
Mata Dimitri mulai memerah dan berkaca-kaca, karena wanita yang dicintainya telah kembali. Dimitri langsung menarik Aleandra dalam dekapannya dan memeluknya sangat erat.
"Aleandra. Akhirnya Kamu kembali. Aku sangat merindukanmu."
Dimitri melonggarkan pelukannya, lalu menatap Aleandra.
"Kamu kemana saja?"
"Aku mengalami kecelakaan dan harus dirawat di rumah sakit selama beberapa minggu."
Dimitri nampak cemas. "Apa kamu baik-baik saja?"
"Sekarang aku baik-baik saja."
"Maaf sudah membuatmu menderita dan sedih selama ini."
"Aku ke sini untuk membawa Lizzie bersamaku. Aku tahu Lizzie ada di sini dari koran yang aku baca."
"Membawa Lizzie?"
"Iya. Dia anakku."
"Aku tahu Lizzie anak kita."
"Bukan anak kita."
"Aku ayahnya."
"Aku ibunya."
"Lizzie sedang tidur di kamarnya."
"Antarkan aku ke sana!"
Aleandra dan Anastasia mengikuti Dimitri dari belakang. Aleandra langsung menghambur masuk dan begitu bahagia bisa bertemu dengan Lizzienya kembali. Anastasia juga merasa senang.
__ADS_1
"Katakan padaku kenapa Lizzie bisa bersamamu?"tanyanya sambil menyerahkan Lizzie ke Anastasia.
"Setelah pertemuan terakhir kita, aku menikah dengan Sofia, tapi pernikahan kami tidak bahagia dan ia meninggal, karena kecelakaan.
‘’Lalu anak perempuanmu?’’
"Aku dan Sofia tidak pernah memiliki anak perempuan."
"Ta..tapi aku melihat berita kalau saat itu dia sedang hamil."
"Itu hanya sandiwara saja. Ayahku meminta Sofia berpura-pura hamil sebelum anak adopsi kami tiba di rumah. Lalu Ayah membawakan seorang bayi perempuan bernama Lizzie dan ternyata dia adalah anak kita."
"Aku tidak mengerti, apa maksudmu?’’
"Aku baru mengetahui kalau Lizzie itu adalah anakku , setelah aku membaca buku harian ayah. Aku benar-benar sangat marah pada ayah, karena dia sudah membohongiku tentang Lizzie. Ayahku telah menculiknya dari tanganmu dan menjadikan sebagai anak adopsiku dengan Sofia. Saat itu aku tidak tahu apa-apa. Ayah hanya bilang kalau orang tua Lizzie sudah meninggal, oleh sebab itu ketika aku mengetahui kebenarannya, aku benar-benar sangat marah pada ayah."
" Ayahmu menculik Lizzie?’’tanyanya tidak percaya. Padahal pak tua itu sudah sangat baik kepadanya.
Aleandra menangis. ’’Padahal dia begitu sangat baik padaku. Apa dia baik padaku, karena ingin mengambil Lizzie dariku?’’
"Pak Sergei koma?’’
"Benar. Aleandra kembalilah denganku. Aku tidak ingin hidup terpisah dengan kalian. Aku sangat mencintai kalian berdua karena kalian adalah hartaku yang paling berharga."
"Tidak. Aku belum bisa memaafkanmu saat ini, karena aku masih sakit hati atas perbuatanmu padaku."
"Aku tahu aku salah. Rasa cemburuku telah menguasaiku sehingga aku dengan gegabah membatalkan pernikahan kita. Itu bukan berarti aku tidak mencintaimu lagi, karena aku sangat mencintaimu dan ketika melihatmu bersama dengan pria lain membuatku hatiku sakit dan aku merasa dikhianati olehmu dan ternyata wanita itu bukanlah dirimu. Maaf. Aku tidak mempercayai kata-katamu waktu itu."
"Kamu mudah sekali meminta maaf padaku. Apa kamu tidak memikirkan perasaanku waktu itu ketika kamu bilang membatalkan pertunangan kita. Hatiku hancur saat kamu mengatakan itu padaku dan kebahagianku sudah lenyap begitu saja. Perlu berhari-hari untuk menenangkan hati dan pikiranku, walaupun rasa sakit dihatiku masih belum sembuh. Kalau kamu mau meminta maaf padaku sekarang sudah terlambat, karena aku sudah tidak menerima maaf darimu lagi. Selamat tinggal!’’
Dimitri hanya terpaku diam mendengar perkataan Aleandra dan dia langsung menghalagi pintu agar Aleandra tidak keluar.
’’Apa yang kamu inginkan lagi dariku. Cepat minggir aku mau pulang."
"Aku tidak mengizinkanmu pulang sekarang."
__ADS_1
"Aku tidak akan membiarkanmu pergi sebelum kamu mendengarkanku."
"Apa yang akan kamu jelaskan lagi padaku semuanya sudah jelas."
"Aku tidak akan menyerah sampai kamu mau memaafkanku. Aku sekarang benar-benar menyesali keputusan yang aku buat. Kembalilah padaku dan berikan aku kesempatan sekali lagi padaku. Aku janji akan belajar untuk tidak cemburu pada setiap pria yang dekat denganmu dan akan selalu mempercayai cinta yang kamu berikan padaku."
" Kamu lebih percaya orang lain dari pada aku."
"Apa kamu sudah tidak mencintaiku lagi?’’
Aleandra diam sesaat.
"Tidak. Aku tidak mencintaimu lagi."
"Kamu bohong. Aku tahu kamu sangat mencintaiku dan tidak semudah itu kamu melupakan aku."
"Itu terserah kamu mau percaya atau tidak. Sekarang minggirlah."
Dimitri dengan enggan menyingkir memberi jalan untuk Aleandra
"Aku tidak akan menyerah untuk minta maaf darimu."
Dimitri menatap kepergian Aleandra bersama dengan Lizzie.
’’Aaaarrgghhh....’’
Dimitri memukul mejanya dengan keras dan meremas rambutnya dengan kedua tangannya.
🌻🌻🌻
Disepanjang perjalanan Aleandra menangis dan tidak mempedulikan tatapan orang yang melihat ke arahnya.
"Sudah jangan menangis lagi,"kata Anastasia.
Aleandra menghapus air matanya, lalu ia mengambil Lizzie dari Anastasia.
__ADS_1