SEGENGGAM LUKA

SEGENGGAM LUKA
TETAP MENUNGGU


__ADS_3

SEGENGGAM LUKA


BAB 59 || TETAP MENUNGGU


~TEH IJO~


SELAMAT MEMBACA ...


Pita terduduk lesu sambil memandangi sebuah buket dan boneka panda. Tiba tiba saja hatinya bergetar lagi. Setelah sekian lama, mengapa baru saat ini Rey muncul kembali setelah Pita berhasil menghapus segala tentang dirinya. Hati Pita terlanjur kecewa, apapun itu alasannya.


"Bawa ke belakang Yun!" titah Pita.


Yun mengernyit. "Belakang mana, Bu?"


"Terserah! Mau dibuang juga gak papa!" Pita berlalu meninggalkan Yuna yang masih bingung untuk membawa kemana boneka sebesar dirinya itu.


"Kalau bonekanya untuk saya, gimana Bu?" tanya Yuna sambil berteriak.


Daripada sayang dibuang, kan mubazir lebih baik disimpan bisa dijadikan guling. Memang kalau lagi patah hati liat barangnya saja tidak mau, apalagi orangnya. Namun, sejenak Yuna berpikir setelah ada dirasa yang janggal menurut dirinya. Perbedaan jelas sangat terlihat, jika saat pengkhianatan dan perpisahan dari mantan suami Pita tidak semarah ini dan mencoba biasa saja tetapi mengapa dengan berondong jagung Pita sangat terlihat marah saat berondong jagung pergi tanpa jejak dan pulang dengan hantaran? Apakah majikan sudah 1000% jatuh cinta kepada brondong jagung itu?


Pita memilih mengurung diri di kamar. Ingin sekali Pita berteriak agar hatinya terasa lega. Memikirkan untuk kesembuhan Danar saja sudah menguras pikirannya dan sekarang ditambah lagi dengan munculnya seseorang yang telah menghancurkan hatinya, menambah goresan luka hingga Pita lupa cara untuk bahagia.


"Kenapa kamu baru datang, Rey? Kenapa?" Pita terus bermonolog seakan menyalah Rey yang pergi tanpa kabar lalu tanpa angin dan hujan Rey datang kembali dan sok romantis dengan memberikan sebuah kata kata manis tanpa menanyakan kabarnya terlebih dahulu.


"Kamu jahat, Rey!"


Pita memilih menggulung dirinya dalam selimut tebal, enggan memikirkan sesuatu yang hanya akan menggores luka hatinya lagi.


🍃         🍃         🍃


Seorang lelaki bertubuh tegap dengan pakaian lengkap layaknya seorang pegawai kantor dengan gagah menginjakan kakinya di lantai sebuah gedung yang menjulang tinggi.


Langkah tegapnya membuat para karyawan tunduk sebagai tanda penghormatan kepada sang atasan.


Dia adalah Reyhan Al-Azam, seorang pemuda yang baru saja merilis sebuah perusahaan kosmetik. Hanya butuh waktu kurang lebih dua bulan, sang Founder sudah mampu membeli sebuah gedung besar. Usaha dan kerja kerasnya terbayar sudah saat produk kosmetik miliknya sudah beredar luas di pasaran internasional. Dan saat ini hanya tinggal menikmati hasil dari kerja kerasnya yang sangat menggebu demi 1 M.


Rey menarik kedua garis simpul di bibirnya setelah menduduki kursi kebesaran miliknya. Tak pernah terbayangkan oleh dirinya bisa menjadi bos besar seperti sekarang. Kantor dan pusat kosmetik yang berada di Vietnam ternyata mampu berkembang luas di pasaran nasional maupun internasional. 

__ADS_1


Berhubungan ayah Rey yang memang berasal dari Negara Empat Macan Asia maka Rey memilih tempat tersebut untuk membangun bisnisnya. Karena  Rey tidak mungkin hanya mengandalkan dari Studio yang tidak seberapa penghasilannya.


"Keren juga kalau pakai jas seperti ini? Kayak seorang CEO yang sedang mencari istri." Rey menertawakan dirinya sendiri.


"Tinggal ketemuan sama  camer, masalah sinamot udah aman." Rey bermonolog.


Sebenarnya ada rasa rindu yang sangat menggebu, ingin segera bertemu dengan wanita pujaan hatinya. Demi sebuah sinamot, siang malam Rey harus bekerja keras. Karena kegigihannya, tak butuh waktu lama Rey telah merasakan nikmatnya.


.


.


Malam semakin larut, Pita masih saja mengurung diri di kamar. Hatinya bimbang setelah ada tanda tanda kehidupan dari Rey yang sudah Pita remove dari hatinya. Tapi mungkin tinta yang Rey coretkan terlalu tebal hingga Pita kesulitan untuk remove meski sudah menggores hatinya.


