
Selamat siang readers 😗
.
Happy reading 😚
.
Plakkkkkk Satu tamparan mendarat di pipi mulus Ica yang selama ini begitu di rawatnya.
"satu kali lagi gue denger lho nyebut Tia b*doh...gue gak segan-segan tampar lho lagi..." tekan Neina membuat tangan Ica terkepal erat, ingin sekali dia membalas perlakuan kasar Neina namun Ica yang memiliki otak licik langsung menangis sesenggukan mencari rasa simpati orang lain.
"hiks...apa salah ku hah... apa aku salah jika marah pada mu Neina...kak Rey dan aku sudah dari satu tahun yang lalu dijodohkan... dan kamu dengan tidak tau malunya merusak hubungan kami...hiks bahkan kamu benar-benar kasar Neina...hiks .."
"makan tuh tunangan lho...gue gak peduli..." acuh Neina menatap tajam Reynaldo seolah menyalahkan semuanya padanya, Reynaldo yang mendapatkan sinyal bahaya dari Neina pun langsung kelimpungan dan menatap tajam Ica.
"jangan pernah mengada-ada Ica...sejak kapan kita di jodohkan... bukannya itu semua hanya keinginan mu seorang saja ...apa gue pernah mengiyakannya..." bentak Reynaldo kesal .
"ckkkk...dasar gadis gak tau di untung...diberi hati minta jantung... sudah mending keluarga bos menganggap lho putrinya... dan memfasilitasi lho bak putri semata wayang mereka sendiri.. tapi dengan sikap tak tau di untung dan tamak lho ini...lho malah minta dijodohkan dengan Reynaldo bos gue ...ck dasar gadis gak tau malu ..." cerocos Nando yang baru selesai memesankan makanan mencibir kesel Ica yang sudah menjelak-jelekan Neina gadis yang masih sangat dia cintai.
Seketika keadaan kantin menjadi riuh kembali mendengarkan penuturan Nando.
"apa kalian dengar itu....jadi dia hanya seorang gadis yang dianggap putri keluarga Raican...."
"hah...pantas saja sikap nya tadi pagi begitu terlihat angkuh... ternyata karena dia putri angkat keluarga Raican...."
__ADS_1
"huh...itu mulut dijaga...apa lho tadi gak dengar kalo dia hanya dianggap bukan diangkat...."
"lalu apa bedanya... bukannya sama saja..."
"yah jelas bedalah..."
"huh... ternyata hanya gadis beruntung saja...hahaha... yang dikatakan bang Nando emang benar kalo begitu...dia gadis gak tau di untung hahahaha..."
"beruntung banget dia ...bisa ada di posisi seperti itu...menjadi putri semata wayangnya keluarga Raican adalah anugrah yang diinginkan semua gadis..."
"iya tapi sayang dianya gak tau malu... setelah menjadi putri malah menginginkan posisi menantu hahaha..."
"hahahaha hahahaha..."seketika kantin menjadi sarang tawon yang begitu berisik ada yang mengejek Ica dan ada pula yang memuji Ica karena bisa menjadi putri semata wayang keluarga Raican dan tak urung ada yang langsung menjilati Ica dengan membela Ica dan menyalakan Neina yang mereka vonis cewek kasar.
"hiks...tega kamu Neina..." teriak Ica lagi setelah mendengarkan jika masih ada yang di pihaknya, dengan akting yang begitu bagus Ica berlari ke luar kantin seolah menjadi korban yang paling tersakiti diantara yang lain, banyak siswi-siswi yang mengejar kepergian Ica untuk menjilat nya dan adapun yang mencibir kepergian Ica.
"Ney..." Reynaldo mencekal pergelangan tangan Neina.
"lepas..." Neina menepis tangan Reynaldo yang memegang tangannya.
" dari pada halangi jalan gue...lebih baik lho kejar tuh tunangan lho itu ..." ketus Neina, sejujurnya di hati terdalam nya Neina merasakan satu sengatan yang begitu sakit saat mendengar perkataan Ica, kenapa sebelumya keluarga Raican tidak pernah mengatakan jika satu tahun yang lalu mereka sudah menjodohkan Reynaldo dan Ica, sebagai istri sah nya Reynaldo Neina merasa dibohongi.
"kenapa kalian tega menyembunyikan semua ini dari Ney Ma...apa sebenarnya niat kalian...jika kak Rey sudah dijodohkan dengan Ica lalu kenapa kalian menikah kan kak Rey dengan Neina..." batin Ica merasa sakit sudah ditipu oleh keluarga Raican, dengan kaki lebar Neina melangkah begitu saja dengan pemikiran yang tidak menentu.
"Ney... tunggu ...semua yang kamu..."
__ADS_1
"gue gak peduli..." potong Neina menatap sinis Reynaldo penuh dengan rasa kecewa.
"sampai kapanpun gue gak mau di poligami...apa karena Daddy sudah jatuh miskin... Papa Raican jadi berniat menjodohkan si bad boy lagi..untuk keuntungan bisnis besarnya..." batin Neina menebak-nebak.
"lah...si nyonya bos...marah lagi bos..." tanya Nando cengo tidak percaya jika Neina akan menganggap serius perkataan Ica.
"gue sarankan lho untuk kejar dan jelaskan semuanya bos...sebelum masalahnya semakin rumit...." saran Agus masih melihat kepergian Neina ddk .
"Huftt... sudahlah lebih baik kalian sekarang masuk... urusan Neina masih banyak waktu untuk menyelesaikannya... sekarang lupakan dulu saja dan masuk kelas karena bentar lagi ulangan matematika akan berlangsung..." bantah Bara tidak setuju.
"apa maksud lho..." tanya Agus.
"apa telinga lho budeg... barusan sudah ada bel yang menandakan kalian harus segera masuk ..." kesal Bara.
"apa dia cemburu..." batin Reynaldo sedikit senang dengan pemikirannya.
.
.
.
bersambung ;(
.
__ADS_1
Hey hey hey...siapa nih yang sudah rindu dengan kebersamaan Neina dan Reynaldo ðŸ¤di episode yang akan mendatang akan ada keuwuan Neina dan Reynaldo lagi 😚jadi untuk yang sudah tidak sabar menunggu kebersamaan mereka lagi ayo pandai-pandai buat author senang dan akhirnya kelepasan dobel up 🤣🙊.