
Setelah pamit dengan mama Alvin, Nana keluar beriringan dengan Alvin .
Alvin menyalakan mesin motornya
"brum .... brum .. brum"
sebelum berjalan Nana meminta Alvin untuk mengijinkan mencoba mengendarai motor sport milik Alvin.
" Boleh ya... aku pinjem motor sport kamu, Aku pingin coba belum pernah naik motor yang gede kayak begini," ucap Nana pada Alvin.
" oke..., tapi hati-hati karena Lo belum terbiasa pakai motor kopling," jelas Alvin
Nana bertengger di atas motor Alvin. Alvin membonceng di belakang Nana dengan melingkarkan tangannya di pinggang Nana.
"Eh kampret... ngapain pegangan pinggang gue?" ucap Nana sambil melepaskan tangan Alvin dari pinggangnya.
"Nana, gue memeluk pinggang Lo itu biar save," jawab Alvin sambil tersenyum devil.
"Dasar Alvin mesum kurang ajar, masak Dia memegang dan memeluk pinggangaku, . Rasanya risih banget," gumam Nana.
Tapi karena penasaran Nana tetap mencoba menaiki motor sport milik Alvin. Sebenarnya Nana bisa naik berbagai macam jenis motor matic, juga motor yang oper gigi, tapi belum pernah mencoba motor sport dengan kopling.
Na... berhenti diwarung sate depan ya, gue laper belum makan tadi." pinta Alvin
"Nanti aja pulangnya, gue buruan dah malem nih," sahut Nana.
"Lo gak kasihan sama gue, kelaparan, entar kalo gue pingsan gimana?" lanjut Alvin.
"Ya udah yok ... turun, Alvin menggandeng tangan Nana.
gak usah gandeng tangan gue, gue bisa jalan sendiri kampret tampan.
"Na... truk aja gandengan biar mesra, masak kita tidak, lagian biar Lo gak hilang ," ucap Alvin sambil tersenyum.
__ADS_1
"Gue bukan truk, dan ini dah hampir sampai rumah gue, Lo ajah yang modus kan pingin pegang tangan gue? sahut Nana
Bang ... sate dua porsi, makan disini, Alvin memesan sate sambil mencari tempat duduk yang nyaman.
Alvin memang sengaja mengajak Nana Makan sate dipinggir jalan, maksudnya agar bisa berlama-lama dengan Nana.
Saat Alvin mengedarkan pandangannya ke sekeliling, dia menangkap sosok tinggi, namun kurang jelas, setelah dia memesan sate dianya duduk di hadapan Alvin dan Nana.
"Eh... Nauli, sapa Alvin. beli sate juga?" tanyanya lanjut.
"Iya nih mamah gue pingin dibeliin sate, kalian kok bisa bersamaan." balas Nauli.
"Tadi Gue habis ke rumah Alvin nganterin pesenan ibu sahut Nana.
"Ngomong ngomong rumah Lo dimana? kok beli sate di kompleks rumah gue?" lanjut Nana
"Oh iya Na... tadi mamah pesen untuk ngundang Lo ke acara ultah mamah gue, hari Kamis, jam Empat sore di rumah."lanjut Nauli.
"Tapi kok gue baru tahu Lo yach, secara ... rumah Lo sama gue se kompleks beda tiga blok," ucap Alvin
"Gue sama keluarga belum lama pindah ke kompleks itu," jawab Nau.
" Berarti Nau bertetangga sama nih kampret. Wuih... rumah Nauli di kompleks perumahan elit, tiga blok dari rumah Alvin. holang kaya nih." batin Nana.
tanpa mereka sadari pembeli sate melihat ke arah mereka bertiga. apalagi kalau yang beli perempuan pemandangan bening dua pria tampan dihadapan mereka tidak mereka sia siakan.
Tiba tiba ada ibu ibu hamil beli sate yang minta foto dengan mereka berdua.
Nana memfoto ibu hamil yang diapit dua lelaki ganteng.
__ADS_1
"Semoga anak dalam kandungan ku akan lahir setampan mereka," ucap doa ibu hamil tadi.
Gue hanya tersenyum melihat tingkah laku ibu hamil yang kadang aneh.
Pesenan sate sudah datang, kami makan dengan lahap. setelah pesenan sate Nau datang diapun langsung pamit pulang pada kami.
"Jangan lupa hari Kamis ke rumah gue," kembali Nauli mengingatkan pada Nana.
"Iya gue usahain," sahut Nana.
Alvin sebenarnya bingung, kok Nana bisa kenal dengan keluarga Nauli, mereka kan baru ketemu kemarin saat pertandingan bola voli.
"Nana ... Lo kok bisa kenal sama keluarga Nauli," selidik Alvin penasaran.
"Iya tadi kita ketemu di Mall, dan gue diajak pulang bareng sama mamah Nauli, karena sudah kesorean jadi jarang angkot. rencana mau naik ojol, tapi HP lowbat. jadi gue terima ajakan mama Nauli." jelas Nana panjang lebar.
" Heish ...dah jam setengah sembilan, entar emak gue nyariin dikira anak perawannya diculik sama orang. gue bonceng Lo aja Vin, ayok... cepetan.
"Thanks ya... untuk hari ini," ucap Alvin sambil tersenyum.
Setelah Nana sampai di rumah, Alvin langsung pamit.
"Sampai ketemu besok," ucap Alvin.
"Iya by....." balas Nana.
----++++----++++-----
__ADS_1