Sebuah panggilan telepon dari ponsel Pita membuat Pita bangkit dari tempat tidurnya. Lagi lagi nomor yang tak dikenal meneror dirinya. Entah apa yang diinginkan dari sang pelaku. Dengan malas Pita mengangkat telepon, niatnya akan segera memaki tetapi nyatanya ia terdiam membisu saat sebuah suara menggema di daun telinganya. Pita benar benar tidak percaya bahwa itu adalah suara Rey, lelaki yang setiap waktu ia tunggu kabar beritanya yang tak kunjung datang.


Rey yang berada di ujung telepon merasa heran karena Pita yang hanya terdiam. Jika biasanya Pita akan mengatakan kata  halo maka saat ini tak ada sepatah kata yang terucap dari mulut Pita.


📱 : Tante, ini aku. Tante udah lupa?


Hening 


Lagi lagi Rey harus menelan ludahnya saat panggilan telepon ditutup sepihak tanpa satu kata yang terucap dari bibir Pita.


Rey semakin gelisah dengan keadaan seperti ini. Apakah Pita sedang tidak baik baik saja. Rey yang sudah merasakan rindu yang menggebu belum terobati akhirnya memilih untuk menemui Pita malam ini agar tak memikirkan terlalu dalam. 


Tak butuh waktu lama, mobil Rey sudah berhenti di depan rumah Pita meskipun hari sudah menunjukkan pukul 10 malam. Rey tidak peduli dengan tetangga sekitar, yang Rey butuhkan hanyalah sebuah penjelasan dari Pita mengapa Pita mengabaikan dirinya.


Lama Rey menekan bel rumah. Seperti tuan rumah sudah tertidur, tetapi Rey yakin jika Pita belum tidur karena terlihat lampu kamar Pita yang masih menyala.


Berulang kali Rey mencoba menelepon Pita tetapi nihil, Pita tak mengangkat panggilan tersebut. Akhirnya Rey mengirimkan sebuah pesan.


[ Tante kenapa? Aku butuh bicara dengan Tante sekarang. Please keluar ]


Pesan telah centang biru, itu artinya Pita sudah membaca tetapi tak ada balasan ataupun keluar untuk menemui dirinya.


[ Tante, aku salah apa? Jika aku bersalah tolong maafkan aku. Kita harus bicara, Tan ]

__ADS_1


Rey harus menelan rasa kecewanya saat  tak ada tanda tanda Pita akan merespon dirinya. Angin malam semakin kuat dengan awan mendung menggulung langit yang semula cerah. Tak butuh lama, hujan deras mengguyur malam yang telah sunyi.


Rey masih berada di teras rumah Pita, berharap Pita segera membuka pintu lalu menghambur ke dalam peluknya seperti yang ia bayangkan sejak dua hari yang lalu setelah kepulangannya ke Indonesia.


[ Aku akan tunggu disini hingga Tante menemuiku ]


Lagi lagi pesan hanya dibaca saja tanpa ingin dibalas membuat Rey terus berpikir apakah ada kesalahan yang sudah melukai hati Pita.


🍃 BERSAMBUNG 🍃


NEXT? LIKE DULU YANG BANYAK 😊


SAMBIL NUNGGU EP SELANJUTNYA, TEH IJO PUNYA REKOMENDASI NOVEL YANG SANGATTT BAGUS DAN WAJIB KALIAN BACA. NOVEL KARYA AUTHOR KECE BADAI, EMAK YANG PALING GEMOI YANG NOVELNYA JUGA AKAN DIJADIKAN WEB SERIES OLEH SALAH SATU PRODUSER GENFLIX DAN RENCANANYA AKAN SYUTING TANGGAL 6 MARET INI. KERENKAN EMAKKU 🤣


JIKA KALIAN PENASARAN SILAHKAN SEGERA BACA NODA MERAH PERNIKAHAN


TAPI KALI INI YANG AKAN TEH IJO REKOMENDASI UNTUK KALIAN ADALAH SKUELNYA DARI NMP


NOVEL TERBARU DARI MAMA RENI


JUDUL NOVEL : RATU KETIBAN DUREN


AUTHOR : MAMA RENI



BLURB


Ratu gadis yang cantik dan mandiri. Memiliki tunangan bernama Felix. Mereka telah sepakat akan menikah secepatnya.


Saat pernikahan akan ditetapkan, Ratu harus kenyataan pahit, adik tirinya ternyata mengandung anak dari Felix.


Ratu akhirnya mundur dan meminta Felix menikahi Khaira adik satu ayah dengannya.


Saat Ratu masih terluka dan memutuskan tak ingin jatuh cinta, ia malah terperangkap dengan seorang duda keren.


Duda yang penasaran dengan sikap dingin Ratu pada setiap pria tapi sangat manja dengan Daddy dan kembarannya mencoba memdekati Ratu dengan berbagai cara.

__ADS_1


Dapatkah sang duda keren menaklukan hati Ratu? Ini kelanjutan dari kisah anak Zeya di novel Noda Merah pernikahan. Sebaiknya baca kisah orang tuanya sebelum membaca novel ini.


*GIMANA PENASARAN KAN? CUZ SEGERA BACA YA ❤


__ADS_2