Serumah Dengan Aktor

Serumah Dengan Aktor
Chapter 67


__ADS_3

Lautan penonton makin riuh lantaran malam mulai berganti, dan puncak acara juga sudah di mulai. Setumpuk kue besar berdiri elegan di atas panggung bersama pria tampan yang elegan pula. Lima tingkatan dan juga lima lilin yang berwarna-warni menghias kue itu, tak lupa di beri angka 24 sebagai pertanda dari usia Jakson.


Pembawa acara dan juga beberapa aktor tampan lainnya berdiri berjejer di samping Jakson, memeriahkan panggung dan suasana. Tak lupa Sam dan Nadia juga bergabung, karena mereka adalah teman seperjuangan Jakson hingga bisa mencapai puncak ini.


Rasa haru Jakson kian ia sampaikan, berpidato singkat mengenai ulang tahunnya yang selama tiga tahun terakhir selalu di adakan seperti ini. Teriakan penonton juga berubah jadi hening kala mendengar Jakson bercerita.


Satu persatu para penonton mewakili teman-temannya untuk memberikan kado yang mereka bawa. Tampak haru di atas panggung, lantaran Jakson berusaha menahan emosinya di hadapan penggemarnya. Walau tak bisa bersentuhan dengan Jakson, para penggemarnya tetap menghargai dan berfoto dengan idolanya.


“Kasihan.. Kalau saja Jakson tidak suka di sentuh, aku pasti sudah memeluknya!” tutur seorang gadis yang baru saja turun dari panggung saat setelah selesai berfoto dengan Jakson.


Megan mendengar pembicaraan singkat gadis itu, yang baru saja melewatinya di sisi panggung. Ia mulai penasaran dan berpikir keras tentang hal itu, karena ia pernah menyentuh Jakson dan mengapa gadis itu malah berkata Jakson tidak suka di sentuh.


Dari panggung, Jakson sesekali melirik Megan di samping. Jelas sekali ia ingin jika Megan juga naik dan berfoto bersamanya, karena penghujung acara sudah akan berakhir, setidaknya ia ingin berfoto. Walau tampak Megan masih saja sibuk dengan kameranya.


Jakson mencari alasan, kemudian berjalan ke sisi panggung dan berhenti tepat di depan Megan. Megan yang terus saja mengambil foto tak sadar bahwa Jakson sengaja mendekat dan memperhatikannya.

__ADS_1


Ceklek..


“Ternyata.. di foto lebih dekat hasilnya lebih baik!” gumam Megan yang malah fokus pada foto jepretannya, tak menghiraukan Jakson yang sedari tadi mengirim tatapan elang.


Para penonton juga kian riuh, dan tatapan mereka tertuju pada Megan lantaran Jakson menghampirinya.


“Kenapa Jakson mendekati wanita itu?” tanya salah satu penonton yang melihatnya.


“Aku memberi kesempatan pada nona ini untuk berfoto bersama ku!” tutur Jakson yang menunjuk Megan, membuat para penonton terfokus pada sosok yang di tunjuknya.


Megan masih saja fokus melihat hasil jepretannya sehingga tak sadar akan penuturan Jakson barusan. Hening seketika lantaran Megan tak memberi respons.


“Nona..” panggilnya yang berusaha membuat fokus Megan terhenti dari kamera itu.


Tapi, panggilan itu belum bisa mengalihkan fokus Megan. Terpaksa Jakson turun di sisi panggung dan langsung saja menarik Megan dari sana karena mulai tak sabar. Padahal para kru di sana ingin mengejutkan Megan agar melihat Jakson, tapi Jakson sudah lebih dulu turun tangan dan menyeret Megan ke atas panggung.

__ADS_1


Megan yang terkejut hampir saja membuat kamera itu jatuh dari tangannya. Sempat ia melawan akan seretan Jakson yang tiba-tiba, dan saat Jakson berbalik menatap tajam padanya, Megan terdiam.


“A ada apa, mengapa membawa ku ke atas panggung?” bisik Megan yang kian mendekat.


“Apa kau tidak punya telinga?” tanya Jakson pula dengan sinis.


Megan kian heran ada apa gerangan sehingga Jakson terlihat marah. Dan lagi situasinya sekarang sudah menjadi sorotan. Di atas panggung ia berdiri dan bertemu dengan Sam dan Nadia yang sudah memotong beberapa kue bertingkat lima tadi, Megan hanya tersenyum pada mereka walau sedikit kaku.


“Nona, silakan pengang kuenya dan kita akan berfoto!” tutur Jakson yang kian tersenyum polos memberikan pada Megan salah satu kue tadi.


“A apa? Foto?” gumam Megan yang masih bingung.


To


Be

__ADS_1


Continue


Jika terdapat kesamaan nama tokoh, karakter, dan tempat, saya selaku penulis meminta maaf. Cerita ini hanya fiktif belaka tidak bermaksud menyinggung para pembaca dan pihak lainnya.


__ADS_2