenyum.
__ADS_1
"Asal kemana-mana harus pamit yang jelas, jangan kayak kemarin pamit tapi gak jelas. " timpal Queen
"Kita keluar sekarang, yuk ,,, kasihan Seno pasti tak sabar ingin cepat melihat istrinya. " ucap Lolita setelah memasangkan gelang pada pergelangan tangan menantunya.
Saat Queen dan Lolita keluar dari kamar dengan mengapit sang mempelai wanita, semua mata tertuju pada mereka. Mempelai wanita tampak cantik dan anggun dengan kebaya berwarna putih tulang berhiaskan swaroski membalut tubuhnya dengan sempurna.
"Biasa saja menatapnya, gadis itu sudah sah menjadi istrimu ,,, " bisik pak Utomo yang turut mendampingi ponakannya. Sedangkan Ugraha papa Seno hanya tersenyum mendengarnya.
Pak Uganda adalah pria yang pekerja keras dan sedikit pendiam. Beliau sangat irit bicara apalagi jika itu dianggapnya tak perlu untuk ditimpali. Sangat berbeda dengan putra tunggalnya yang banyak bicara.
Kalista kimia berdiri di samping Seno yang sejak tadi menunggunya. Sesuai dengan tradisi, Seno kemudian memasangkan cincin di jari manis Kalista begitu pula sebaliknya dengan Kalista melakukan hal yang sama, setelah itu Seno dengan tak sabarnya langsung mencium dahi wanita yang telah membuat dunianya jungkir balik sejak pertemuan pertama mereka.
"Jangan lama-lama, ada waktunya untuk itu. " bisik Kiano dan langsung dicubit oleh Chelsea.
Setelah rangkaian acara ijab qabul selesai dan pak penghulu pamit karena masih akan menikahkan beberapa pasangan yang menunggunya, kemudian S2no dan Kalista berdiri dipelaminan setelah terlebih dahulu sungkem dan mohon doa restu kepada para orang tua agar kehidupan rumah tangga mereka kelak bahagia dan berkah seperti halnya orang-orang tua mereka.
Triple K pun berkumpul bersama pasangan mereka dan Zidan sedangkan anak-anak bermain dengan diawasi oleh pengasuhnya.
"Aku jadi ingat saat menikah dulu. " celetuk Keanu menatap pasangan baru yang tersenyum bahagia menerima ucapan selamat.
__ADS_1
"Mungkin aku yang terlihat aneh saat menikah dulu." balas Steven mengingat pernikahannya dimana Kiandra saat itu belum mencintainya
"Akupun sama bahkan sampai beberapa minggu masih perjaka. " timpal Kiano tersenyum kecut.
"Makanya jangan asal menikah, buat jatuh cinta dulu wanita yang akan kalian nikahi jangan asal serobot aja." Zidan ikut menimpali tersenyum penuh kemenangan.
"Jangan lagi bahas yang sudah lewat, saatnya sekarang kita kompak dan saling membantu. " Kiandra menghentikan nostalgia mereka.
"Asal jangan menyangkut perusahaan, aku sudah terlalu repot. Minta saran boleh. " tegas Kiano yang mengerti arah pembicaraan kembarannya.
"Om setuju, saatnya kami para orang tua istirahat menikmati masa pensiun. " balas Zidan karena dirinya pun sudah mulai kelelahan dari muda hingga sekarang selalu mengurus perusahaan induk bersama Arya.
"Berati aku pun sudah harus pensiun karena umur kita tak jauh berbeda walaupun pada kenyataannya kamu lebih tua dariku. " ucap Steven santai.
"Maka bersiaplah karena pasti kak Kiandra akan berpaling pada pria yang produktif dan banyak duit. " celetuk Kiano sekenanya.
Shanaz dan Chelsea hanya diam menyimak pembicaraan mereka, Chelsea tak tahu harus memulai darimana bicara dengan Shanaz yang pendiam berbeda jika bersama Kalista, ada-ada saja topik pembicaraan mereka.
πΆπΆπΆπΆ
__ADS_1
Selamat pagi, maaf sedikit telat
Jangan lupa dukungannya seperti biasa, ya π€π€