Si Cupu Itu Milikku

Si Cupu Itu Milikku
Bab 18 Siapkan baju gue


__ADS_3

Neina terbangun jam lima pagi lantas dia cepat melaksanakan ibadah nya sesuai anjuran agamanya, setelah selesai melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim, dia baru menyadari jika tadi dia tidur di kasur dan dimana Reynaldo dari tadi tidak kelihatan batang hidungnya.


"kok gue baru sadar sekarang...dimana dia..." gumam Neina.


tok tok tok


"nona...nona Neina..." art mengetuk pintu dengan cepat Neina membuka pintunya.


"pagi nona...ah ternyata nona sudah bangun..."


"iya bi...ada apa yah bi..." tanya Neina.


"saya di tugas kan tuan untuk membangunkan nona..."


"saya sudah bangun dari tadi...tapi tuan siapa yang bibi maksud..." neina mengangkat alisnya tanda bingung.


"tuan Rey nona...tadi sebelum tuan lari pagi beliau menugaskan saya untuk membangunkan nona..." art itu bicara sambil menundukkan kepalanya sopan.


"pagi-pagi sekali dia lari...apa gak dingin gitu..."


"ngomong-ngomong kak Rey berangkat lari nya kapan.. apa sudah lama bi..."


"tidak nona tuan baru saja berangkat..." ucap pelayan itu masih setia menjawab pertanyaan Neina.


"oh Yasudah bibi bisa kembali ke bawah..."


"baik nona...permisi..." art tersebut membungkukan badannya lalu berlalu meninggalkan Neina dengan segala pikirannya.


"jadi dia suka lari di pagi hari... kebiasaan yang sama seperti kak zales..." gumam Neina seketika mengingat sang kakak cepat-cepat dia masuk kamar lagi dan menyambar handphonenya.

__ADS_1


Mata Neina berbinar terang melihat ada notif dari sang mommy


...mommy 🔥...


...Sayang mommy sudah sampai...maaf jika mommy tiga hari ke depan tidak mengabari mu karena mommy, Daddy kakak mu zales sedang disibukkan dengan pekerjaan... mommy percaya kamu disana baik-baik saja... ingat jaga diri baik-baik disana dan jangan menyusahkan mertua dan suami mu ... menurut lah pada mereka karena itu yang terbaik untuk mu... sudah dulu yah sayang mommy mau tidur dulu...love you all Ney......


"pukul 00.45..." gumam neina melihat pesan yang dikirim sang mommy.


tok tok tok


"Ney sayang apa kamu sudah bangun..." suara Fira terdengar jelas ditelinga Neina dengan langkah seribu Neina langsung membuka pintunya.


"mama..." sapa Neina.


"pagi sayang...apa Ney sudah bangun dari tadi..." tanya Fira penuh perhatian.


"apa Rey sudah pergi lari pagi ney.."


"iya ma tadi saat jam lima kak Rey sudah pergi lari pagi..."


"anak itu kebiasaannya dari kecil sampai sekarang masih sama saja..." gumam Fira.


"yasudah mama ke bawah lagi...kalo mau tidur lagi pasang alarm nya biar gak kesiangan berangkat sekolah nya..." Fira berjalan meninggalkan Neina, neina hanya mengangguk saja.


"jadi itu kebiasaannya dari semenjak kecil..." gumam Neina masuk ke kamar lagi, neina membereskan tempat tidur nya lalu beranjak ke kamar mandi.


Dua puluh menit kemudian neina sedang menyisir rambutnya namun belum melihat kedatangan Reynaldo.


"kemana dia...masa lari lama banget ini udah jam enam kok belum pulang-pulang..." lagi-lagi neina bergumam.

__ADS_1


"astaga ada apa dengan gue...dari tadi terus mikirin dia... hufttt lupakan tentang dia Ney lho gak boleh mikirin Orang yang gak cocok lho pikirin ..."


ceklek mata Reynaldo dan neina saling menatap melalui kaca rias, alis Reynaldo terangkat ke atas.


" jam segini dia udah siap-siap...apa ini gak terlalu pagi..."


"apa lho lihat-lihat..." ketus Neina.


"jam segini lho udah rapih...ini masih pagi kenapa lho udah rapih..."


"suka-suka gue lagi pula gue dari dulu jam segini Emang udah rapih ..." cetus neina.


"terserah lho... siapkan baju gue..." Reynaldo melangkahkan kakinya.


"enak aja lho nyuruh- nyuruh gue...lho pikir gue babu lho..." marah neina Reynaldo menghentikan langkahnya sesaat setelah itu dia melanjutkan nya lagi.


" ck ada apa dengan si bad boy aneh banget... barusan dia berhenti jalan gue pikir mau apa...ciuh ..."


.


.


.


bersambung ;)


.


Bonus untuk para readers 😗 love you all 😚.

__ADS_1


__ADS_2