
Sementara itu seorang lelaki muda gagah, tampan dengan balutan jas Armani hitam semakin terlihat tampan duduk di atas kursi kebesarannya sambil memutar kursinya di sebuah kantor yang terlihat megah.
Matanya menerawang membayangkan senyum seorang perempuan yang telah lama menempati ruang hatinya. "Bagaimana kabarmu sekarang Nana, sudah beberapa tahun kita tidak bertemu, aku ingin bertemu denganmu," ucapnya sambil tersenyum.
Lelaki itu baru kembali dari luar negeri, setelah menyelesaikan pendidikan dan merintis usaha di negeri orang.
"tok...tok...tok " bunyi ketukan pintu yang langsung menyuruh masuk.
"Selamat siang Bosss aku sudah mendapatkan informasi tentang perempuan yang bos cari selama ini. perempuan bernama lengkap Ratna Dewi Pambudi sudah menikah resmi dengan Alvin Sanjaya pemilik perusahaan Daixi yang merupakan cabang dari perusahaan Jerman dua bulan yang lalu.
mereka tinggal di jl xx." ucap lelaki kekar yang bernama Sam
"Terimakasih Sam, kembalilah! tinggalkan aku sendiri." ucap lelaki yang kini wajahnya terlihat sendu.
Nafas berat terhempas dari mulutnya, melonggarkan dasinya yang seolah mengikat kerongkongan, kini matanya menerawang memandang hamparan kota dengan hiruk pikuknya dari lantai 15 gedung perkantoran tempatnya berdiri, tapi pikirannya terbang ke saat saat menjadi siswa SMA.
"Mungkin kita belum berjodoh, Na? harusnya dulu aku mengikatmu terlebih dahulu, sehingga kau takkan dimiliki orang lain." gumam Anto yang masih berdiri menatap gedung gedung menjulang disekitar kantornya.
__ADS_1
***
Kring...kring.. terdengar nada panggil dari gawai Nana. Nana yang sedang sibuk mempersiapkan berkas untuk meeting menyempatkan diri untuk mengangkatnya.
"Halo...apa kabarmu Nana? lama sekali kita tidak berjumpa, boleh dong aku ketemu kamu lagi," ucap Anto dari gawainya yang membuat Nana mengernyitkan dahi karena merasa tidak mengenali nomer yang memanggilnya.
"Maaf Ini nomor siapa ya? Sepertinya saya tidak mengenal Anda," jawab Nana dengan tangan yang menenteng berkas-berkasnya.
" Ya ampun Nana masa baru beberapa tahun kita tidak ketemu, kamu sudah melupakan aku! aku Anto, lelaki paling ganteng se SMA Jati, " jawab Anto dengan sedikit kesal karena merasa Nana sudah melupakannya atau siapa
" Ya ampun Anto... kamu Anto yang dulu men smash mukaku kan?" ucap Nana dengan wajah gembira karena bertemu teman yang sekian lama menghilang.
"Aku baik, kamu sekarang tinggal dimana? apa masih di luar negeri? tanya Nana balik dengan suara yang lantang hingga Alvin menoleh ke Arahnya.
Aku sudah di Indonesia kok, baru pulang Minggu kemarin, yuk kita ketemuan di kafe dekat sekolahan kita! bagaimana kalau nanti sore mumpung ini mau weekend" ajak Anto dengan semangat.
"Iya aku usahain nanti sore datang ke sana, boleh ajak yang lain?" tanya Nana yang terlihat senyum melengkung dari bibirnya.
__ADS_1
Alvin yang dari tadi mengamati Nana, merasa penasaran dengan orang yang menelpon istrinya itu.
"Sayang, itu telpon dari siapa? kenapa kamu senyum senyum sendiri?
"Mas ... kamu ingat peristiwa mukaku terkena smash dahulu saat SMA?" tanya Nana dengan geli.
"Lah apa hubungannya dengan peristiwa itu, sama senyummu itu?" sahut Alvin yang mulai penasaran dan menghadapkan wajahnya utuh ke arah istrinya yang masih tetap sibuk
memilih berkas yang segera mungkin harus ditandatangani oleh Alvina
"Tadi yang telpon adalah Anto, dia yang dulu men smash muka cantikku," jawab Nana dengan muka tersenyum. tapi membuat Alvin terkejut mendengar nama Anto.
"Oh...ada apa dia telpon kamu?" ucap Alvin yang terdengar mulai tidak suka dan menarik Nana yang mendekat sambil membawa berkas hingga jatuh ke pangkuan Alvin. Nanapun meletakkan berkas ke atas meja.
" Dia sudah kembali ke Indonesia mas, rencananya Anto ingin mengajak kita untuk ketemu di cafe xxx nanti sore," jawab Nana dengan santai dan meletakkan tangan ke bahu Alvin.Nana benar benar tidak menyadari kalau Alvin mulai mengalami cemburu.
Alvin merengkuh perut Nana dan memeluk dengan eratnya," kalau kamu mau datang ke kafe, aku akan menemanimu menemui Anto," ucap Alvin yang langsung menyesap bibir manis Nana.
__ADS_1
"