
Selamat pagi 😗
.
Happy reading 😚
.
.
.
Reynaldo menuruni tangga dengan cepat pikirannya melayang pada perdebatan yang baru saja terjadi.
"minggir...gue gak mau lihat muka lho..."
"sebaiknya lho pergi...gue sedang mau sendiri..."
lagi-lagi ucapan tajam Neina menghantui pikiran Reynaldo.
"ini semua gara-gara lho Gus... hubungan gue jadi berantakan lagi ..." geram Reynaldo.
Tap
Tap
Tap Suara derap langkah kaki Reynaldo yang terburu-buru itu terdengar keras keras membuat Agus dilanda gelisah.
"apa bos bakal marah besar saka gue..." batin Agus.
Flashback on
__ADS_1
Saat Neina berbalik arah dan menaiki tangga tanpa sepatah katapun membaut Reynaldo menatap tajam Agus, Agus yang ditatap sebegitu tajamnya oleh Renaldo refleks menundukkan kepalanya .
"apa yang lho lakukan pada Neina..." tajam Reynaldo.
"i.. itu bos..."
"udah gue beri pengertian kan dari kemarin untuk jangan cari masalah lagi dengan Neina..." geram Reynaldo dengan suara naik satu oktaf.
"dia sekarang bini gue....maka hormati dia sebagimana lho menghormati gue...selain itu apa gak adakah rasa bersalah di hati lho karena dulu lho pernah membuat kesalahan padanya....gue tau gue juga ikut andil dan bahkan gue yang nyuruh Kalian untuk menggangu Neina...lantas apa lho gak lihat gue Sekarang sudah berhenti menggangunya...apa lho sebagai anak buah gak becus harus bagaimana berperilaku....apa gue harus selalu ngomong baru lho ngerti..." tekan Reynaldo tajam.
"maaf bos...gue salah..."
"hubungan gue dan bini gue baru saja membaik beberapa menit yang lalu... jika sampai terjadi masalah lagi dengan hubungan gue gara-gara lho...gue gak segan-segan berikan hukuman untuk lho..." ucap tajam dan dingin Reynaldo bangkit dari duduknya dan mengejar langkah Neina.
"gue udah peringati dan ngasuh tau lho dari dulu...tapi lho gak pernah nurut...apa ini yang lho inginkan Gus..." kesal Nando setelah kepergian Reynaldo.
"lho tau sendiri gimana bos kalo sudah marah...udah kaya kesetanan gak bakal lihat siapa lawan nya..." geram Nando.
flashback off
"Agus..." teriak kaget Nando dan Bara yang tiba-tiba melihat Agus di pukul Reynaldo dengan penuh nafsu.
"apa lho bego hahhh... gara-gara lho Neina jadi marah lagi sama gue..."
buggggg
"apa ini cara bakti lho pada bos lho hahh..."
buggggg
"satu kali lagi gue denger lho berperilaku tidak sopan pada Neina...gue gak segan-segan keluarin lho dari geng gue dan pecat lho dari cafe..." teriak Reynaldo.
__ADS_1
"bos..." kaget Nando .
"Rey...lho sadar dengan kata-kata lho barusan... Agus..."
"diam....gue sedang tidak bicara dengan lho..." tekan Reynaldo pada Bara.
"siapapun yang berani menyinggung Neina sama saja dengan menyinggung gue...lho sebagai kaki tangan gue seharusnya mengerti apa yang disukai bos lho...dan apa yang dibenci bos lho...Agus Mahendra...dia sekarang bini gue yang berarti bos lho juga... setidaknya jika tidak ingin menghormati nya cukup diam saja gak usah banyak b*cot..." tekan Reynaldo mencapit kuat dagu runcing Agus.
buggggg lagi-lagi bogeham mentah mendarat di pipi Agus, Nando yang melihatnya langsung menutup mata semua orang tau bagaimana sakitnya bogeham mentah milik Reynaldo si ketua geng motor yang terkenal dengan kebengisannya.
"gue tau itu pasti sakit banget...gue saja waktu itu rasanya pipi gue seakan mau pecah saat mendapatkan bogeham di rooftop waktu itu..." batin Nando bernostalgia.
"dengan menyinggung Reynaldo lho sama saja dengan mencari mati Gus..." batin Bara prihatin.
"sitttt " ringis Agus dengan sudut bibir yang sudah robek.
"ini peringatan terakhir dari gue...kalo kedepannya gue masih lihat lho berani berdebat dengan istri gue...gue benar-benar akan ngeluarin lho seperti ancaman gue barusan..." tajam Reynaldo dengan menyapit dagu Agus.
buggggg satu bogeham mentah lagi-lagi melayang di pipi Agus sampai membuat badannya terhuyung ke belakang beberapa langkah.
"obati luka lho..." dingin Reynaldo .
"siap bos..." jawab Agus dengan sigap meskipun kesakitan dia tetap menjawab dengan sigap Reynaldo melirik Nando, Nando yang mengerti pun mengikuti langkah Agus yang hendak mengambil kotak P3K.
"jadikan ini sebagai pelajaran untuk lho...masih untung hanya bogeham yang mendarat di pipi lho...kalo sampai belati bos yang mendarat mati lho..." nasehat Nando pada Agus yang hanya diam saja.
"ini semua gara-gara gadis cupu itu..." batin Agus.
.
.
__ADS_1
.
bersambung ;(