Si Cupu Itu Milikku

Si Cupu Itu Milikku
Bab 78 Gadis tidak tahu di untung


__ADS_3

Selamat pagi readers 😗


.


sebelumnya author ucapkan mohon maaf karena selama dua hari kemarin tidak up, dikarenakan author sedang sibuk mempersiapkan untuk Ujikom yang hari Rabu besok akan dimulai, mohon para readers mengerti dan pasti yang sudah pernah melewati posisi author yang sebagai siswa yang menuju kelulusan ini, kalian pasti tau bagaimana kesibukan-sibukan siswa yang menjelang lulus ini, Ok agar tidak membazirkan waktu kita langsung mulai saja.


.


Happy reading 😚


.


Tiga sepasang sahabat karib itu terlihat sedang menyantap makanan masing-masing dengan lahap diselangi dengan canda tawa yang tak berhenti walaupun sesekali dengan mulut penuh dan omongan nyeleneh Mutia yang semakin menghidupkan suasana.


Dari sudut kantin terlihat satu pasang mata yang melihat mereka bertiga dengan iri lebih tepatnya memandang iri Neina yang di kelilingi dua sahabat yang begitu menyayanginya.


"Ck... lihatlah gadis manja itu... seakan dia lah ratunya duduk di tengah mereka yang lebih terlihat babunya...posisi seperti itu gak pantas untuk orang rendahan kaya dia...hanya sebatas anak bawahan Om Raican saja sudah bangga... apalagi kalo seperti gue yang dianggap anak perempuan semata wayang mereka... cihhhh...gue pastikan dia berperilaku semena-mena dan angkuh... hufttt.... kampungan..." ejek Ica dalam hati yang hanya duduk seorang diri dimeja dekat kaca.

__ADS_1


Jika satu pasang milik Ica menatap tidak suka Neina beda dengan satu pasang mata Reynaldo yang menatap penuh cinta Neina.


"lihatlah bos...bini lho terlihat anteng-anteng aja... sekalipun kalian sedang ada masalah besar...dan sepertinya lho harus mulai terbiasa dengan itu... maklumlah sifat cewek memang kaya gitu ..." tepuk pundak Nando mendarat di bahu Reynaldo yang masih tersenyum manis pada kekasih hatinya itu.


"Ney...itu bukannya bang Rey yah..." tunjuk Mutia ke arah Reynaldo.


"eh... sepertinya dia mau kesini tuh..." gumam Rere yang masih terdengar jelas di telinga Neina yang seketika menghentikan aktivitas makan siangnya.


"Hufttt...kenapa dia meski muncul sekarang sih...gue kan belum siap ketemu dia ...." batin Neina mulai risih.


"Siang Ney..." acak Reynaldo penuh cinta seketika semua siswi berhenti beraktivitas untuk kesekian kalinya mereka melihat kedekatan Reynaldo dan Neina namun mereka masih belum bisa terbiasa dengan sikap Reynaldo yang disuguhkan untuk Neina seroang.


"eh...ada Neneng Neina...kita bolehkan join kan..." ucap Nando langsung duduk di hadapan Mutia yang mengedip-mengedipkan matanya lucu.


"gak boleh...sana lho pada...ngerusak acara makan siang kami saja..." datar Rere namun dengan menundukkan pandangannya menghindar pandangan Reynaldo yang seketika terlihat gelap.


Takut? ya tentu saja takut, dia masih ingat betul bagaimana kejamnya Reynaldo, namun untuk berhenti bicara pun dia tidak bisa, melihat wajah mereka membuat emosi Rere meledak-ledak namun dia tidak bisa berbuat apa-apa selain bicara dengan ketus penuh tidak suka.

__ADS_1


"apa..." pelotot Neina.


"apa lho mau bentak sahabat gue..." ucap Neina masih dengan mata melotot tajam namun bukannya membuat Reynaldo takut justru sebaliknya Reynaldo malah terkeheh, menurutnya ekspresi marah Neina malah terlihat lucu didepan matanya yang sudah tersihir dengan kecantikan alami dihadapannya itu.


"Nggak...kakak gak mau berbuat apa-apa... lanjutkan saja acara makan-makan nya...Do...biasa.. "


"siap bos....lho pada...sama..." tanya Nando pada Bara dan Agus yang hanya diam saja, mungkin Agus sudah kapok sementara Bara memang orangnya pendiam jika menurutnya omongan mereka tidak penting untuk dibicarakan, biasalah si ketos lagi so cool guys 🤣🤣🤣.


"samain aja..." jawab Agus yang di angguki Bara.


"kakak...kok kakak malah duduk disini..." ucap Ica yang baru datang mengalihkan perhatian mereka, termasuk Reynaldo yang seketika mendengus malas.


"penguntit..." gumam Reynaldo.


"biang kerok dah datang nih ..." decih Agus memalingkan wajahnya ke arah samping sementara Bara menatap datar Ica, Bara sangat tau siapa gadis yang sedang ada dihadapannya itu,gadis yang dia juluki gadis tak tau di untung itu semenjak mereka masih kecil.


.

__ADS_1


Bersambung ;(


__ADS_2