
Pagi hari saat mereka kembali berkumpul untuk sarapan bersama, drama pembobolan rekening Kalista dengan pemeran utamanya sebagai pelaku kejahatan adalah Amara dan Dika yang dengan wajah polosnya keduanya menyantap sarapan mereka.
"Tante Ista jangan menatap kami seperti itu, entar nangis lagi. " sinis Amara tersirat dengan ancaman dalam ucapannya.
"Kembalikan uangku !!" sarkas Kalista tak mengindahkan ucapan Amara.
"Tante punya bukti ?? jangan asal menuduh, kami bisa melaporkan Tante sebagai pencemaran nama baik. " ucap Dika sok dewasa.
Arya tertegun mendengar ucapan kedua cucunya, ia tak menyangka kembali menemukan kecerdasan ketiga anak kembarnya pada keduanya.
"Kalian beneran membobol rekening tante Ista ??!!" tanya Arya tak percaya. Kemarin ia tidak ikut berkumpul bersama keluarga besarnya karena sibuk di ruang kerjanya.
"Jangan percaya opa, jika kami melakukannya pasti ada jejak digitalnya, kan ?? kalau gak percaya opa bisa cari sendiri atau tanyakan sama papi dan bunda serta papa. " Amara ngotot tak mengakui perbuatannya.
"Sebenarnya uang yang kamu kumpulkan buat apa sih, nak ?? selama ini kamu morotin kakak-kakakmu untuk apa ?? perusahaanmu juga daddy yang urus ,,," Arya langsung meminta penjelasan pada putri bungsunya itu, selama ini ia selalu mencari kesempatan untuk mendengar sendiri alasan Kalista.
"Ista ikut transaksi jual beli saham, dad ,,," jawab Kalista cengengesan
__ADS_1
"Wahhh, asyik dong berarti adik kita ini banyak duit nih ,,," seru Keanu spontan
"Hehehe ,,, maaf bang, selalu salah perhitungan saat membeli saham." balas Kalista cengengesan
Arya dan Queen menghela napas panjang mendengar putri bungsunya yang selalu melakukan sesuatu tanpa mengukur kemampuan dirinya.
"Sayang, mulai saat ini hentikan kegiatan itu. Sebaiknya kamu mempersiapkan diri melahirkan bayimu, biarkan nak Seno yang bekerja. Kamu cukup tinggal di rumah seperti Shanaz mengurus anak dan menunggu suami pulang. " Queen menasehati Kalista pelan agar bisa di mengerti oleh putri bungsunya itu.
"Dek, kami akan menggantikan uangmu yang hilang asal kamu berjanji tidak lagi melakukan hal-hal yang merugikan dirimu. " timpal Keanu prihatin melihat adiknya.
"Sayang, aku mencintaimu apa adanya. " bujuk Seno memeluk Kalista.
"Dek, semua orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, kita harus berusaha menggali potensi yang kita miliki sehingga kekurangan kita tertutupi." ucap Keanu memotivasi adiknya yang memang kecerdasannya sedikit kurang.
"Tapi aku juga ingin jadi wanita tangguh seperti kak Kiandra sama kak Sea. " ngotot Kalista
"Gampang dek, jika kamu ingin membuktikan ketangguhanmu berikan servis terbaikmu saat Seno meminta jatah dan setelah itu biarkan dia berpuasa selama tiga hari jangan biarkan pedangnya menyentuh apalagi memasuki sarangnya. Nah pada saat itu kamu akan melihat bagaimana tanggungan dirimu karena Seno pasti akan menderita. " ucap Kiandra asal dan disetujui oleh Kalista.
__ADS_1
"Bener juga kak, thanks sarannya kak." balas Kalista tersenyum lebar
"Kiandraaaaaa !!!" teriak Queen dan Arya kompak
Keanu, Kiano, dan Steven tertawa melihat wajah kusut Seno. Mereka membayangkan bagaimana tersiksanya Seno jika harus berpuasa. Sebagai laki-laki dewasa dan sudah merasakan surga dunia mereka sangat memahami jika tak menyalurkan hasratnya semua terasa lumpuh. Otak tak bisa berpikir dengan jernih sementara mereka sebagai pemimpin perusahaan dituntut untuk selalu memiliki ide-ide cemerlang demi berkembangnya perusahaan.
"Opa sama oma, kenapa teriak-teriak ?? kasihan nasi gorengnya kaget. " ucap Dika menyudahi sarapannya diikuti oleh Amara.
"Maaf sayang, semua karena bundamu yang suka asal kalau ngomong. " balas Queen tersenyum lembut pada kedua cucunya.
"Ista, jangan dengarkan saran kakakmu yang menyesatkan." ucap Arya melanjutkan sarapannya yang sempat tertunda.
🎶🎶🎶🎶
Selamat pagi readers ,,,
Terima kasih atas dukungannya
__ADS_1