
mereka berdua berjalan beriringan, seperti biasa mereka selalu menjadi sorotan, bukan apa - apa karena yang satu sangatlah Tampan dan pasangannya sangat tidak cantik.
dari salah satu sudut cafe sepasang mata mengamati keduanya dengan mata merah menahan amarah, sedang tangannya mengepal.
Nana dan Nau memilih duduk di dekat jendela, biar seger dan silir- silir kata Nana.
Nauli memesan kopi Americano untuk dirinya dan mokacino untuk diberikan pada Nana.
Karena mau traktir Nana maka Nana disuruh memesan semua jenis makanan yang diinginkan, Nanapun memesan cake red Velvet dan beberapa kueh yang pasti enak.
Nau yang melihat itu hatinya merasa senang. sedangkan diseberang meja mereka, nampak sosok dengan muka merah melihat kedekatan Nana dan Nauli.
Ya... Alvin mengamati mereka berdua dengan kobaran api cemburu di matanya. "bagaimana mungkin ini bisa terjadi, kenapa Nana begitu tega mengkhianatinya." gumam Alvin
Alvin mengamati layar ponselnya.
flash back on.
__ADS_1
Lily mengambil ponsel Nana dari dalam tas begitu melihat semua penghuni kelas keluar dengan keperluan masing-masing.
Lily mulai mengetik pesan di ponsel Nana yang tidak dikunci.
"Alvin Lo tahu kan kita sudah kelas tiga SMA, gue pingin fokus belajar, jadi untuk sementara kita gak usah ketemu dulu, biar Lo juga bisa fokus belajar. mulai sekarang gak usah antar jemput gue lagi"
kemudian Nana mengirimkan ke ponsel Alvin, setelah Lily tahu Alvin sudah membaca pesan yang ditandai dengan dua centang biru itu, Lily segera menghapus pesan itu.
" rasain loh Nana, Alvin pasti bakal menjauhimu, nah saat itu tiba gue mau deketin Alvin.
Alvin yang menerima pesanan itu merasa terheran, ada apa dengan Nana, mengapa dia mengirim pesan begini, Alvin membalas pesan Nana.
Lily:" maksudnya, kalo gue deket Lo hawanya gak fokus, jadi gue pinginnya kita jauhan dulu sementara waktu."
Alvin:" kok bisa gitu Yang, biasanya juga kita bareng gak kenapa-kenapa."
Lily: " pokoknya sementara waktu, Lo jauhi gue dulu"
__ADS_1
setelah Alvin tidak mengirimkan pesan lagi Lily segera menghapus percakapan itu
Alvin yang melihat pesan dari Nana, spontan tersulut emosinya, "apa sebegitu mengganggunya gue kalo deket Nana sampai Nana minta break," pikiran Alvin.
Al hasil sepulang sekolah Alvin langsung pergi melajukan motornya dengan kecepatan di atas rata-rata tanpa menunggu Nana, dia pergi ke arah taman kota, kemudian dia merenung disana, setelah itu ia menuju kafe yang biasa dikunjunginya bersama Nana.
Lily yang mengamati hal itu terlihat menyunggingkan senyum dari bibirnya, dia merasa bahagia, karena berhasil memisahkan Alvin dan Nana.
flash back off
"Ohhh... ternyata Lo minta break sama gue karena mau Deket dengan Nauli, gumam Alvin dengan penuh emosi saat melihat keakraban mereka berdua. dan kemudian hendak pergi dari kafe.
sementara itu Nauli mulai membuka percakapan.
"Nana, lusa gue mo berangkat study ke Jerman, doakan gue ya, semoga bisa menyelesaikan studinya dengan cepat. aku akan mendatangimu kalau sudah berhasil, tunggu aku Nana!" ucap Nau pada Nana.
"Iya Nau, hati hati saat perjalanan, kamu harus baik baik saja di sana, dan belajar dengan rajin, agar cepat lulus!" balas Nana pada .
__ADS_1
Nana yang kebelet meminta izin pada Nau mau ke toilet yang ada di luar kafe. dia berjalan agak cepat ke arah toilet, sekilas dia seperti melihat bayangan Alvin, Nana menengok kanan dan kiri berusaha mencari bayangan Alvin, benar saja Alvin nampak sudah bertengger di atas motor miliknya dan menghidupkan mesin, Nana berusaha berlari dan memanggil Alvin, namun Alvin tidak mendengar panggilan Nana dan melajukan motornya.
...