Si Cupu Itu Milikku

Si Cupu Itu Milikku
Bab 46 Nando marah


__ADS_3

Selamat siang 😗


Happy reading 😚


.


.


.


Kikkk Suara klakson mobil Reynaldo yang mengagetkan Bara yang sedang berpatroli, melihat kedatangan sang sahabat pembawa onar Bara seketika menghela nafasnya sudah datang telat mengagetkan pula pikirnya.


"buka Bar..." titah Reynaldo menyembulkan kepalanya dari kaca mobil tanpa menunggu waktu lama Bara langsung membukakan pintu gerbangnya.


kikkk Suara klakson mobil Reynaldo lagi yang berjalan melewati Bara yang sedang mendengus sebal.


"untung teman kalo bukan gue hukum lho..." gumam kesal Bara namun tetap menghampiri Reynaldo.


"pak jaga pintu gerbang lagi...kalo sampai jam 07.45 gak ada yang datang lagi tutup saja...dan kalo ada siswa atau siswi yang datang lewat jam segitu jangan di perbolehkan masuk ..." ucap Bara sang ketua OSIS yang mengingatkan kembali pak satpam dengan aturan sekolah mereka.


"siap den..." sopan pak satpam itu dengan berlagak hormat yang di angguki Bara lalu melanjutkan kembali langkahnya menghampiri Reynaldo dan Neina yang sudah turun dari mobil.

__ADS_1


"lho kemana aja ngab...ini udah lewat sepuluh menit..." tanya Bara menyelidik .


"lah baru juga jam segini biasanya juga gue dulu telat dua puluh menit juga lho tetap perbolehkan gue masuk dan nunggu gue di gerbang kaya barusan..." senyum lebar Reynaldo yang dibalas decakan lidah Bara.


"dan karena itu gue berakhir di panggil kepala sekolah gara-gara sikap lho yang seenak jidat itu..." sekarang mata Bara sudah mulai melebar namun bukannya takut Reynaldo malah tersenyum manis dan menatap Neina.


"cepat lho masuk... mumpung baru telat sepuluh menit mudah-mudahan guru belum masuk..." titah lembut Reynaldo pada Neina yang di angguki Neina yang memang dari tadi sudah mau masuk ke kelas.


"aku duluan kak..." ucap sopan Neina pada Bara yang dibalas anggukan dan senyuman manisnya yang langsung mendapatkan tatapan horor dari Reynaldo seketika aksi senyuman itu langsung berhenti kala melihat tatapan tajam Reynaldo,Bara langsung melihat kearah lain guna menghindari tatapan tajam Reynaldo.


Dari arah lain terlihat dua pasang mata yang menatap tidak suka pada Reynaldo dan menatap datar Neina,siapa lagi kalau bukan Nando yang menetap tidak suka Reynaldo dan Agus yang menatap datar Neina.


"gara-gara tuh gadis cupu... persahabatan kita jadi renggang..." geram Agus membantin dengan kedua tangan yang terkepal erat.


"semua ini gara-gara lho j*lang..." ucap tajam Agus bersamaan dengan kedatangan Neina yang melewatinya, langka Neina terhenti dan kepalanya menoleh pada Agus yang menetap tajam padanya, tidak ada waktu untuk berdebat, lagi pula waktu sudah mepet dan Neina juga tidak tau kenapa Agus menuduhnya j*lang dan atas dasar apa itu Neina langsung Saja melangkahkan kakinya kembali tidak mengindahkan tatapan tidak suka Agus padanya.


"Dasar gadis tidak tau malu..." teriak Agus namun lagi-lagi tidak digindahkan Neina melihat respon Neina yang biasa-biasa saja membuat Agus semakin dibuat kesal, kesal di acuhkan oleh Neina Agus langsung melangkahkan kakinya ke arah parkiran dimana ada Reynaldo yang sedang diceramahi Bara.


"pagi bos... Bar..." sapa Agus dengan sapaan akrab mereka dengan mengadu Jetos seperti biasanya.


"hmm...dimana Nando..." tanya Reynaldo yang tidak melihat keberadaan Nando, tidak seperti biasanya pikirnya.

__ADS_1


Agus menghela nafas panjang dan menatap serius pada Reynaldo, melihat tatapan serius Agus Bara berpirasat sepetinya yang akan dikatakan Agus sangat penting.


"Katakan saja..." titah Reynaldo sudah bisa menebak dengan apa yang akan dibicarakan Agus.


"huftt...bos Nando marah sama lho... gara-gara kejadian kemarin di cafe..." ucap Agus yang membuat Bara terheran-heran.


"Nando marah sama Rey...gak biasanya... bukan kah itu anak yang paling patuh dan tunduk pada Reynaldo...kenapa tiba-tiba dia marah pada Rey..." batin Bara yang milih bertanya pada diri sendiri terlebih dahulu.


"Biarkan saja...ayo kita ke kelas..." ucap datar Reynaldo membuat Agus yang hendak protes pun tidak jadi karena takut melihat tatapan datar dari Reynaldo.


"kenapa bisa Nando marah sama Rey..." tanya lirih Bara pada Agus saat Reynaldo sudah berjalan terlebih dahulu.


"Karena Nando melihat bos sedang berusaha mendekati gadis cupu itu..." ucap Agus kesal saat mengingat sebab dari pertengkaran Nando dan sang bos.


"jadi... Rey sudah mendekati Neina..." batin Bara menatap punggung seseorang yang berjalan di depannya sementara Agus berjalan lunglai tidak semangat dengan hari ini yang akan dia jalani, karena sang bos dan teman terdekatnya Nando sedang bertengkar, dan yang membuat nya semakin tidak mood adalah sebab dari pertengkaran mereka hanya gara-gara gadis cupu yang tidak menarik menurutnya.


"huh menyebalkan..." lirih nya menghela nafas berat.


.


.

__ADS_1


.


bersambung:)


__ADS_2