
# CURHAT THOR, "PEMIRSAH RASANYA HARI INI AKU MAGER BANGET, PINGINNYA TIDUR MULU, MAU NGTIK NOVEL AJA MALES BANGET. MANA HUJAN TURUN DENGAN DERAS SEMAKIN MEMBUATKU NYAMAN DALAM PELUKAN SELIMUT#
"I love you," bisik Alvin sambil berlalu menuju bangku pemain. sementara wajah Nana langsung blousing.
"love you to" ku ucapkan dalam hatiku. "ya Allah... jantung gue seperti mau meledak rasanya, siapa coba yang tidak berbunga bunga bila lelaki tampan nan jadi pujaan banyak cewek, mengucapkan kalimat sakti yang buat jutaan orang meleleh," I love you".
"like a dream... ya... rasanya seperti mimpi tapi nyata. kupandangi lelaki jangkung berbadan tegap yang berjalan semakin menjauh menuju bangku pemain.
"Huh... akhirnya pertandingan bola voli tim Nauli pun selesai dan dimenangkan oleh tim Garuda, Aku sama sekali tidak menikmati pertandingan gara-gara Alvin kampret berhasil memporak porandakan hatiku." gumam Nana yang kesal karena tidak bisa menikmati permainan cantik dari Nauli.
"sumpah, keren banget permainan bola voli Nauli, masak dari set satu sampai set ke tiga permainannya selalu semangat dengan jumping smashnya yang menukik, ah... membuat hatiku juga jumping-jumping, Na... ayo ke sana gue mau ucapin selamat," cerita Rita panjang kali lebar kali tinggi.
"gak ah...gue mau disini saja! kalo Lo mau ucapin selamat sana sendirian atau ajak Riri, gue lagi mager," sahut Nana.
"Ya Allah... Lo tega bener sama gue, gak kasihan apa sama jomblo yang satu ini, siapa tahu PDKT kali ini berhasil," rayu Rita dengan wajah yang dibuat sesedih mungkin.
Nana yang sedang mager pun akhirnya mengiyakan ajakan Rita untuk mengucap selamat dan sekedar memberikan air mineral, karena sebenarnya Nana pingin ke WC.
"Iya gue anterin, sekalian gue mo ke Toilet juga. Riri Lo mau ikut kita ke sana gak? ajak Nana pada Riri namun karena Toni tau maksud Rita, maka Riri tidak diperbolehkan ikut.
__ADS_1
Rita dengan cepat meraih tangan Nana dan menggandeng tangannya sedangkan tangan yang satunya membawa air mineral. Mereka berdua menuju bangku pemain tim Garuda.
"Eh ... ada cewek cantik nyamperin kita nih, kenalan yuk," ucap Atallah teman satu tim Nauli pada Rita yang wajahnya lumayan cantik dan tentu saja teman satu timnya langsung ikut nimbrung
"Eh... iya gue Rita dan ini temen gue Nana, oh... iya gue mo ucapin selamat buat tim kalian atas kemenangan pada babak penyisihan ini, emh... Ata ngomong ngomong Nauli kok tidak kelihatan ya " ucap Rita sambil tengak tengok mencari penampakan Nauli.
"tidak tahu, tadi sih ada disitu," ucap Ata sambil menunjuk bangku yang kosong.
Rita pun akhirnya pamit dan menyerahkan air mineral pada Atallah. Namun sebelum pergi Ata meminta no telepon Rita.
Nana yang sudah kebeletpun mengajak Rita menemani ke toilet, Saat mau masuk area toilet mereka berpapasan dengan Lily dan geng lem karet yang baru melangkah keluar dari toilet.
"duh... sorry banget gue gak bisa ladenin Lo, gue dah kebelet nih," cuek Nana sambil berjalan menuju toilet.
"Eh... mending nih Lo dan teman teman Lo balik lagi ke toilet disana ada cermin besar, noh... Lo gunakan untuk ber, maka Lo akan tahu kalo muka Lo itu yang keganjenan dan barbar," balas Rita dengan suara penuh penekanan.
"gihh..., jelek, miskin dan tak tahu malu, sana jauh-jauh dari kita, entar kita ketularan jelek lagi," ucap teman Lily.
"eh... sok kecantikan Lo," balas Rita.
__ADS_1
"ya iyalah ..kan memang kami cantik, elegan dan berkelas, jawab Lily.
Nana yang baru keluar dari toilet, merasa jengah dengan pertengkaran Lily dan Rita.
Dengan langkah cepat Nana menarik tangan Rita dan pergi menjauh dari Lily dan teman-temannya.
dipersimpang jalan Nana berpapasan dengan Nauli yang membawa kresek berisi air mineral dan makanan.
"Kamu dari mana Nana, kok jalannya tergesa-gesa begitu," sapa Nauli dengan wajah senang karena bertemu Nana dan juga keheranan.
"Dari toilet, tadi ketemu Mak Lampir dan teman temannya, jadi buru buru pergi, Nau sendiri dari mana? Jawab Nana.
"Eh ... kalo gue dari mini market beliin air sama jajanan buat temen-temen."
"Eh... Nau inget gak, sama temen gue ini?Dia mo ucapin selamat atas kemenangan tim Nau di babak penyisihan, dia salah satu pemuja rahasia Nau loh," ucap Nana sambil menarik tangan Rita agar mendekat ke arah Nauli, sesaat nampak pula Wajah Rita memerah.
Nauli hanya menjawab singkat"makasih".
"Nana... tidak kasih selamat ke gue nih? padahal yang membuat Nau semangat 45 saat bertanding adalah Nana LOH," ucap Nau yang mengarahkan pandangannya ke wajah Nana .
__ADS_1
...