Serumah Dengan Aktor

Serumah Dengan Aktor
Chapter 58


__ADS_3

Megan menatap ke segala arah. Lautan penonton sudah membentang luas, bersorak riuh menyambut Jakson. Tak mau kalah dengan para penggemar ini, Megan dan yang lainnya juga ikut bergabung di barisan penonton. Mengambil tempat terdepan yang di khususkan untuk mereka.


Bising sudah pasti melanda, lantaran waktu penampilan kian dekat. Penonton sudah harap bahagia menunggu bintangnya hadir. Beragam hadiah juga ada di antara mereka, hadiah terkhusus yang tak lain untuk Jakson tentunya.


Di waktu yang bersamaan, saat Jakson sudah berdiri di atas panggung, sosok ibu yang di cintainya akhirnya hadir di antara lautan penonton. Hati-hati Jasmine melangkah diantara penonton itu, ia bergabung bersama rombongan Megan di kursi Vip barisan depan yang sudah ia pesan lebih dulu. Perasaan lega akhirnya lolos dari nafasnya saat tubuhnya sudah mendarat di kursi itu.


“Maaf, tante sedikit terlambat, tadi ada urusan!” tuturnya menyapa Megan yang tepat di sebelahnya, kemudian mengirim senyum untuk Nadia dan yang lainnya.


“Tidak apa tante.. Ini juga baru di mulai!” jelas Megan.


Jasmine menatap panggung, menatap lekat putranya yang berdiri di sana menyambut para penggemarnya.


Teriakan bergema di antara lautan penonton, berusaha Megan dan Jasmine tak menghiraukan para penggemar ini yang sedari tadi berteriak histeris, dan saat Jakson sudah muncul di panggung teriakannya makin menggelegar.


“Kak Nadia, Anda masih di butuhkan di belakang panggung bersama tim Anda!” seru seseorang menghampiri Nadia dan Sam di samping Davin.


“Baiklah.. Saya dan yang lain akan segera ke sana!” tuturnya menatap Sam dan Davin, memberi isyarat agar memenuhi panggilan itu.


“Oh iya, Megan kamu di sini saja, temani tante! Ingat.. jangan berbuat hal aneh?” pinta Nadia sinis yang sengaja tak mengajak Megan bersamanya.


Megan hanya mengangguk pelan atas perintah itu kemudian tersenyum ke arah Davin yang menepuknya.

__ADS_1


"Aku akan segera kembali!" ujar Davin yang perlahan menjauh darinya.


Tak butuh waktu lama, Nadia dan yang lain menghilang dari barisan penonton. Sementara Jasmine tak mau kalah dari para penggemar muda ini, ia juga ikut memeriahkan suasana.


“Jakson sayang ku!” teriaknya yang membuat Megan dan para penonton di sekitarnya menatap heran.


“Jakson.. mama mendukung mu!” sambungnya berteriak sekuat mungkin.


Penuturannya sukses menarik perhatian. Para fans yang sedari tadi bersorak tiba-tiba berhenti seketika mendengar penuturan Jasmine itu.


“Hahaha..” tawa pecah di sekeliling Jasmine, fans Jakson tertawa sejadi-jadinya, menganggap Jasmine asal mengaku menyebut dirinya mama dari Jakson.


“Lihat, bahkan seorang ibu pun tertarik dengan Jakson kita sampai-sampai berani mengaku mama!” ujar salah satu fans yang terdengar bercanda tapi menyindir hati.


“Kenapa?” bentak Jasmine tak terima akan penuturan itu.


“Cih.. Lihat tindakannya itu! Seharusnya ibu seperti Anda lebih baik di rumah dan mengurus keluarga saja, tempat ini bukan area yang cocok untuk orang tua!” jelas seorang wanita di antara kerumunan membela temannya tadi.


Jasmine mulai tak tahan, amarahnya sudah sampai puncaknya, sebentar lagi akan meluap tak bisa terbendung lagi. Tapi sebelum Jasmine angkat suara, Megan mendahuluinya.


“Apa kalian tidak punya sedikit rasa hormat, Dia lebih tua dari kalian.. Dan lagi ini area umum, terbuka untuk semua orang, siapa pun bisa datang kemari!” bela Megan.

__ADS_1


“Dan.. Seharusnya kalian bangga karena idola yang kalian impikan itu juga di kagumi oleh seorang ibu seperti dia!” sambungnya


Tampak para penggemar itu hanya terdiam menatap sinis pada Megan kemudian kembali tertawa, menggagap perkataan Megan itu lucu asal di ucapkan.


“Bangga? Apa kami harus bangga padanya karena meninggalkan rumah dan keluarganya dengan datang kemari menonton konser bersama anak muda?” seru salah satu dari mereka membalas.


“Atau dia ibumu? Bahkan anaknya sudah angkat suara, aku ingatkan ini bukan tempat bagi ibumu menghabiskan waktu!” sambung salah satu fans yang tak mau kalah, mengira Megan adalah putri Jasmine.


“Kalian ini apa tidak bisa menjaga ucapan kalian!” tegas Megan menatap sinis.


“Apa? Apa sekarang kau marah, bilang pada ibu mu jangan mengaku sembarangan, apalagi mengaku sebagai ibu Jakson! Ibu Jakson bahkan tidak selevel dengan ibu mu ini!” tegas fans itu yang juga kian tersulut emosi akan suasana yang mulai mencekam.


“Apa? Kau bilang dia tidak selevel dengan ibu Jakson.. Apa kalian tau dia ini sebenarnya ibu dari Jakson!” tutur Megan memberi tahu.


To


Be


Continue


Jika terdapat kesamaan nama tokoh, karakter, dan tempat, saya selaku penulis meminta maaf. Cerita ini hanya fiktif belaka tidak bermaksud menyinggung para pembaca dan pihak lainnya.

__ADS_1


__ADS_2