
Syukurlah! Lo gak papa, gue kira Lo yang disebelah dengan perban disekujur tubuh.
Nau yang dipeluk hanya tersenyum bahagia, sambil meringis kesakitan.
"Eh... maaf mana yang sakit? ucap Nana sambil melepaskan pelukannya karena melihat Nau kesakitan.
"Gue gak papa hanya retak sedikit di tulang rusuknya, ya... karena gue kurang hati-hati bawa motor jadi deh nabrak Marka jalan." terang Nau.
" mungkin karena biasa naik roda empat, jadi naik roda dua agak kesulitan Nau, atau jangan jangan Lo ketularan gue ,setelah Lo sering ditubruk oleh gue, makanya Lo nubruk marka"gurau Nana pada Nau.
"besok lagi jangan nubruk Marka jalan, tapi nubruk cewek cantik aja, lumayan gak usah ke rumah sakit tapi ntar larinya ke KUA he...he...," lanjut Nana sambil cengengesan.
" Eng...eh... Kenapa mamahmu belum kesini Nau, apa belum Lo dikabari? kasihan ntar kalo kawatir dengan lo, sini HP Lo, gue hubungi dulu!" ucap Nana, sambil mencari HP Nauli.
Gak usah dihubungi, mamah sedang ke luar negeri, ada bisnis di saja," ucap Nau yang terdengar sedih.
"ntar yang nemeni Lo di sini siapa? tanya Nana dengan wajah kebingungan.
"Gak papa gue sendiri, lagian di RS banyak orang, ada dokter, perawat dll, jadi Lo gak usah kawatir tapi kawatir juga boleh kok," jawab Nau.
Sore sudah menjelang malam, Nana pamit keluar sebentar pada Nau, kemudian mengeluarkan HP dan terlihat menghubungi seseorang. setelah selesai Nana bergegas ke kamar kecil kemudian wudhu dan sholat di mushola. Nana mampir di kantin untuk membeli makanan dan minuman.
tok...tok...
Nana membuka ruang perawatan Nau. terlihat wajah murung Nau, namun tersenyum saat melihat Nana masuk membawa makanan.
__ADS_1
"Nau makan dulu, biar Lo cepet sembuh!" ucap Nana sambil membuka bungkusan nasi dan memberikan ke Nau yang agak kesulitan menerima karena kalau tangannya digerakan masih terasa sakit.
Nana yang melihat keadaan itu, akhirnya menyuapkan makanan ke mulut Nau sampai habis tak tersisa. dan memberikan air mineral untuk diminum.
"Thanks, Na! Lo sama gue belum lama berteman, tapi rasanya gue nyaman banget saat bersama Lo," ucap Nau.
"Gue juga nyaman berteman dengan Nau, oh... iya Nau, malam ini gue temeni Lo, tadi gue sudah diijinkan sama ibu," balas Nana.
"oh... sampai lupa tujuan awal, sebenarnya ada apa Lo mau ketemu sama gue, masak iya kangen!" ucap Nana sambil menepuk jidatnya.
Nau menghela nafasnya, matanya menerawang, entah apa yang sedang dipikirkan, yang jelas terlihat kesedihan yang mendalam di matanya.
"Seminggu yang lalu mama dan papa bertengkar hebat, gue gak tahu apa permasalahannya, bahkan terucap kata perceraian. Sejak pertengkaran hebat antara papa dan mamah, terlihat sekali perubahan pada mamah yang lebih menenggelamkan diri pada pekerjaan. Nauli sering ditinggal sendirian di rumah selama berminggu-minggu." jelas Nau yang terlihat ada butiran hampir jatuh dari sudut matanya namun berusaha untuk di tahan.
Nana mendekati Nau dan memeluk kepalanya.
" Lo boleh nangis tapi hanya sekali ini saja, besok besok tidak boleh lagi ada air mata kesedihan. Lo laki laki, harus kuat dan bisa melindungi diri Lo dan mamah Lo, jangan sampai Lo tenggelam dalam kesedihan dan terjerumus ke minuman keras, Narkoba dll, jadilah sukses tunjukkan pada semua orang bahwa Lo hebat," ucap Nana dengan berbisik ke telinga Nau, dan terdengar isakan Nau di dada Nana.
Nana melepaskan pelukannya dan menatap Nauli dengan menangkup pipi Nau dengan tangannya.
" Lo yang sabar, dan yang bila Lo lakuin sekarang hanya mendoakan kedua orang tua Lo, apapun keputusan yang mereka ambil, mungkin itu yg terbaik bagi keduanya," ucap Nana yang diikuti anggukan oleh Nauli.
"Gue kayak anak kecil ya Na, padahal gue lebih tua dari Lo, ucap Nau lirih.
__ADS_1
" iya... sini gue jitak kepala Lo, jawab Nana tertawa sambil menjitak kepala Nau
#Rumah Nana#
"Bu... Nana kemana kok jam segini Belum pulang, biar nanti Elang jewer telinganya," tanya Elang pada ibunya.
"Nana menunggui temannya di rumah sakit, keluarga temannya sedang ke luar negeri, jadi tadi Nana izin sama ibu menemani temannya di RS X." jawab ibu menjelaskan ke Elang.
Sementara itu di RS X, Nana menerima VC dari Alvin. Nana keluar dari Ruangan Nau.
"Hai Na...ketemuan yuk, ini kan weekend!" sapa Alvin.
"baru kemarin kita ketemu... sudah mau bertemu lagi, ntar Lo bosen sama gue kalo ketemuan terus," jawab Nana.
"Jubaidah gue kangen sama Lo, mana ada gue bosen sama Lo, kalo bosen harusnya dari dulu pas TK," ucap Alvin kesal.
" Eh... Lo di mana sih! kok kayak rame orang lalu lalang."
"Gue di rumah sakit, sedang jenguk teman yang sakit karena kecelakaan, besok aja kita ketemuan jam 10, Lo jemput gue di rumah," Jawab Nana
"Dah gue tutup dulu, by," tutup Nana.
...
__ADS_1