RUSUK SANG BILLIONAIRE

RUSUK SANG BILLIONAIRE
PART 82


__ADS_3

Keanu mengernyitkan dahinya membaca pesan sang mommy tercinta, berhubung pekerjaannya tidak terlalu banyak, ia segera bergegas meninggalkan ruangannya setelah membereskan mejanya.


Satu jam kemudian Keanu tiba di halaman rumah mewah milik keluarganya. Ia segera menemui Queen menanyakan hal penting yang dimaksudkan oleh wanita yang telah berjuang melahirkan diri ya bersama kedua saudara kembarnya.


"Ada apa, mom,,, ?" tanya Keanu penasaran


"Mommy khawatir dengan Amara dan Dika, jangan sampai mereka kecil-kecil sudah melakukan kriminal. " jawab Queen hati-hati tak ingin ada yang mendengar pembicaraan mereka.


"Maksud mommy ??!!" Keanu tak mengerti arah pembicaraan Queen.


Queen kemudian menceritakan Kalista yang setiap selalu mencari masalah dengan kedua cucunya itu hingga hari ini rekeningnya dibobol oleh seseorang padahal bank tersebut terkenal dengan sistem keamanannya yang canggih.


"Ck, aku pikir masalah apa, mom ,,, " ucap Keanu terkekeh


"Lagian rekening Kalista yang hilang pasti hasil morotin kita-kita juga kan, jadi biarkan ajalah hitung-hitung sebagai sedekah. " lanjut Keanu santai.


"Mommy gak mau tahu ! pokoknya selesaikan masalah ini dan pastikan kedua bocah itu tak mengulangi perbuatannya lagi. " tandas Queen tak ingin dibantah.

__ADS_1


Keanu hanya tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya memanggil kedua bocah cerdas itu agar mengikutinya masuk ke ruang kerjanya.


"Ara ,,, Dika ,,, ikut papi ." Panggil Keanu saat melewati keduanya.


"Filmnya lagi seru, pi ,,," tolak Amara tak melepaskan tatapannya dari laptopnya.


"Araaa ,,,"


"Iya pi ,,," balas Amara segera menarik pria kecil yang selalu bersamanya. Kedua anak kecil itu mengekori Keanu masuk kedalam ruang kerjanya.


"Tutup pintunya dan duduk. " titah Keanu datar


"Kalian melakukan kenakalan apa hari ini ??!!" tanya Keanu setelah menarik napas panjang melihat kedua bocah itu yang tak gentar dengan tatapan mautnya.


"Enggak ada, pi ,,," jawab Amara dan Dika kompak jangan lupa dengan tatapan polosnya.


"Lalu kemana hilangnya sejumlah uang dalam rekening tante Ista ??!!" tanya Keanu lagi.

__ADS_1


Kedua bocah itu tertawa geli melihat ekspresi papi mereka kemudian Amara dengan wajah tak berdosa menceritakan pada Keanu.


"Kami hanya memberikan pelajaran pada tante Ista, uang papi dan uang bunda yang pernah diambil tante Ista, aku masukkan ke rekeningku dan rekening Dika sejumlah uang papi dan bunda sedangkan yang Ara sisakan itu jatah untuk bayi papa kalau sudah lahir karena memang yang kami sisakan itu sejumlah uang papa yang pernah diambil sama tante Ista. " jelas Amara panjang lebar.


Mendengar penjelasan putrinya, Keanu hanya visa mengusap kasar wajahnya. Ia bingung harus marah atau tertawa. Keanu mengingat masa kecilnya bersama kedua saudara kembarnya saat seumuran dengan Amara, ia pun pernah beberapa kali membobol rekening pemilik perusahaan yang curang untuk biaya hidup mereka.


"Papi gak mau lagi kalian berdua menggunakan kecerdasan yang kalian miliki untuk kejahatan." ucap Keanu tak ingin di bantah.


"Itu bukan kejahatan, pi ,,, kami hanya mengambil kembali apa yang tante Ista ambil dari orang tua kami." balas Amara membenarkan perbuatannya.


"Bener pi, bilang sama tante Ista kalau mau punya uang maka harus kerja. " timpal Dika layaknya orang dewasa.


Keanu kehabisan kata-kata mendengar ucapan kedua bocah itu yang ada benarnya, selama ini mereka terlalu memanjakan adik bungsunya itu yang ternyata tak luput dari perhatian Amara dan Dika.


Kini Keanu tak lagi memikirkan perbuatan kedua bocah itu namun ia lebih mengkhawatirkan dampaknya pada keturunannya.


🎶🎶🎶

__ADS_1


Selamat pagi readers


Maaf hari ini masih satu part dulu, ya,,,,


__ADS_2