Si Cupu Itu Milikku

Si Cupu Itu Milikku
Bab 20 Sekali cupu ya cupu


__ADS_3

Reynaldo menyodorkan kartu debit berwarna gold mata neina terbelalak melihat kartu yang di sodorkan Reynaldo pikirannya melayang bagaimana bisa Reynaldo memiliki kartu gold kartu yang tidak sembarang orang yang bisa memiliki nya .


"sandi nya tanggal lahir lho...jika lho membutuhkan sesuatu bicara sama gue... jangan pernah lho minta lagi sama bokap lho lagi karena lho sekarang tanggung jawab gue..."


"ck itu memang sudah tanggung jawab lho...tapi lho punya kartu ini dari mana apa dari papa ck miris banget bukannya sama saja nafkah yang gue dapatkan bukan dari lho...jadi apa bedanya dengan gue minta ke Daddy dan nggak..toh sama-sama juga akhirnya uangnya bukan dari lho..."


"Jaga ucapan lho...ini hasil kerja keras gue..." marah Reynaldo.


"cih yang gue katakan memang benar Reynaldo... lho punya uang sebanyak apa sampe bisa ngasih kartu ini sama gue...paling ini juga dari papa kan...ck apa lho gak malu ngasih nafkah hasil keringat papa..." senyum devil neina yang berhasil menghina Reynaldo.


"cukup gue yang selama ini lho hina dan bully Reynaldo...hari ini biarkan gue yang hina lho..." senyum devil di bibir neina belum menghilang melihat kemarahan Reynaldo.


"cukup cupu..." teriak Reynaldo.

__ADS_1


"gue beberapa hari ini udah berusaha baik sama lho...tapi lho malah gak tau diri begini sama gue...ck gue salah besar karena sudah berusaha menerima pernikahan ini ...gue pikir gue bisa menjalankan pernikahan ini seperti pada umumnya tapi gue lupa kalo yang gue nikahi ini gadis gak tau diri ...gadis yang sama seperti sepuluh tahun yang lalu ..gadis yang gak tau diri mencampakkan gue demi teman barunya itu...miris gue pernah kenal sama lho cupu..." teriak Reynaldo.


"jaga ucapan lho Reynaldo...gue bukan cupu lagi...apa lho buta hah...apa lho gak bisa lihat bagaimana penampilan gue sekarang..." geram Neina.


"sekali cupu ya cupu...baik lho berubah jadi berpenampilan modis dimata gua lho tetap cupu sarang bakteri yang harus gue jauhi .." senyum devil Reynaldo yang mulai kembali ke sisi buruknya, Reynaldo adalah laki-laki baik namun tempramental nya cukup buruk setelah kejadian sepuluh tahun yang lalu entah apa yang terjadi namun tempramental Reynaldo sedikit terganggu, dan merubah sikap Reynaldo jadi seperti ini.


"lho Reynaldo..." teriak Neina.


"apa cupu...dasar cupu biang keladi..." senyum devil Reynaldo mengejek ketidak berdayaan neina.


tes cairan bening menetes dari pipi Neina dia tersadar atas takdir nya yang sekarang yang dikatakan Reynaldo benar adanya jika sekarang dia sudah terbelenggu oleh Reynaldo dan itu semua terjadi karena Daddy nya.


" hahahaha menangis lah neina menangis lah...jika satu hari kemarin tangisan lho buat hati gue sakit tapi hari ini tangisan lho buat gue seneng hahaha...."

__ADS_1


"hiks apa yang bikin lho sebenci ini sama gue hah... apa salah gue Rey....apa...." teriak neina dengan badan bergetar hebat.


"lho tanya apa kesalahan lho cupu... kesalahan lho adalah lho lebih milih dimas dari pada gue...lho lebih mentingin dia...lho lebih milih jalan bareng dia dari pada datang ke acara ulangtahun gue... dan sekarang kesalahan yang lho buat adalah... gue udah berusaha berdamai lagi sama lho tapi lho malah seperti ini....gue tau gue salah neinaaa...gue tau kesalahan gue udah fatal banget gue hanya ingin memperbaiki segalanya..." Neina terpaku mendengarkan penjelasan Reynaldo sungguh dia tidak mengerti dengan arah perkataan Reynaldo, ulangtahun?kapan?emang pernah Reynaldo mengundangnya ke acara ulangtahun nya kapan? begitulah yang sedang dia pikirkan, sementara Reynaldo yang melihat kebungkaman neina melangkahkan kakinya keluar dari kelas Neina.


"bungkam nya lho masih sama seperti dulu yang gak mau menjelaskan apapun sama gue Ney... bungkam nya lho masih sama dengan sepuluh tahun yang lalu..." masih teringat jelas oleh Reynaldo saat Reynaldo mulai menjauhi Neina tapi neina sama sekali tidak ada menanyakan apapun atau bahkan berusaha menjelaskan apapun,yang ada saat Reynaldo menjauh neina juga ikut menjauh.


Kepergian Reynaldo bertepatan dengan kedatangan Rere dan mutia mata mereka beradu pandang namun dengan cepat Reynaldo melepaskan kontak mata mereka dan melangkah dengan lebar menjauh dari kelas Neina dengan segala emosi dan pikiran yang kacau.


Sungguh Reynaldo tidak ada niat untuk menghina Neina namun itu semua terjadi begitu saja tanpa dia sadari,dan menghindar dari neina sekarang itu yang terbaik pikir Reynaldo.


.


.

__ADS_1


.


bersambung :)


__ADS_2