
****** Nana POV*****
Siapa dirinya, aku tidak tahu. Yang aku tahu mereka orang yang baik. itu pendapatku tentang Nauli dan keluarganya.
Ya ...tadi aku tidak sengaja bertemu mahluk tampan di Mall. semuanya serba tidak sengaja, kenalan tidak sengaja, bertemu lagi juga tidak sengaja dan yang memalukan, aku selalu menubruk dia saat bertemu. Nauli kalo dinilai ketampanannya sebelas dua belas dengan Alvin.
Tuhan... aku bersyukur karena dikelilingi oleh orang orang baik yang menyayangiku dan sahabat yang baik pula tentunya.
Mereka yang menjadikanku kuat dan optimis menjalani hidup, sebenarnya keinginanku sangatlah sederhana, hidup berkecukupan dan bahagia. "Ha... ha... "itu mungkin hal pertama yang akan dilakukan sahabatku jika mendengar keinginan ku, karena semua orang menginginkan hal ini. dan itu tidaklah mudah didapat butuh perjuangan dan pengorbanan yang tidak sedikit, bener gak! benerlah jawab diriku sendiri.
__ADS_1
Aku mungkin agak baper tapi tidak terlalu pusing dengan gombal receh yang sering diucapkan teman temanku, kenapa? ya karena aku sadar diri siapa diriku. Bener banget yang dikatakan Lily, aku adalah GBR alias gadis buruk rupa, tapi menurutku sih sempurna, semua peralatan lengkap dari mata, hidung, mulut, mata, tangan yang tiada cacat, yang membedakan hanya bentuknya saja, kalau fungsinya kan sama saja.
Aku juga tidak berasal dari keluarga kaya, tapi cukup buktinya bisa makan, punya tempat tinggal, dan bersekolah, yang membedakan apanya... coba? ya tentu saja bentuk dan rupa.
tapi fungsi tetep sama.
Tapi akhir-akhir ini aku sangat terheran-heran dengan sikap Alvin dan kak Anto dan beberapa teman lelaki. Apa benar mereka menyukaiku dalam bentuk mencintai yang posesif untuk memiliki sendiri.
Lelaki kedua yaitu Anto walaupun bukan blasteran tapi dia juga kategori mahluk tampan. Begini penampakannyaTinggi badannya 180 cm, keturunan Indonesia Asli, kulit bersih, hidung mancung walaupun tidak semancung Alvin, tatapan mata teduh, perhatian. siapapun yang jadi pendampingnya nanti pasti tidak kekurangan perhatian.
Kalo ditanya siapa yang dipilih dari keduanya, akan ku jawab jodoh sudah ditetapkan. siapapun nanti yang jadi jodohku dan sudah siap untuk menyunting ku aku akan terima.😁
__ADS_1
Kalau ditanya bagaimana perasaanku ke Alvin?Aku merasa nyaman, save saat Deket Alvin, dia sahabatku dari kecil. dia sudah faham bagaimana diriku luar dan dalam.
Kalau mereka benar benar tulus mencintaiku alangkah bahagianya diriku, kalau hanya candaan setidaknya aku tidak terlalu baper, itu prinsipku. buktikan kalau benar menyukaiku itu inginku.
Aku manusia normal, jadi aku juga suka lelaki yang tampan, pintar, baik, perhatian. apa ada ya manusia yang sesempurna itu. hanya saja aku punya batasan GBR, jadi aku berusaha menekan rasa yang kadang tumbuh bersemi agar tidak terlalu subur, jadi tidak sulit untuk menghilangkan rasa bila tak berbalas, ini juga salah satu ajian andalan yang terus dilatih agar tidak mudah Baper.
Suatu saat aku ingin bertanya pada Alvin juga kak Anto mungkin yang lain juga sebenarnya apa sisi menarik yang aku miliki.
kalo ditanya cita cita maka akan aku jawab aku ingin menjadi orang kaya yang bahagia 😍.
*********
__ADS_1