
Chelsea dan yang lainnya tenggelam dengan pekerjaan mereka masing-masing, laporan bulanan harus segera selesai. Hingga waktu menunjukkan jam istirahat, mengingat sebelum berangkat ke kantor Kiano mengajaknya makan siang bersama, Chelsea segera membereskan pekerjaannya dan akan melanjutkannya saat selesai istirahat. Diana sudah lebih dulu ngacir ke kantin karena tahu jika sahabatnya itu pasti akan makan siang dengan suaminya.
"Mau kemana ??" tanya Olivia datar saat melihat Chelsea akan keluar ruangan.
"Eh bu Olivia, aku mau makan siang bu." jawab Chelsea mencoba mengarahkan diri.
"Memangnya saya menyuruh kamu istirahat ?? selesaikan dulu semua pekerjaanmu. Masuk semau-maunya bekerja pun tidak bener. Memangnya ini kantor milikmu ??" Olivia mengomeli Chelsea tanpa perasaan, hal itu disaksikan oleh Arya, Keanu, Kiano dan Zidan karena saat ini mereka sedang berkumpul di ruangan Arya untuk makan siang bersama.
"Bu, aku juga manusia butuh makan apalagi pekerjaanku sebanyak ini. Pihak perusahaan pun pasti tak ingin jika salah satu karyawannya tidak bisa bekerja maksimal karena kelaparan." balas Chelsea sopan, bagaimanapun Olivia adalah atasan pilihan perusahaan pastinya bukan orang sembarangan dan ia tak ingin peristiwa Bella kembali terulang.
"Selesaikan dulu pekerjanmu kalau ingin makan siang." sarkas Olivia.
drrrrttttt drrrrttttt
"Maaf bu, aku jawab telepon dulu." ucap Chelsea tersenyum.
"Honey cepetan naik ke ruangan daddy, gak usah ladeni wanita itu. "' terdengar suara Kiano sangat kesal.
"Aku coba ya, mas. Soalnya bu Olivia tidak mengizinkan karena pekerjaanku masih banyak." balas Chelsea apa adanya. Kemudian mematikan panggilan Kiano secara sepihak.
"Maaf bu, suamiku menunggu." ucap Chelsea berdiri dari tempat duduknya.
__ADS_1
"Jika kamu berani keluar maka jangan salahkan aku kalau kamu tidak lulus. " Olivia mengancam Chelsea, ia tidak suka jika ada karyawan yang membangkang.
"Coba saja jika bu Olivia ingin kehilangan pekerjaan, jika aku mau hanya dengan satu kali menelpon maka bu Olivia akan jadi pengangguran. " balas Chelsea mengancam balik Olivia.
Setelah itu Chelsea melenggang dengan santai meninggalkan Olivia dengan wajah memerah menahan amarah.
"Aku pastikan besok kamu tidak akan berada disini. Masih magang sudah sok jadi bos." gumam Olivia meremehkan.
Chelsea kemudian memasuki lift yang akan membawanya ke ruangan papa mertuanya, hari ini merupakan hari yang sangat melelahkan baginya padahal masih setengah hari ia bekerja. Berinteraksi dengan manajer barunya juga sangat menguras energi, pagi tadi bu Olivia sudah memarahinya, siang seperti itu lagi. Apa bu Olivia punya hobby marah-marah, ya ?? mengerikan juga padahal dia masih muda dan cantik. Chelsea menggelengkan kepalanya memikirkan Olivia.
ting
Lift berhenti dan Chelsea pun segera keluar dan berjalan dengan sedikit cepat ke arah ruangan papa mertuanya sesuai dengan perintah sang suami.
Ceklek
Kiano segera berdiri membukakan pintu saat mendengar seseorang mengetuk pintu, ia tahu jika itu adalah Chelsea.
"Ck, bucin. Gitu aja langsung berdiri menyambutnya. " ledek Keanu sementara daddy dan mertuanya hanya senyum-senyum mengingat masa muda mereka.
"Honey, mas merindukanmu. " Kiano memeluk dan mencium Chelsea tanpa malu-malu.
__ADS_1
"Kayaknya kita harus liburan nih, sambil bernostalgia. " ucap Arya dan langsung di setujui oleh Zidan.
"Bener tuh, aku dan Rima juga butuh liburan. " balas Zidan
"Aku dan Shanaz juga butuh liburan semoga yang Diatas memberikan adik buat Amara. " timpal Keanu serius.
"Aku gak mau kalau harus tinggal mengurus perusahaan, kami belum pernah berbulan madu begitupula dengan Kalista dan Seno mereka masih pengantin baru. " balas Kiano tak mau kalah.
"Kalian bertiga sangat cerdas, perusahaan bisa kita awasi dan kendalikan dari jauh kan ?" ucap Arya menunggu persetujuan kedua anak kembarnya.
"Bukan bertiga bos, tapi berempat denganmu. " ralat Zidan terkekeh.
"Aku sudah tua geblek, saatnya pensiun. " ucap Arya melempar ballpoint ke arah Zidan.
"Daddy, papa, cukup ! kita makan siang dulu kalau adik ipar telat masuk nanti kena sempat lagi sama wanita jadi-jadian itu." balas Keanu melihat Chelsea sudah menata makan siang mereka.
Mereka berempat kemudian menikmati makan siangnya dengan tenang tak ada suara yang terdengar hanya suara khas sendok dan piring yang saling beradu hingga mereka selesai menuntaskan makanannya.
πΆπΆπΆπΆ
Selamat pagi readers, semoga kalian sehat dan bahagia, ya
__ADS_1
Terima kasih atas dukungannya π€π€π€