
Selamat pagi 😗
.
Happy reading 😚
.
.
.
"semoga keadaan mu baik-baik saja... cepatlah pulang aku mengkhawatirkan keadaan mu..." batin Neina.
malam semakin larut jarum jam sudah menunjukkan pukul 00.00 tepat namun Reynaldo belum pulang-pulang sementara hujan semakin deras.
"bibi apa di luar terjadi banjir...hujan dari tadi belum berhenti malah semakin deras saja..."
"menurut perkiraan bibi...jika hujan setengah jam lagi tidak berhenti bisa-bisa mungkin memang akan terjadi banjir nona..." jawab bibi art yang sedang melihat jalanan kota dari jendela.
deg
"kalo banjir bagaimana keadaan suami ku yaallah..." batin Neina tanpa sadar mengakui Reynaldo sebagai suaminya.
"bibi...ayo antar aku ke luar rumah..." ucap Neina berdiri dari sofanya.
"tapi nona...ini sudah sangat larut nona sebaiknya tidur...jika nona sakit tuan pasti marah sama saya nona..." jawab art itu mencoba membujuk Neina.
"huftt... bibi aku gak bisa tidur kalo kak Rey aja belum pulang...aku takut kak Rey kenapa-kenapa..." ucap Neina yang akhirnya mengatakan kegelisahannya.
__ADS_1
"insyaallah tuan baik-baik saja nona...tuan adalah pewaris besar keluarga Sangga dimana pun tuan berada pasti dia dalam keadaan baik-baik saja...." art itu masih mencoba menenangkan Neina namun neina menggelengkan kepalanya dan ngotot ingin ke luar rumah untuk menemui anak buah Papa Raican dan menyuruhnya untuk mencari Reynaldo, jika sudah begitu art pun hanya bisa diam saja dan menuruti keinginan sang nona nya yang keras kepala.
"baiklah nona..." jawab art itu pada akhirnya yang membuat Neina tersenyum senang.
"Mmm nona sebaiknya nona pakai lift saja...jika memakai tangga akan membutuhkan waktu yang lama untuk sampai kebawah..." saran art itu.
"baiklah...ayo bibi.. "ajak Neina .
"maaf nona saya tidak berani naik lift...itu khusus untuk nona sekeluarga... sedangkan saya hanya maid saja tidak pantas menaiki lift..." jawab art itu tersenyum lembut .
"tidak masalah...ayo bibi..." paksa Neina menggandeng tangan art itu.
Setelah lift sampai di bawah Neina dengan langkah cepat berlari ke arah pintu rumah mengagetkan maid yang lain.
"nona... jangan lari-lari.. "
"nona jangan keluar ....di luar sedang hujan deras..."
Bukannya menjawab Neina malah langsung membuka pintu.
ceklek
"malam nona..." sapa anak buah Raican yang ditugaskan menjaga kediaman itu.
"paman...apa kak Rey belum pulang..." tanya Neina dengan memegangi bahu tangannya,rasa dingin angin hujan membuat nya kedinginan dan suara petir yang saling bersahutan membuat dia ketakutan namun demi mengetahui keadaan Reynaldo dia berusaha untuk kuat.
" nona tenang saja...rekan-rekan kami sedang mencari keberadaan tuan muda...nona sebaiknya masuk kedalam lagi...diluar angin sangat kencang..."
"baiklah... terimakasih paman..." jawab Neina dan kembali masuk kedalam rumah.
__ADS_1
"nona...ayo kita ke kamar lagi..." ajak art .
Belum juga Neina menjawab suara deru mobil menghentikan niat Neina untuk menjawab dan membuat dia kembali keluar terlihat Reynaldo turun dari mobil sekita membuat senyuman di bibir Neina terbit, namun tidak dengan Reynaldo yang malah melotot tajam pada art .
"kenapa kamu ada di luar..." tanya Reynaldo dan menggandeng tangan Neina dengan langkah besar.
"malam tuan muda..." sapa semua maid.
"kenapa kalian membiarkan istri ku keluar rumah... kalian tau apa konsekuensinya tidak mematuhi perkataan ku kan..." dingin Reynaldo menatap tajam satu persatu wajah maid yang sedang menundukkan kepala mereka.
"bagaimana jika fobia istri ku kambuh lagi....apa kalian semua mau bertanggung ja..."
"kakak... jangan marahi mereka...ini salah ku yang keras kepala tidak mendengarkan meraka..." potong Neina mengalihkan perhatian Reynaldo.
"kenapa kamu ke luar rumah Neina...apa kamu tau diluar sangat berbahaya..." marah Reynaldo menatap tajam Neina.
deg
Tes Satu cairan bening menetes begitu saja dari sudut mata Neina saat mendapatkan bentakan Reynaldo yang sudah lama sekali tidak pernah dia dapatkan lagi.
.
.
.
bersambung :(
.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak readers dalam keadaan sakit pun author masih meluangkan waktu untuk up jadi hargailah perjuangan author yah para readers 😩ðŸ¤.