
"Oh iya mas, aku sudah dapat satu kamar di hotel Mulia, tadi aku sudah pesan lewat aplikasi, kita ke sana sekarang, aku gak betah di sini, yang ada kamu digodain sama pemilik kedai kopi ini." ucap Nana .
"Permisi mbak, kami lanjut perjalanan lagi," ucap Nana dan Alvin pada pemilik kedai.
" Mampir lagi ya mas, mbak," jawabnya mbak pemilik kedai dengan gaya centilnya.
Nana yang tahu pemilik kedai melihat ke arah Alvin, langsung memeluk erat pinggang Alvin, senyumpun menghias bibir Alvin.
"Sayang, awas aja ya sampai macem macem diluar, ya Tuhanku kenapa pelakor bertebaran di mana-mana, ternyata punya suami ganteng limited edition begini harus extra penjagaannya." ucap Nana dengan wajah cemberut
"Terimakasih sayang, aku suka kalau kamu cemburu, berarti kamu memang cinta sama aku," ucap Alvin yang terkekeh melihat istrinya cemburu.
...
motor Alvin melaju meninggalkan kedai menuju hotel yang sudah dipesan. hanya perlu sepuluh menit untuk sampai. Nana turun dari motor kemudian melepaskan helm diikuti oleh Alvin yang membawa tas kemudian mendekati Nana dan merengkuh pinggangnya.
"Yang, sore ini langit mendung, sepertinya kita tidak bisa melihat sunrise deh sore ini, semoga besok pagi kita bisa menikmati sunset," ucap Nana dengan wajah cemberut dalam rengkuhan Alvin berjalan menuju lobi hotel untuk check in.
"Eh siapa bilang tidak ada sunrise, aku sangat jelas kok melihatnya," ucap Alvin melihat' Wajah Nana yang cemberut.
__ADS_1
"Di mana?"
"Di wajahmu, aku akan menikmati sunrise diwajahmu sesampainya di kamar hotel ini," goda Alvin yang membuat rona pada muka Nana.
Setelah resepsionis memberikan kunci kamar , mereka berdua menuju ke kamarnya.
"Sayang, aku tidak akan membiarkan kamu tidur malam ini, aku ingin menikmati momen bersama kita karena lusa aku sudah harus masuk kantor dengan kesibukan yang bejibun, emmm, yang.. kamu ikut aku ke kantor ya, jadi sekertaris atau Aspri gitu ya, biar aku bisa konsentrasi bekerja karena ada kamu di sampingku." ucap Alvin sambil memeluk Nana yang sedang melepas baju hendak mandi.
"Dengan senang hati mas, aku juga sudah terbiasa jadi sekertaris lagi pula aku juga pasti kesepian di rumah sendiri, tapi sekarang lepaskan pelukannya karena aku mau mandi dulu!"
"Oke, aku ikut mandi sekalian," ucap Alvin yang langsung mengangkat Nana menuju kamar mandi.
"Settttt."
Mobil hitam berhenti tepat di depan gedung tinggi tempat Alvin bekerja, keluar dari mobil seorang perempuan cantik dengan balutan baju kerja rapi berwarna hijau botol dan menenteng tas branded. berjalan berlenggak lenggok bak model di atas catwalk. Setiap pegawai yang berlalu lalang memperhatikan dengan seksama perempuan yang melintas dihadapan nya.
Setelah bertemu dengan resepsionis, perempuan melangkah menuju ke lift untuk menuju ruangan yang hendak dituju.
setelah mengetuk pintu, perempuan itu masuk ke ruangan bagian personalia.
__ADS_1
"Selamat nona Lilyana Hartanto, anda diterima bekerja di perusahaan ini sebagai ketua bagian tim marketing. silahkan menghubungi bagian HRD untuk mengetahui job desk anda di sini, dan anda bisa mulai bekarja hari ini juga," ucap Hardi ketua bidang personalia yang terlihat memencet intercom, untuk memanggil seseorang yang akan mengantar Lily ke HRD.
" Terimakasih pak, saya permisi akan langsung ke bagian HRD ucap Lily dengan sopan dan terlihat senyum mengembang dari bibir merahnya.
"Alvin, akhirnya aku bisa berdekatan denganmu juga, tak sabar rasanya melihat dan segera memilikimu." gumam Lily sambil terus melangkah menuju ke HRD.
Alvin dan Nana sudah rapi dengan pakaian kerja dan sudah selesai sarapan, mereka bergegas berangkat ke kantor, karena hari ini hari pertama mereka bekerja di perusahaan cabang di Jakarta.
Alvin mengendarai sendiri mobil Pajero miliknya ia belum berminat menggunakan jasa sopir. Nana masuk dan duduk di sebelah Alvin. dengan kecepatan tinggi mobil Alvin hanya memerlukan waktu 45 menit sampai gedung perkantoran tempatnya bekerja.
Pak Hardi dan pak Bambang sebagai direktur pelaksana dan pegawai lain sudah stanby menyambut kedatangan Alvin sebagai CEO di sana.
'Selamat pagi pak Alvin, saya Hardi dari bagian personalia dan beliau pak Bambang sebagai direktur pelaksana, selamat datang di perusahaan ini semoga dengan kedatangan bapak semakin membuat perusahaan berkembang pesat.
"Selamat pagi, mohon kerjasama nya dari kalian semua untuk membangun perusahaan ini menjadi lebih besar lagi.
"oh iya pak hardi, di sebelah saya ini adalah Nana istri saya, dia akan ikut bekerja dengan saya sebagai sekertaris sekaligus Aspri," ucap Alvin memberitahu bagian personalia.
...
__ADS_1