
Sudah seminggu Aleandra dan orangtuanya berada di Rusia, tapi mereka belum berhasil menemui Aleandra Ivanov. Apartemenya kosong dan menurut tetangga, mereka pergi ke luar kota dan tidak tahu kapan pulangnya.
Aleandra juga sudah tahu tentang pernikahsn Dimitri dan Sofia. Ia juga melihat berita tentang pengumumab kehamilan Sofia di TV. Marina dan Michael menjadi semakin merasa bersalah, karena kesalah pahaman, putrinya dan Dimitri berpisah.
"Antarkan aku menemui Dimitri,"kata Michael.
" Untuk apa?"tanya Aleandra.
"Untuk meluruskan kesalah pahaman."
"Baiklah. Aku akan mengantarkan kalian kepadanya.
Sabrina terkejut dengan kedatangan Aleandra bersama dua orang asing yang ikut bersamanya.
"Aku ingin menemui Dimitri."
"Dia ada di dalam."
Aleandra langsung membuka pintu dan kedatangannya membuat Dimitri terlonjak terkejut.
"Aleandra."
"Halo Dimitri! Akhirnya kita bisa bertemu secara langsung."
Dimitri tidak mengerti apa yang maksud Aleandra. Ia juga tidak mengenal dua orang di belakang Aleandra.
"Kenalkan ini Marina Rivera, ibuku dan ini Micahel Rivera. Ayahku."
"Ayah dan ibumu? Apa maksudmu?"
"Kami orangtua kandung Aleandra,"kata Michael.
Dimitri kembali terkejut.
"Orangtua kandung?"
__ADS_1
"Benar."
"Namaku bukan Aleandra Elena Ivanov. Namaku adalah Aleandra Elsie Rivera. Aku adalah saudara kembar Aleandra, mantan kekasihmu."
Dimitri shock. Sekarang dia sudah menemukan jawabannya mengapa selama ini Aleandra bersikap aneh ketika dia bertemu dengannya saat dia hampir tertabrak olehnya dan perkataan Alexei menjadi masuk akal baginya.
‘’Jangan-jangan Aleandra yang waktu itu bukan Aleandra dan yang melakukan syuting iklan juga bukan Aleandra tapi saudara kembarnya. Kalau begitu Aleandra berada dimana saat itu . Mereka berdua telah bertukar posisi, apa mereka berdua telah merencanakannya, tapi Sofia bilang mereka berdua tidak mengetahui kalau mereka mempunyai saudara kembar," pikir Dimitri.
Dimitri mengacak-acak rambutnya . Tiba-tiba wajahnya mengeras. Kata-kata Aleandra kembali terngiang kembali di kepalanya.
Wanita yang ada di foto itu bukan diriku.
Aku tidak pernah mengkhianatimu.
Percayalah ! Aku tidak mengenal pria itu.
Sungguh. Aku tidak bersalah.
"Jangan-jangan Aleandra yang aku lihat bersama dengan Ivan bukanlah Aleandra yang aku kenal. Mungkinkah dia adalah kembarannya Aleandra. Jika itu benar, Aleandra tidak pernah selingkuh dengan pria lain."
"Benar. Itu adalah aku. Gara-gara ini aku jadi putus dengan Ivan. Akulah yang melakukan syuting iklan, karena Aleandra terjebak badai di desa Vytaskoye."
Sekarang ia diselimuti perasaan bersalah terhadap Aleandra dan itu membuat hatinya sangat sakit. Dia sangat menyesal, karena tidak mempercayai setiap kata-kata yang terucap dari mulut wanita yang dicintai karena telah dibutakan oleh rasa cemburunya dan juga dia tidak mendengarkan perkataan ayahnya dan juga sekretarisnya.
Sekarang kata-kata mereka berubah menjadi kenyataan kalau dirinya sudah sangat menyesal meninggalkan Aleandra dan sudah terburu-buru mengambil keputusan untuk menikahi Sofia. Kini dirinya sudah tidak dapat mundur lagi dan lari dari pernikahannya dengan Sofia.
Dimitri ingin sekali memutar waktu ke kejadian 4 bulan lalu untuk memperbaiki hubungannya dengan Aleandra, tapi hal itu tidaklah mungkin.
"Aleandra, maafkan aku...maafkan." Sebulir air mata jatuh dari matanya yang kemudian dihapus kembali dengan cepat.
Dimitri pulang ke rumah dengan wajah lelah dan muram. Kedatangannya yang lebih cepat dari jadwal tentu saja mengejutkan Sergei dan Sofia. Ia mengurung dirinya di kamar. Malam pun telah tiba, Dimitri tidak kunjung keluar kamar juga. Sergei merasa ada yang tidak beres dengannya.
Sergei memberi perintah pada Nester untuk membawanya ke kamar Dimitri.’’Tolong antar aku ke kamarnya."
"Baik tuan."
__ADS_1
Sergei mengetuk pintu kamar Dimitri berkali-kali, tapi tidak ada jawaban sama sekali. Lama kelamaan Sergei menjadi cemas.
"Menurutmu apa yang terjadi dengannya?’’
"Saya tidak tahu tuan, tapi pendapatku telah terjadi sesuatu di kantor."
"Apa mungkin karena Aleandra lagi?’’
"Entahlah tuan."
"Dimitri cepat buka pintunya, atau aku akan menyuruh orang untuk mendobrak pintu ini."
Tiba-tiba pintu terbuka keadaan Dimitri cukup berantakan. Pakaiannya sama sekali belum di ganti semenjak dia datang.
" Dimitri apa yang telah terjadi padamu?’’tanya Sofia.
Dimitri masih menundukkan kepalanya.
"Kata-kata ayah benar."
"Kata-kata yang mana?’’
"Ayah bilang semoga aku tidak menyesali keputusan yang aku ambil dan sekarang aku menyesalinya. Aleandra tidak pernah selingkuh dengan pria lain. Aku menyesal tidak mempercayai kata-katanya waktu itu.Aku marah pada diriku sendiri dengan mudahnya aku memutuskan pertunanganku dengannya. Aku telah menutup mata, telinga dan hati pada kebenaran."
Dimitri mulai menangis. Sofia terkejut dan Sergei tidak pernah melihat Dimitri seperti ini sebelumya. Lalu Dimitri menceritakan apa yang terjadi di kantor.
"Jadi Aleandra memiliki saudara kembar?’’
Dimitri menganggukkan kepalanya.
"Jadi Aleandra bukanlah wanita yang bersama pria itu?"
Sekali lagi Dimitri menganggukan kepalanya. Sofia terdiam dan terkejut. Ia tidak menyangka Aleandra punya saudara kembar dan ia juga merasa takut Dimitri memutuskan kembali kepadanya. Sofia menangis dan pergi ke kamarnya
"Sekarang kamu baru sadar kalau Aleandra tidak bersalah. Sekarang ini kamu sudah menikah dengan Sofia dan kamu tidak mungkin dapat kembali padanya "
__ADS_1
"Aku tahu."
Dimitri hanya bisa menyesali apa yang sudah terjadi. Sekarang Aleandra telah jauh dari jangkauannya. Andai waktu bisa diputar, ia ingin memperbaiki semua yang telah terjadi. [ ]