
Beberapa hari tak bertemu dengan keluarga karena kesibukan masing-masing, kini mereka kembali bertemu di rumah sang daddy karena Kalista dan baby boy telah diizinkan pulang pasca melahirkan. Rumah yang beberapa hari belakangan ini sunyi kini kembali ke suasana semula, ricuh dan ramai. Jam pulang kantor mereka kompak ke rumah mommy dan daddynya
"Mas, kapan kembali kumpul bersama kami ??" tanya Kalista setelah duduk bergabung dengan kakak-kakaknya.
"Nantikah dek, setelah si kembar sudah agak besar, kasihan nenek dan kakeknya kesepian. " jawab Kiano apa adanya tanpa bermaksud menyinggung perasaan adik bungsunya.
"Tapi suasana rumah beda sejak Mas tinggal di om Utomo. "ucap Kalista sendu
"Mas akan sering-sering mampir dek, kita tinggal di satu kota kan ?? gak ada yang perlu disusahkan. " balas Kiano mengusap lembut kepala adiknya.
"Tapi aku dan kak Sea gak bisa sering-sering bertemu padahal kan aku kangen jalan-jalan dan belanja bareng. " ucapan Kalista sukses membuat Kiandra menatap horor wanita yang baru beberapa hari menyandang status ibu.
"Astaga dek, kamu baru beberapa hari brojol kini sudah memikirkan jalan dan belanja. Chelsea wanita bertanggung jawab dengan pekerjaan dan statusnya gak mungkin mengikuti keinginan gilamu itu. " timpal Kiandra menasehati adiknya sedikit keras.
"Pelan-pelan, Kia ,,," tegur Queen lembut
"Mom, inilah saatnya Kalista harus menyadari statusnya, dia harus bersikap dewasa, jangan dimanja seperti dulu, kasihan Seno. Walaupun terlihat diam dan menerima Kalista apa adanya namun kita tidak tahu isi hatinya, Seno tumbuh bersama Chelsea yang sempurna untuk ukuran manusia tentu saja Seno menginginkan istri sedikitnya mirip dengan adiknya. Shanaz saja yang seumuran dengannya bahkan menikah diusia dini bisa bersikap dewasa. " balas Kiandra panjang lebar tanpa bermaksud membandingkan keduanya.
__ADS_1
Mendengar ucapan Kiandra yang memang sesuai fakta membuat semua terdiam. Sejak dulu Kiandra ingin menegur adik bungsunya namun belum menemukan momen yang tepat, siapa sangka saat yang di tunggu-tunggu oleh Kiandra akhirnya tiba.
"Gak apa-apa kak, suatu saat Kalista pasti akan berubah lebih dewasa. " ucap Seno memeluk erat Kalista yang terdiam.
"Bener Seno, istrimu harus memahami perannya mulai saat ini. " balas Kiano menyetujui ucapan Kiandra.
"Abang hanya berharap agar Kalista semakin dewasa kedepannya dan sedikit meniru cara hidup Chelsea. " timpal Keanu yang memang mengagumi gaya hidup adik iparnya itu.
"Gak perlu bang, biarkan Kalista menjadi dewasa dengan caranya sendiri tanpa harus meniru Chelsea karena sejak kecil Chelsea memang sudah mandiri dan dibiasakan untuk selalu bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. " ucap Seno tak ingin membebani otak Kalista yang sedikit lalod. Seno tak ingin istrinya itu salah paham.
"Mulai sekarang, daddy punya aturan baru." ucap Arya yang sejak tadi hanya menyimak pembicaraan anak-anaknya.
"Jangan ngadi-ngadi, dad. Aturan apa lagi. " balas Kiano kembali mode datarnya.
"Ck, kamu ini selalu berprasangka buruk sama daddy." Arya mencebikkan bibirnya menahan kesal pada salah satu anak kembarnya. Sejak kecil Kiano memang selalu datar padanya.
"Jangan mengulur-ngulur waktu, dad ,,, cepat katakan. "ucap Keanu tak sabar ikut menimpali.
__ADS_1
"Daddy ingin setiap jumat sore sampai minggu sore kalian berkumpul di rumah ini, makanya kosongkan jadwal kalian diakhir minggu. Tak ada liburan sendiri-sendiri. " ujar Arya tak ingin dibantah.
"Kirain pembagian warisan. " celetuk Kalista tiba-tiba.
Semua mata menatap horor pada wanita yang baru saja dinasehati habis-habisan hingga mulut Kiandra berbusa-busa. Ingin rasanya Kiandra mendaur ulang adik bungsunya itu agar terlahir dengan otak bisa sedikit berfungsi.
Arya kehabisan kata-kata, ia hanya menggaruk pipinya yang tidak gatal. Perasaannya campur aduk rasanya ia ingin berteriak sambil menangis menggaruk-garuk lantai karena kesal dengan putri bungsunya yang entah bagaimana mendeskripsikannya dengan kata-kata. Apa yang salah saat putrinya itu berada dalam kandungan mommynya ??
πΆπΆπΆπΆ
Selamat pagi readers
Terima kasih atas dukungannya
Tolong jangan jadi pembaca gelap agar ide ngehalunya othor semakin banyak
Love you all π€π€π€
__ADS_1