
"Hallo.. " jawab Mario.
"Hallo Yo.. gimana kabar lo? " tanya Raya dari sebrang.
"Aku baik Raya, bagaimana dengan kalian? " tanya Mario balik.
"Semua baik dan kangen sama lo" jawab Ray.
"Aku akan datang saat acara spesial kalian diselenggarakan " canda Mario.
" Sebentar lagi kau akan mendapatkan kabar itu" ucap Ray.
" Apa salah satu dari kalian akan segera menikah dalam waktu dekat? " tanya Mario penasaran.
"Kau tunggu saja kabar selanjutnya" jawab Ray penuh teka-teki.
Beberapa hari telah berlalu sejak Sean melamar pujaan hatinya dan hari ini adalah saat dimana hari bersejarah itu dilaksanakan, iya hari ini Sean datang melamar Dea untuk dinikahinya.
Hari ini Dea tampil dengan memukau dihadapan kekasih hatinya.
"Cantik banget calon istri aku.. " bisik Sean saat Dea sudah berada di depannya.
"Sayangnya gombalan kamu gak ngefek buat aku" santai Dea.
"Apakah kau tidak ingin memujiku? " sombong Sean.
"Kau sangat tampan Bos.. " bisik Dea berusaha memuji.
"Ckk kau tidak ikhlas" cebik Sean.
__ADS_1
"Sudah tenanglah, ikuti acaranya dengan baik" omel Dea.
"Iya sayang iya.. " ucap Sean lembut, Ia datang dengan elegan memakai pakaian senada dengan Calon istrinya, sangat gagah dan tampan.
Acara berakhir dengan lancar dan sukses sampai akhir, keluarga Sean pun akhirnya pamit pulang setalah pembicaraan panjang dan diputuskan pernikahan mereka akan diselenggarakan 2 minggu lagi.
"Aku pulang dulu ya sayang, semoga kuat 2 minggu gak ketemu sama kamu, dan tolong jaga cintaku ya" pesan Sean.
"Iya.. hati-hati di jalan dan jaga dirimu baik-baik selama kau jauh dariku" Dea berpesan dengan penuh penekanan.
"Apa kamu masih terus bekerja 2 minggu ini? " tanya Sean mengharap.
" Lihat nanti dan sepertinya jikapun aku masuk kau tidak boleh menemuiku" goda Dea membuat Sean menatap sendu.
"Hmm.. ini penyiksaan, semoga aku kuat menjalani" harap Sean.
"Sean cepat naik, sabarlah sebentar lagi dia akan terus bersamamu" goda Mama.
"Ini sudah ke berapa kali kau pamit denganku" cebik Dea membuat Sean tertawa renyah.
"Assalamualaikum.. " Sean mengakhiri.
"Wa'alaikumussalam.. " jawab Dea tersenyum manis dan melambaikan tangannya.
Setelah kepulangan keluarga Sean, Dea beranjak ke kamar untuk membersihkan dirinya setelah itu istirahat.
Tok
Tok
__ADS_1
"Sayang apa kamu sudah tidur? " tanya Mama dari luar pintu membuat Dea bangkit dan membuka pintu kamarnya.
"Belum Ma aku baru saja dari kamar mandi" jawab Dea saat pintu sudah terbuka.
"Boleh Mama masuk"
"Ada apa Ma.. sepertinya serius" tanya Dea.
"Sayang apa kau benar-benar telah siap melepas masa lajangmu? " tanya Mama penasaran.
"Insyaallah siap Ma, semoga Allah mudahkan semuanya" doa Dea diamini Mama.
"Kau sudah menghubungi sahabat-sahabatmu? " tanya Mama lagi.
" Belum ada kesempatan Ma, nanti aku akan mencoba berbicara dengan mereka" ucap Dea.
"Apa Mario bisa datang? "
"Dia sudah berjanji padaku akan datang saat pernikahanku diselenggarakan" yakin Dea.
"Semoga dia bisa menepati janjinya " doa Mama.
"Aminnn" jawab Dea.
"Istirahatlah.. "
"Iya Ma.. besok aku masih boleh ke kantor kan Ma? " tanya Dea dan Mama pun mengangguk.
"Yess.. " pekik Dea.
"Tapi ingat ya, kalian tidak boleh ber-interaksi" pesan Mama.
__ADS_1
"Iya Ma.. Dea janji " jawab Dea sedikit mellow.
" Baiklah Mama keluar dulu" pamit Mama..