Si Cupu Itu Milikku

Si Cupu Itu Milikku
Bab 56 Rahasia


__ADS_3

Selamat pagi readers πŸ˜—


.


Happy reading 😚


.


.


.


"apa rasa sakitnya parah banget Gus...muka lho sampai pucat kaya gitu ..." tanya Bara yang mengemudi, mereka berempat memutuskan untuk satu mobil saja yang tentunya itu semua atas perintah Reynaldo.


Seketika Reynaldo dan Nando melihat kearah Agus setelah mendengarkan ucapan Bara yang mengatakan jika wajah Agus pucat, dan kebetulan Agus duduk di samping Bara yang sedang mengemudi, tenyata benar apa yang dikatakan Bara wajah Agus sudah pucat, apa separah itu rasa sakitnya, pikir mereka yang tidak mengetahui separah apa kondisi Agus, mereka tadi hanya berpikir itu hanya luka ringan lebih tepatnya patah tulang saja, patah tulang bagi mereka sudah menjadi hal biasa.


"sedikit..." jawab Agus singkat masih berusaha menutupi rasa sakitnya.


"lho gak usah menutupi semuanya Gus...gue yakin tangan lho cedera..." tajam Bara yang khawatir .

__ADS_1


"paling cedera kecil..." singkat Agus masih berusaha menutupi rasa sakitnya dan tidak mau mengakui jika serangan yang diberikan Neina berdampak fatal untuk tangannya, di hatinya dia mengakui jika ilmu bela diri Neina sangat hebat, namun karena ego yang begitu besar dia mencoba menyangkal itu semua.


"gak usah bohong...lho tau sendiri kan apa kata gue dulu kalo Neina bisa taekwondo sama kaya Rey...kita semua tau bagaimana kehebatan Rey.... dan tidak menutup kemungkinan jika Neina sehebat Rey..." ucap Bara menatap Agus semakin tajam.


"ego lho terlalu besar sampai gak bisa melihat bahaya didepan mata lho..." batin Bara yang diperuntukkan untuk Agus.


"cihhhh.... haha bos tentu saja hebat tapi gadis itu tidak sehebat bos...belajar hanya beberapa bulan mana bisa menyeimbangi bos...." tawa sinis Agus membuat Bara semakin geram karena sahabatnya itu terlalu memandang rendah Neina.


"terserah lho...gue sudah berusaha peringati lho untuk gak pernah mengusiknya dari dulu....tapi jika lho tetap keras kepala dan gak mau dengerin gue... terserah lho gue gak bakal ikut campur lagi..." geram Bara yang lebih memilih diam saja, percuma bicara dengan orang keras kepala seperti Agus pikirnya.


"lho sebaiknya dengerin apa kata Bara...." ucap Nando yang akhirnya bersuara setelah keadaan hening.


Sementara ketiga sahabatnya sedang berdebat Reynaldo malah memilih diam sendiri, pikirannya melayang dan menerka-nerka siapakah sebenarnya istri kecil nya itu, apa Neina si istri kecilnya itu menyembunyikan sesuatu? kenapa Neina bisa sehebat itu?apa selama ini dia diam-diam belajar taekwondo lagi?atau Daddy Raihan dari dulu masih tidak menghentikan pelajaran taekwondo untuk Neina, namun keluarga Alfaro menyembunyikan fakta itu dari publik? pertanyaan demi pertanyaan semakin bermunculan dibenak Reynaldo, bukan hal tidak mungkin jika keluarga Alfaro memiliki rahasia, karena tidak akan ada keluarga yang tidak memilik rahasia besar apalagi setingkat keluarga terkaya di


negeri itu,seperti keluarga Sangga yang banyak memiliki rahasia dan seperti itulah keluarga Alfaro, tidak mungkin keluarga besar itu tetap bisa mempertahankan gelar serta kekuasaannya tanpa memiliki pegangan.


