
Sesuai kesepakatan antara Kiano dan Chelsea akhirnya mereka tiba di perusahaan Mega Raksa dimana pak Utomo menunggunya. Para karyawan yang melihat kedatangan putri tunggal dan menantu sang pemilik perusahaan menundukkan kepada tanda hormat pada keduanya dan langsung ditegur oleh Chelsea.
"Kakak jangan seperti itu saat bertemu denganku, yang biasa aja kak." tegur Chelsea tak suka dengan kelakuan karyawan papanya.
"Tidak apa-apa nona, memang seharusnya kami menghormati pewaris tunggal perusahaan tempat kami mencari nafkah. " balas salah seorang dari mereka.
Chelsea dan Kiano kemudian melanjutkan langkah mereka menuju lift khusus petinggi perusahaan.
Tiba pada lantai tertinggi gedung mewah tersebut, Chelsea lalu menghampiri meja sekretaris papanya yang bernama Renata.
"Mbak, papa ada kan ??" tanya Chelsea basa basi, ia kurang respek dengan wanita itu, entah apa penyebabnya.
"Ada nona, langsung aja masuk. " jawab Renata sambil matanya terus menatap Kiano.
"Mbak, jika masih ingin bekerja disini jaga matanya jangan pernah berpikir untuk menggoda suamiku. " sarkas Chelsea dengan tatapan tajam. Renata pun salah tingkah mendengar kata-kata Chelsea.
Braaakk
__ADS_1
Dengan kesal Chelsea langsung mendorong pintu besar nan kokoh ruangan yang bertukiskan direktur utama, pak Utomo yang sedang duduk di kursi kebesarannya memeriksa dokumen penting terjingkat kaget, untungnya jantung pak Utomo masih kuat.
"Astaga sayang ,,, kamu mengagetkan papa. Siapa yang membuatmu kesal ??" tanya pak Utomo lembut.
"Sekretaris papa sepertinya harus diganti, Renata terlalu genit sebagai sekretaris. " ucap Chelsea menggebu-gebu karena emosi.
"Lho kok bisa, selama ini Renata gak pernah menggoda papa atau yang lain. " balas pak Utomo mengernyitkan dahinya.
"Karena papa sudah tak muda lagi. Baru saja aku ajak dia bicara malah matanya menatap mas Kiano dengan genit. " Chelsea mengadukan Renata membuat pak Utomo terkekeh.
"Tapi gak harus genit kan ,,, aku juga kadang menatap orang yang baru ketemu tapi gak seperti cara Renata menatap mas Kiano atau mas Kiano memang suka ditetapkan seperti itu oleh perempuan-perempuan diluar sana ??!!" Kiano gelagapan mendengar tuduhan tak beralasan istri tercintanya.
"Istrimu tidak sedang hamil kan, nak Kiano ?? soalnya putriku gak seperti ini sebelumnya, dia sangat cuek untuk hal-hal yang tidak bermanfaat seperti ini walaupun tetap peduli dengan orang-orang di sekitarnya. " ucapan pak Utomo mengagetkan Kiano dan langsung mengamininya dalam hati .
"Belum tahu, pa ,,, rencananya setelah Sea ketemu papa, kami langsung ke dokter." balas Kiano sopan.
"Papa hanya ingin mengingatkan Chelsea agar segera menggantikan papa yang sudah tak produktif lagi. Kini saatnya yang muda-muda mengambil tanggung jawab kami.
__ADS_1
"Bulan depan aja ya, pa ,,, wisudaku akhir bulan ini.," balas Chelsea mantap dan yakin melupakan kekesalannya pada Renata.
"Nak Kiano tidak keberatan kan ??" tanya pak Utomo hati-hati walau bagaimanapun ia tetap harus meminta persetujuan menantunya.
" Gak apa-apa kok pa, jika memang diperlukan aku akan membantu Sea untuk mengurus perusahaan papa. " jawab Kiano bijak. Ia sadar dengan posisi istrinya yang merupakan anak tunggal.
"Terima kasih nak Kiano karena mengerti keadaan kami. " ucap pak Utomo terharu dengan kebesaran hati menantunya yang tidak egois sebagai seorang suami.
"Aku menikahi Chelsea dan menerima segala konsekuensinya pa. " balas Kiano tersenyum meyakinkan pak Utomo.
Pak Utomo berdiri lalu berjalan menghampiri Kiano kemudian langsung memeluk sang menantu dengan ucap syukur yang tak tertinggal dalam hati. Tuhan begitu baik padanya dan keluarganya sehingga mengirimkan menantu sebaik Kiano.
🎶🎶🎶🎶
Selamat sore ,,,, 2 bab hari ini cukup ya
Jaga kesehatan dan jangan lupa bahagia
__ADS_1