
Chelsea yang akan berangkat ke kantor jadi urung karena telpon dari papa mertuanya yang mengatakan jika hari ini ia tidak perlu ke kantor melainkan segera ke rumah karena siangnya keluarga Seno akan berkunjung.
"Ma, ada urusan apa sih kak Seno ke rumah daddy ??" tanya Chelsea penasaran
"Nanti juga tahu. Mama juga akan menemaninya ." tukas Maria tersenyum lebar
"Mas, tahu tujuan kak Seno ke rumah daddy ??" Chelsea masih belum puas dengan jawaban mamanya .
"Seno terlalu menyayangimu makanya dia tidak ingin jauh darimu. "
"Kalau gitu, kenapa kak Seno tidak melamarku saja ??"
tuk
"Auwww ,,, sakit mas. "
"Lagian ngomong suka asal, apa kamu memang mencintai Seno ??"
"Bahkan aku amat sangat menyayanginya, dia kakakku satu-satunya walaupun banyak pria tampan dari pihak papa tapi kak Seno yang paling dekat dan yang paling penting gampang diporotin. " Chelsea terkikik geli mengingat bagaimana ekspresi Seno saat ia berhasil mengerjainya.
"Nak Kiano, jika nanti Seno telah menikah dengan Kalista tolong berikan pengertian pada istrinya itu agar memaklumi kedekatan Seno dan Chelsea karena terkadang mereka seperti orang yang sedang kasmaran jika sudah bertemu. "
__ADS_1
"Gak apa-apa ma, akupun sempat berpikiran seperti itu tentang mereka saat pertama kali bertemu. " balas ma Kiano menerawang saat itu.
"Ya sudah, kalian cepatlah makan kasihan mommy dan daddy kalian jika harus menunggu lama. "
Ketiganya kemudian melanjutkan sarapannya sementara pak Utomo sejak pagi-pagi sekali sudah berangkat ke kantor karena ada meeting penting dengan investor asing yang akan bekerjasama dengan perusahaannya.
"Kami berangkat dulu ma." pamit Chelsea dan Kiano bersamaan.
"Hati-hati di jalan. Ingat Sea, pandai-pandailah membawa diri. "
"Jangan khawatir ma, oh ya tolong ingatkan kak Seno agar memakai mobilku ke sana. " ucap Chelsea sebelum masuk kedalam mobil Kiano.
Setelah saling melambaikan tangan tanda perpisahan, Kiano segera menginjak gas dan melarikan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju rumah keluarganya. Hatinya seolah di penuhi taman bunga karena pada akhirnya istrinya itu bergabung dengan keluarganya. Sisa memikirkan cara agar dirinya busa memiliki Chelsea secara utuh dan menjadikan istrinya sebagai wanitanya seumur hidup.
"Maksudnya ??!!" Kiano menoleh ke arah Chelsea yang tiba-tiba memberinya pertanyaan aneh.
"Maksudku mommy gak suka menganiaya menantunya kan ?? atau selalu mencari-cari kesalahan menantunya ??"
"Jangan katakan jika selama ini pemikiranmu tentang mommy seperti itu sehingga kamu selalu menunda-nunda untuk menemui mommy. "
"Salah satunya sih." balas Chelsea cengengesan.
__ADS_1
"Yang lainnya ??!!"
"Nanti aja jika waktunya sudah tiba. " ucap Chelsea tersenyum kecut. Tidak mungkin 7ntuk saat ini jika ia harus menceritakan beban pikirannya selama ini, hubungannya dengan sang suami baru beberapa hari membaik. Ia akan berusaha membalas cinta suaminya walaupun sedikit sulit.
Mendengar jawaban sang istri membuat Kiano merasakan ada sesuatu yang di sembunyikan oleh Chelsea namun Kiano mencoba berpikir logis dan mengenyahkan pikiran yang tiba-tiba memenuhi rongga kepalanya.
"Jangan pernah ada rahasia diantara kita, honey. Pernikahan ini bukan permainan. "
"Tentu mas, jangan khawatir kita akan bersama selamanya. " balas Chelsea dengan hati menggemuruh.
"Aku mencintaimu, honey. " ucap Kiano menggenggam lembut tangan Chelsea.
Tak ada jawaban dari Chelsea, hanya sebuah ciuman pada pipi kiri Kiano agar menghentikan pria itu selalu mengucapkan kata-kata romantisnya. Untuk saat ini Chelsea belum terbiasa dengan semua itu. Ia harus menyelesaikan masalah hatinya secepat mungkin namun bagaimana caranya ??.
πΆπΆπΆπΆ
Selamat pagi readers
Dua bab hari ini cukup ya
selamat beraktivitas semua jangan lupa jaga kesehatan
__ADS_1
love you all π€π€π€