
Akexei berhasil menahan Lizzie terjatuh. Dia berhasil meraih pakaiannnya. Dimitri membantu Alexei untuk menariknya ke atas. Lizzie terus saja menangis dan dia melihat Sofia yang sudah terjatuh dengan perasaan sedih, dia tidak ingin semua ini terjadi. Dimitri menangis dengan semua apa yang terjadi. Ia tidak memginginkan hal ini terjadi. Rasa bersalah menyelimuti dirinya. Andai waktu bisa diputar. Ia ingin memperbaiki semuanya.
Alexei memanggil ambulan dan juga polisi mulai berdatangan ke tempat kejadian. Sofia meninggal seketika di tempat kejadian. Orang-orang mulai berkumpul dan Dimitri segera pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan keadaan Lizzie. Dia tidak mengira Sofia akan berakhir dengan sangat menyedihkan dan dengan cara mengenaskan.
Dimitri merasa lega ketika dokter mengatakan Lizzie baik-baik saja, lalu pulang ke rumah setelah hari mulai menjelang malam. Berita kematian Sofia tentu saja mengagetkan seluruh keluarga Hendrikova.
Pada awalnya mereka sangat marah pada Dimitri, karena dia adalah penyebab kematian Sofia, tapi setelah mendengar penjelasan Dimitri, akhirnya mereka mengerti dan menyesali kematian Sofia yang begitu tragis.
Keesokan siangnya Dimitri menghadiri upacara pemakaman istrinya , banyak media massa yang meliputnya. Ia kembali ke rumah dengan wajah lelah dan ketika dia akan masuk ke dalam kamarnya dia teringat dengan perkataan ayahnya. Dia masuk ke kamar Sergei dan mencari buku hariannya. Setelah beberapa menit mencari, Dimitri akhirnya menemukan buku harian ayahnya di laci meja di samping tempat tidurnya.
Dimitri membawa buku itu ke kamarnya dan membacanya.
Ini rahasia besarku yang selama ini aku simpan.
Aku dan Nester merencanakan pergi ke studio tempat Aleandra melakukan syuting. Aku bermaksud untuk berbicara dengannya . Saat aku tiba di tempat lokasi syuting, Aleandra sudah tidak ada disana, aku pergi ke ruang ganti dan tanpa sengaja aku mendengar pembicaraannya dengan kakaknya. Setiap kata-demi kata yang meluncur dari mulut mereka. Aleandra mengatakan kalau dia sedang hamil.
"Apa Aleandra hamil?’’tangan Dimitri bergetar, lalu dia kembali membacanya lagi.
Dia mengatakan sedang mengandung anak Dimitri.
__ADS_1
Dimitri shock dan tangannya semakin bergetar hebat.
"Aleandra sedang mengandung anakku?Itu tidak mungkin, kenapa ia dan ayah tidak pernah memberitahuku soal ini?’’
Dimitri kembali membaca buku harian ayahnya.
Aleandra juga bilang dia ingin pergi kesuatu tempat sampai dia melahirkan nanti. Dia tidak ingin kehamilannya diketahui oleh banyak orang. Lalu aku menawarkannya untuk menempati salah satu rumahku di Belgorod sampai ia melahirkan bayinya, karena bayi itu adalah cucuku juga.Saat itu usia kehamilan Maya menginjak empat bulan.
Aku terpaksa merahasiakan hal ini pada anakku, karena atas permintaan Aleandra dan juga aku tidak ingin merusak pernikahannnya dengan Sofia. Kalau Dimitri sampai tahu, pasti dia akan segera menceraikan Sofia dan menikahi Aleandra.
Dimitri, anakku, maafkan ayah. Aku terpaksa merahasiakan semua ini.
Dimitri mulai menangis.
Aku telah merencanakan mengambil Lizzie dari tangan Aleandra dan menjadikannya sebagai anak adopsi Dimitri dan Sofia. Akhirnya aku telah mengambil anak itu dari tangan Aleandra.
Aleandra sama sekali tidak tahu kalau aku yang telah menculik anaknya. Aku terkejut ketika diberitahu oleh Anastasia, Aleandra telah menghilang dalam upaya pencarian anaknya.
Dimitri, maafkan ayah. Maaf.
__ADS_1
Dimitri menutup buku harian ayahnya dan menangis.
"Lizzie adalah anakku dan Aleandra. Anakku...anakku."
Jantungnya berdebar-debar dan dia segera pergi ke kamar Lizzie dan dia melihatnya sedang tertidur nyenyak, lalu diangkatnya dari box dan langsung didekapnya erat.
"Ternyata kamu adalah anakku. Anakku dan Aleandra."
Dimitri berkali-kali menciumi pipinya dengan wajah basah oleh air mata.
"Anakku dengan wanita yang aku cintai."
Lizzie terbangun dan menangis. Dimitri membawanya ke kamarnya.
"Jangan menangis. Maafkan ayah sudah membangunkanmu dari tidurmu."
Dimitri membaringkannya di tempat tidur dan dia membuatkan susu untuknya. Dia merasa senang melihat Lizzie. Ada rasa marah dan kesal pada ayahnya, karena dia sudah berani-beraninya menculik Lizzie dari Aleandra dan hal itu yang telah menyebabkan Aleandra menghilang entah kemana.
"Aleandra kembalilah anakmu ada bersamaku. Kami berdua sangat membutuhkanmu,’’gumamnya lirih. [ ]
__ADS_1