
"Gue terlambat ke sekolah, jatah pagi ini gue pasti disuruh bersih bersih halaman sekolah. gak papa lah demi Nana," gumam Alvin.
Benar saja guru BP sudah menunggu Alvin. di belakang Alvin tampak dua orang gadis cantik, dan seorang siswa laki-laki yang juga datang terlambat.
Pak Atmaja guru BP menginterogasi siswa yang terlambat. setelah di catat di buku keterlambatan . Kami disuruh membersihkan halaman sekolah.
"Haii Vin, tumben amat Lo terlambat," sapa gadis itu dengan wajah tersenyumnya. "Lo inget gak sama gue, kita pernah bertemu di lamarannya mas Wisnu dan mbak Dewi," jelas gadis itu pada Alvin yang diikuti dengan pandangan Alvin mengarah padanya.
Gadis cantik dengan tubuh semampai yang ternyata bernama Risma adalah adik mas Wisnu yang juga adik kelas Alvin. Walau Alvin tidak kenal mereka tapi adik kelasnya itu sangat mengenal Alvin the number one of Five most wanted di sekolah.
"iya... ada urusan tadi, oh ...jadi kamu adiknya mas Wisnu."Jawab Alvin dengan wajah datar dan santai, tidak lupa tangannya memunguti sampah di halaman.
"Oh iya, Vin Nama gue Risma kelas X D," Risma memperkenalkan diri sambil mengulurkan tangannya dan dibalas Alvin.
"Oh... gue dah selesai, gue balik kelas dulu pamit Alvin," Alvin berdiri hendak berjalan, tiba-tiba tubuh Risma terhuyung dan jatuh di badan Alvin, spontan Alvin menangkap tubuh Risma.
"Maaf.. tidak sengaja kakiku kesandung batu itu," ucap Risma sambil menunduk yang terlihat ada senyum menyeringai.
__ADS_1
"Ya ... lain kali hati hati," ucap Alvin sambil berlalu meninggalkan Risma.
"Lihat .. aja Lo Vin, gue akan membuat Lo jatuh cinta sama gue, Lo harus jadi milik gue," gumam Risma sambil tersenyum devil.
Setelah kembali ke kelas Alvin duduk di tempat duduknya dengan muka muram.
"Mengapa wajahmu bermuram durja wahai Lelaki tampan? bukankah tadi habis dipeluk cewek cantik," goda Riri yang duduk di depan meja Alvin dan Toni.
"Apaan sih Lo Ri... siapa juga yang habis pelukan, tadi tuh cewek jatuh di depan gue, jadi gue bantu pegangin," elak Alvin.
"tahu tuh... tadi sih katanya anak kelas X," balas Alvin.
"Alah... paling itu modus si cewek biar bisa meluk Lo, siapa coba cewek di sekolah ini yang tidak ingin peluk Lo," sahut Toni yang tiba tiba bersuara.
"hihhhh.... "Alvin begidik membayangkan dipeluk cewek satu sekolah.
Jam istirahat sudah berbunyi mereka bertiga seperti biasa ke kantin bersama. saat Mau keluar Rita nongol di depan mereka.
__ADS_1
"Vin... Nana kok tidak masuk sekolah Vin, apa dia sakit atau ada apakah," tanya Rita pada Alvin.
"Nana Sakit, badannya demam tadi Ayah Nana titip surat izin ke gue." jelas Alvin.
"Eh ...ntar pulang sekolah kita ke rumah Nana yuk," ajak Rita yang langsung disetujui oleh semua temannya.
Merekapun sampai di kantin dan langsung memesan makanan. seperti biasa mereka duduk bersama Kak Anto dan Kak Faris.
Anto yang tidak melihat Nana celingukan mencarinya dan akhirnya menanyakan pada Rita kemana Nana.
" Eh Rit... Nana kok gak ke kantin!"
Nana sakit kak, jadi tidak masuk sekolah hari ini, jelas Rita.
Eh ... sakit? sakit apa? tanya Kak Anto lagi.
"Demam... ini rencananya kita kita mau ke rumah Nana sepulang sekolah."
"Ya udah ... ntar gue ikut ke rumah Nana," ucap kak Anto.
__ADS_1