"sepertinya gue belum mengenal jelas keluarga mertua gue... ternyata sebagai menantu gue belum bisa mengenal baik keluarga mertua gue....tapi gue yakin Papa dan Mama mengetahui semuanya... cihhhh gue sebagai menantu keluarga besar Alfaro merasa sangat rendah sampai-sampai gak tau apa-apa....gue yakin mereka gak bakal menceritakan apapun dan selamanya gue gak bakal tau kalo gue gak mencari tau sendiri... " batin Reynaldo dengan tangan terkepal erat kecewa dan kesal pada diri sendiri yang tidak sehebat Papa dan Daddy mertuanya.


"kalo selama ini Neina menutupi dirinya dengan berpenampilan cupu itu semua pasti perintah dari Daddy Raihan... tapi apa sebab nya... kenapa gue gak tau apa-apa...arghhhhhhh ...bego ....lho bego...kenapa lho baru menyadarinya sekarang Reynaldo..." batin Reynaldo merasa frustasi dan kesal sendiri.

__ADS_1


"apapun yang terjadi gue harus bisa sehebat Daddy... bahkan harus bisa melebihi kehebatan Daddy...." batin Reynaldo yang sudah bisa berpikir lebih luas, sekarang dia sadar kenapa Papa Raican mendidik dia lebih keras berbeda dengan sang Mama yang lebih mendominasi lembut, ternyata itu semua dilakukan Papa Raican untuk kebaikan dia sendiri dan pastinya untuk masa depan keluarga Raican sendiri kedepannya, sebagai putra semata wayang Papa Raican sudah pasti jika semua beban akan dipikul Reynaldo seorang diri, dan apalagi dengan menjadi menantu Raihan sudah membuat Reynaldo mendapatkan beban besar lagi untuk menjaga keselamatan pewaris kedua keluarga Alfaro yaitu Neina yang sekarang sudah menjadi istri kecilnya dan hinggap dihatinya.


Perjodohan yang dilakukan antara Papa Raican dan Daddy Raihan memilik keuntungan tersendiri, dengan menikahi putri bungsu keluarga besar Alfaro akan meningkatkan satu dukungan besar bagi Reynaldo dimasa depan kelak nanti, dan begitupun sebaliknya, dengan Neina menikahi Reynaldo itu akan menjadi keuntungan terbesar bagi keluarga Alfaro, keturunan dari keluarga Alfaro lebih tepatnya cucu dari segala cucunya akan mendapatkan gelar dan kekayaan yang meningkat besar dari keluarga Sangga, adapun dari keluarga Alfaro anak Neina pun akan mendapatkan warisan juga, sudah bisa dibayangkan anak dari Neina dan Reynaldo akan mendapatkan warisan yang berlipat-lipat ganda dari kedua belah pihak yang pastinya anak Neina akan menjadi pewaris dari keluarga Sangga dan tentunya juga bukan hanya menguntungkan bagi anak Neina saja tapi juga untuk Neina sendiri yang akan menjadi ratu di keluarga besar Sangga, dan semua orang tahu sendiri siapa itu keluarga Sangga, orang terkaya nomor satu di negeri itu.


Jadi sudah jelas mengapa kedua keluarga sangat menginginkan perjodohan itu terlaksana dan berjalan lancar, karena perjodohan itu membuahkan keuntungan besar untuk masing-masing keluarga, bahkan sampai takutnya jika perjodohan itu gagal mereka sampai mengambil keputusan yang sangat besar,memutuskan menikahkan mereka di usia muda itu bukanlah hal yang mudah, banyak pertimbangan-pertimbangan yang mereka pikirkan,dan pastinya masih banyak alasan-alasan yang belum di ketahui Reynaldo, mungkin saja alasan yang baru Reynaldo ketahui saat ini masih sebagain alasan terkecil terjadinya perjodohan itu.


"apa semua yang gue pikirkan benar...." batin Reynaldo.


.


.


.


bersambung ;(


.


Jangan lupa like dan komentar nya yah readers πŸ˜— agar author tetap semangat πŸ₯ΊπŸ˜š.

__ADS_1


__ADS_2