
Halo-halo selamat pagi ♥️
Selamat untuk ke 3 orang pemenang GA novel Segenggam Luka.
Segera DM/Japri Othor ya, tiga hari tanpa ada kabar di anggap gugur.
SELAMAT MEMBACA
Semenjak Rey kembali, Pita merasa ada yang sedang disembunyikan oleh suaminya. Sering pergi tiba-tiba dan pulang dengan wajah lesu. Kecurigaan Pita semakin kuat saat tanpa sengaja dia mendengar Rey yang sedang menerima telepon dari seseorang dan menyuruhnya untuk menahan orang tersebut.
Detik itu juga tanpa sepengetahuan dari Rey, diam-diam Pita mengikuti Rey dari belakang.
Pita terperangah saat mobil Rey masuk kedalam jalanan sempit. Tapi Pita tak ingin kehilangan jejak, ia pun menyuruh sopir taksi mengikuti mobil Rey.
Siapa yang menyangka jika dibalik jalanan yang sempit ada sebuah bangunan gedung yang sudah terbengkalai. Sejenak Pita berpikir, mau apa Rey ketempat ini.
"Pak, tunggu sebentar ya," pinta Pita pada sang sopir.
Sang sopir mengangguk pelan. "Iya Neng."
Langkah Rey sudah masuk ke dalam gedung, sementara Pita dengan langkah hati-hati berusaha mengikuti jejak Rey.
__ADS_1
Namun, langkah harus tertahan saat mata Pita melihat di depan sana ada beberapa orang bertubuh kekar dan seorang yang sedang diikat tangan kakinya.
Pita membungkam mulutnya saat mengenali sosok tersebut.
"Ini Bos, pelakunya." Salah seorang laki-laki menendang tubuh tawanannya dengan kasar. Bisa dipastikan itu terasa sakit.
Rey menekuk lututnya untuk berjongkok seraya menatap seseorang yang sudah menjadi tawanannya. Dengan senyum sinis Rey berkata, "Ternyata kamu biang dari masalah ini? Ckckck … ckckck." Rey menarik dagu tawanannya agar mendongak menatapnya.
"Kamu kira aku akan tinggal diam melihat semua kekacauan yang sudah kami lakukan? Tidak! Aku rela jika harus kehilangan perusahaanku yang terbakar, tapi aku tidak akan pernah rela untuk kehilangan keluargaku. Satu bulan aku berpisah dengan istriku. Bertahan antara hidup dan mati. Lalu saat itu kamu pecah keluargaku, sungguh skenario yang sangat bagus." Rey menatap bengis laki-laki yang tak lain adalah Ilham, mantan suami Asiah.
Selama ini Rey diam-diam sedang mencari tahu penyebab kebakaran gudangnya, tetapi pelaku bermain dengan tangan bersih sehingga Rey kesulitan mengungkapkan pelakunya. Rey memutuskan cara lain untuk mengungkapkan dalang dibalik kebakaran yang hampir membuat dirinya bangkrut.
Tidak sampai disitu saja, ternyata kecelakaan pesawat juga sudah juga sudah direncanakan dengan matang agar terlihat murni kecelakaan tanpa campur tangan.
Rey mengangkat tangannya saat melihat salah satu bodyguard hendak menghantam wajah Ilham.
"Tunggu!"
"Kenapa? Kenapa kamu larang? Ayo pukul aku! Bunuh aku sekalian. Setidaknya aku sudah puas menghancurkan keluargamu terlebih kamu tidak lagi mengingat istrimu sendiri," kekeh Ilham.
Rey yang kalem hanya tersenyum biasa tanpa ekspresi marah yang berlebihan.
"Siapa bilang aku tidak mengingat istriku sendiri, wanita yang aku cinta penuh dengan perjuangan, dari pada kamu pengecut. Rasa cinta yang tak pernah terbalas namun masih tetap berharap meskipun sudah memiliki istri," sinis Rey.
__ADS_1
"Oh iya, perlu kamu tahu, aku tidak lupa ingatan. Aku hanya ingin tau seberapa pandai kamu bersembunyi."
Dari belakang persembunyian Pita menutup lagi mulutnya saat mendengar penjelasan dari Rey yang ternyata tidak lupa ingatan. Berarti selama ini Rey telah membohongi dirinya dong?
Untuk apa hampir setiap hari Rey mengunjungi rumah sakit untuk cek up?
Awas kamu Rey!
Pita tak bisa mendengar apa-apa lagi setelah mendengar satu letusan senjata tajam menggema pendengaran. Detak jantungnya semakin berdebar dengan tubuh yang bergemetar hebat. Deru nafas naik turun saat mengintip apa yang tengah terjadi.
"Ya Tuhan, Rey …. "
*
*
*
Halo-halo Teh Ijo mau ngucapin terimakasih banyak kepada pembaca setia Segenggam Luka. Terimakasih atas dukungan kalian.
Yang belum beruntung jangan berkecil hati ya 😊 kalian semua luar biasa. Bagi yang ingin mengikuti Give Away selanjutnya, silahkan baca HIDDEN BABY sampai tamat, beri dukungan, Like komen dan beri hadiah banyak karena Teh ijo juga akan mengadakan GA setelah novelnya End, masih banyak waktu kok 😊😊
Sekian Dan Terimakasih 😊😊😊
__ADS_1